Dicecar Para Senator, Bos Facebook Janji Dukung Perlindungan Informasi Pribadi CEO Facebook Mark Zuckerberg terlihat melalui kaca reflektif saat ia duduk di kantor Senator Bill Nelson (D-FL) di Washington (ANTARA FOTO/REUTERS/Leah Millis)

MerahPutih.Com - Bos Facebook Mark Zuckerberg hari ini Rabu (11/4) kembali memberikan keterangan kepada para anggota senator Amerika Serikat di Capitol Hill, Washington. Pemilik jejaring sosial terbesar di dunia itu ditanya terkait kasus pencurian data pribadi pengguna facebook.

Pada hari kedua, Mark Zuckerberg memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada anggota parlemen tentang perusahaannya.

Tokoh Internet tersebut dijadwalkan memberi kesaksian pada pukul 21.00 WIB sebelum pertemuan dengan Komite Energi dan Perdagangan DPR Amerika Serikat, sehari setelah dia muncul selama hampir lima jam di depan sidang Senat AS.

Zuckerberg sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, yang mengenakan setelan gelap, alih-alih dengan kaus abu-abu, yang biasa dikenakannya, dicecar dalam sidang pertama pada Selasa tanpa membuat perjanjian lebih lanjut untuk mendukung undang-undang baru atau mengubah cara jaringan gaul tersebut melakukan usahanya, menggagalkan upaya senator untuk menjeratnya.

Protes untuk Facebook

Chelsea Hornick-Becker memegang tanda protes di depan lusinan foto mirip CEO Facebook Mark Zuckerberg di luar gedung U.S. Capitol di Washington (ANTARA FOTO/REUTERS/Leah Millis)

Para pemodal terkesan dengan penampilan awal Mark Zuckerberg. Saham Facebook memperlihatkan kenaikan harian terbesar mereka dalam hampir dua tahun, ditutup dengan kenaikan 4,5 persen pada Selasa.

Facebook tenggelam dalam gejolak selama hampir satu bulan saat pihaknya menyoroti jutaan informasi pribadi pengguna diambil secara tidak benar dari lamannya oleh Cambridge Analytica, konsultan politik yang telah menyertakan kampanye pemilihan Presiden AS Donald Trump di antara kliennya. Perkiraan terbaru dari pengguna yang terkena dampak pelanggaran data mencapai 87 juta.

Kesabaran pada jejaring sosial tersebut telah menipis di antara pengguna, pengiklan, dan investor setelah perusahaan tersebut mengatakan tahun lalu bahwa Rusia menggunakan Facebook selama bertahun-tahun untuk mempengaruhi politik AS, sebuah tuduhan yang disangkal Moskow.

Anggota parlemen mendapatkan kepastian bahwa Facebook dapat secara efektif mengawasi dirinya sendiri, dan hanya sedikit yang datang dari persidangan Selasa menyatakan kepercayaannya pada jaringan sosial tersebut.

"Saya tidak ingin memilih untuk mengatur Facebook, tetapi demi Tuhan, saya akan melakukannya," kata Senator Republik John Kennedy kepada Zuckerberg pada Selasa, "Semua tergantung padamu," tambahnya.

Zuckerberg mengalihkan permintaan untuk mendukung undang-undang khusus tersebut. Setelah ditekan berulang kali oleh Senator Demokrat Ed Markey untuk mendukung undang-undang yang akan mengharuskan perusahaan mendapatkan izin orang sebelum berbagi informasi pribadi, Zuckerberg setuju untuk pembicaraan lebih lanjut.

"Pada dasarnya, saya pikir itu masuk akal, dan rinciannya penting, serta saya berharap tim kami dapat bekerja dengan Anda untuk menyempurnakannya," kata Zuckerberg.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH