Didesak Buka-bukaan Soal Real Count Internal, BPN: Ada di Lokasi yang Aman Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. Foto: MP/Kanugrahan

MerahPutih.Com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi buka suara menanggapi tudingan sejumlah pihak yang menyatakan bahwa real count internal kubu paslon nomor 2 sebenarnya tak ada. Tudingan itu menguat lantaran tak jelasnya lokasi pusat pengumpulan data.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade membantah tudingan tersebut. Menurut Andre, data real count internal BPN berada di lokasi yang aman.

"Tentu (data real count internal) kami tempatkan di lokasi yang aman dan tidak gampang diakses pihak yang tidak berkepentingan," kata Andre saat dikonfirmasi, Kamis (25/4).

Wakil Sekjen Partai Gerindra ini juga enggan memberitahu lokasi pusat pengumpulan data real count internal BPN. Namun, Andre memastikan form C1 terus berdatangan dari berbagai wilayah, untuk segera direkapitulasi.

"Dari seluruh wilayah Indonesia terus berdatangan dikirim oleh DPD Gerindra se-Indonesia dan relawan-relawan pendukung Pak Prabowo,” tandas Andre.

Jubit TKN Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily
Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily

Sebelumnya Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin mendesak BPN Prabowo Sandi membuka lokasi real count.

"Prabowo mengklaim kemenangan, tapi ironisnya kubu BPN tidak mau membuka ke publik di mana tempat perhitungan mereka ini," kata Jubir TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Kamis (25/4).

Ketua DPP Partai Golkar itu meminta BPN berhenti bermain narasi kecurangan pemilu jika masih enggan membuka lokasi real count internal. Menurutnya, rakyat kini sudah tidak bisa dibohongi.

"Sekarang ini masyarakat tidak bisa dibohongi dengan hanya bicara dengan tuduhan-tuduhan. Buktikan dengan data-data yang mereka miliki," jelas Ace.

Ace menyoroti pendapat yang bervariasi dari kubu BPN terkait lokasi real count kubu 02. Sekali lagi Ace meminta BPN terbuka ke publik terkait data-data pilpres seperti yang TKN lakukan.

"Justru di situlah bentuk inkonsistensi mereka. Selain penjelasan ke publiknya selalu berbeda-beda tentang klaim perolehan kemenangan pasangan Prabowo-Sandi, mereka sangat tertutup dalam hal rekapitulasi suara versi mereka," ucap Ace Hasan Syadzily.(Pon)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH