Dibintangi Timothée Chalamet, Film 'Marty Supreme' Raup Rp 1,7 Triliun secara Global

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Dibintangi Timothée Chalamet, Film 'Marty Supreme' Raup Rp 1,7 Triliun secara Global

Timothée Chalamet jadi bintang utama di Marty Supreme. (Foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Film Marty Supreme besutan rumah produksi A24 mencatatkan pencapaian penting di box office global. Drama komedi olahraga yang dibintangi Timothée Chalamet sebagai juara tenis meja itu berhasil melampaui pendapatan Rp 1,7 triliun secara global.

Pencapaian tersebut terbilang menyilaukan di tengah ketatnya persaingan industri film sepanjang 2025. Keberhasilan ini mengantarkan Marty Supreme menjadi salah satu film independen paling sukses tahun ini.

Secara keseluruhan, Marty Supreme meraup pendapatan sekitar Rp 1,73 triliun dari pasar global. Angka ini menempatkannya sebagai rilisan keempat A24 yang berhasil menembus tonggak pendapatan di atas Rp 1,6 triliun, menyusul Everything Everywhere All at Once (sekitar Rp 2,4 triliun), Civil War (Rp 2,1 triliun), dan Materialists (Rp 1,8 triliun).

Capaian tersebut dinilai istimewa mengingat industri film independen tengah menghadapi masa sulit. Sepanjang 2025, hanya Marty Supreme dan Materialists yang mampu mencatatkan pendapatan global di atas Rp 1,6 triliun.

Baca juga:

Daftar Lengkap Nomine Oscar 2026: 'Sinners' Mendominasi dengan 16 Nominasi

Menakar Asa Timothée Chalamet Menang Oscar Aktor Terbaik 2026

Tyler, the Creator Masuk dalam Daftar Cast 'Marty Supreme'

Pendapatan Domestik dan Internasional

Dari total pendapatan global tersebut, Marty Supreme mengumpulkan sekitar Rp1,36 triliun dari pasar domestik Amerika Serikat. Sementara itu, pendapatan internasional tercatat mencapai kurang lebih Rp363 miliar.

Pasar internasional terbesar berasal dari Inggris Raya dengan pendapatan sekitar Rp270 miliar, disusul Kanada sekitar Rp96 miliar, serta Meksiko dengan pendapatan sekitar Rp15,9 miliar.

Meski pendapatan global telah menembus Rp 1,7 triliun, capaian tersebut belum sepenuhnya membuat A24 balik modal. Pasalnya, Marty Supreme diproduksi dengan anggaran besar, yakni sekitar Rp1,1 triliun.

Kendati demikian, posisi Marty Supreme dalam daftar pendapatan global sepanjang sejarah A24 masih berpeluang meningkat. Film ini diprediksi akan terus menarik penonton, terutama menjelang dan selama musim penghargaan. Selain itu, Marty Supreme juga belum dirilis di sejumlah pasar penting dan dijadwalkan tayang di 12 wilayah baru, termasuk Australia, Brasil, dan Italia. (Tka)

#Film #Timothee Chalamet #A24 #Box Office
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
Agnez Mo mengonfirmasi keterlibatannya dalam film C.L.A.Y. bersama Nicolas Cage. Simak sinopsis dan kabar debut film panjang berbahasa Inggrisnya.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 34 menit lalu
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Tekno
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
Filn Street Fighter menguasai box office di Amerika Utara. Namun, pendapatan globalnya masih jauh dari target.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
Netflix siapkan Film Sacrifice. Thriller komedi garapan Romain Gavras, dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy. Kisah penyanderaan dan pengorbanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
ShowBiz
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
Film horor Whalefall hanya meraup US$7,5 juta atau sekitar Rp135 miliar pada pekan pembukaan, jauh di bawah biaya produksi US$60 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
ShowBiz
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
Tim Burton berkolaborasi dengan Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra, untuk menggarap film orisinal misterius. Simak fakta proyek terbaru mereka.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Bagikan