Diberi Potongan Pajak, Harga Kendaraan Diharapkan Turun Pameran Mobil. (Foto: Gaikindo).

MerahPutih.com - Kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) atau pembebasan pajak untuk pembelian kendaraan bermotor jadi cara pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi kuartal I-2021.

"Berlaku per 1 Maret karena mengejar pertumbuhan kuartal I dan mengejar momentum Ramadan dan Lebaran,” katanya di Jakarta, Selasa (17/2).

Baca Juga:

Kontraksi Ekonomi Mulai Mereda

Ia menegaskan, relaksasi PPnBM kendaraan bermotor merupakan kebijakan awal untuk mendorong perekonomian dari sisi demand karena fokus pemerintah saat ini adalah menaikkan konsumsi rumah tangga.

Saat ini, kontribusi paling besar untuk perekonomian adalah konsumsi rumah tangga dan investasi yang pada kuartal IV tahun lalu telah mengalami perbaikan.

"Sehingga harus terus didorong dengan insentif lainnya seperti relaksasi PPnBM kendaraan bermotor," ujarnya.

Ia menjelaskan, relaksasi PPnBM untuk kendaraan bermotor akan menyasar dua hal yakni demand atau konsumsi rumah tangga dan dari sisi supply industri pengolahan.

Potongan pajak ini, diharapkan mampu menurunkan harga kendaraan bermotor sehingga meningkatkan pembelian yang berimbas juga pada peningkatan produksinya.

Ekspor Mobil. (Foto: Antara)
Caption

“Ini kita berikan untuk sisi demand sedangkan industri sudah diberi insentif pajak sejak awal pandemi jadi industri sudah mendapatkan banyak insentif. Hanya demand yang perlu didorong,” ujarnya.

Pemerintah menegaskan, relaksasi PPnBM tersebut negara berpotensi kehilangan sekitar Rp1,6 triliun sampai Rp2 triliun. Namun akan terkompensasi dengan peningkatan demand serta produksi.

"Dengan tumbuhnya itu (demand dan produksi) itu akan naik dibandingkan tahun lalu sehingga hitungannya akan lebih positif dibanding potential loss," ungkapnya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Beli Mobil Anyar, Bakal Dapat Diskon Pajak 100 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Antisipasi Demo, Sekolah Diminta Cek Pelajar 3 Kali Sehari
Indonesia
Antisipasi Demo, Sekolah Diminta Cek Pelajar 3 Kali Sehari

Berdasar data Polisi, selama dua kali demo 8 dan 13 Oktober 2020 lalu. ada 288 siswa yang diamankan.

Ketua DPRD DKI Geram SKPD Anggarkan Beli Pacul dan Sekop Buat Tangani Banjir
Indonesia
Ketua DPRD DKI Geram SKPD Anggarkan Beli Pacul dan Sekop Buat Tangani Banjir

"Jangan sekali lagi pengadaan untuk RT/RW dikasih sekop, pacul karena ini normatif setiap tahun di Jakarta masih ada anggaran normatif seperti itu," ujar Prasetyo

Nadiem Pastikan Perkuliahan Tetap Dilakukan Online
Indonesia
Nadiem Pastikan Perkuliahan Tetap Dilakukan Online

Metode pembelajaran pada mata kuliah teori, kata Nadiem, wajib dilaksanakan secara daring.

Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Nyaris 30 Ribu Orang
Indonesia
Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Nyaris 30 Ribu Orang

Per Sabtu 12 Desember 2020, RSD Wisma Atlet merawat sebanyak 3.001 pasien terkonfirmasi positif COVID-19

Alumni AKABRI 1995 Batalyon Patria Tama Bagikan 2.000 Paket Sembako
Indonesia
Alumni AKABRI 1995 Batalyon Patria Tama Bagikan 2.000 Paket Sembako

Fokus bantuan adalah kawasan kumuh dan padat penduduk di wilayah Jakarta.

Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial
Indonesia
Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial

Sebab, tindakan itu berpotensi dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menuding keberpihakan anggota kepolisian selama Pilkada Serentak 2020.

Polda Metro Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Pengungsi di Sulbar dan Kalsel
Indonesia
Polda Metro Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Pengungsi di Sulbar dan Kalsel

Polda Metro Jaya mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Belum Masuk Masa Kampanye, Terjadi Belasan Tindak Pidana Pilkada Serentak
Indonesia
Belum Masuk Masa Kampanye, Terjadi Belasan Tindak Pidana Pilkada Serentak

Dugaan pelanggaran tindak pidana ini ditemukan hingga tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) tahapan.

PDIP Pertanyakan Hasil Survei Median Soal Kepuasan Warga Atas Kinerja Anies
Indonesia
PDIP Pertanyakan Hasil Survei Median Soal Kepuasan Warga Atas Kinerja Anies

Gembong menilai belum ada prestasi yang diukir oleh Anies Baswedan

Pejabat PU Akui Terima Suap dari Penyuap Anggota BPK Rizal Djalil
Indonesia
Pejabat PU Akui Terima Suap dari Penyuap Anggota BPK Rizal Djalil

Pada pemberian pertama yang memberikan uang itu adalah teman Rizal Djalil yang saat itu Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo, pemenang proyek SPAM PUPR.