Dibebaskan Dari Penjara Karena Hukumannya 'Dikorting', Kubu Romy Puji MA Eks Ketum PPP Romahurmuziy bebas dari penjara (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy resmi dikeluarkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (29/4) malam.

Hal ini seiring dengan putusan banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menjatuhkan hukuman setahun penjara dikurangi masa penahanan terhadap Romy atas perkara dugaan suap pengisian jabatan atau jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemag).

Baca Juga:

KPK Ajukan Kasasi Atas Putusan PT DKI yang Korting Hukuman Romahurmuziy

Meskipun, KPK tengah mengajukan Kasasi atas putusan PT DKI yang menyunat hukuman Romy tersebut.

MA mengaku telah menerima permohonan Kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut KPK atas perkara dugaan suap pengisian jabatan atau jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemag) dengan terdakwa Romy. Dengan Kasasi ini, kewenangan penahanan terhadap Romy beralih ke MA.

Kuasa hukum Romy, Maqdir Ismail
Kuasa hukum Romy, Maqdir Ismail (MP/Ponco Sulaksono)

Jubir MA, Andi Samsan Nganro menyatakan, laporan adanya pengajuan Kasasi diterima MA dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (29/4).

Untuk kepentingan pemeriksaan kasasi dalam perkara tersebut, MA mengeluarkan penetapan untuk melakukan penahanan terhadap Romy selaku terdakwa, yang berlaku sejak tanggal hari pernyataan kasasi yaitu tanggal 27 April 2020.

Namun, dari laporan Kasasi tersebut, masa penahanan Romy telah sesuai dengan pidana yang dijatuhkan Pengadilan Tinggi PT DKI yakni satu tahun penjara.

Atas hal tersebut, Ketua Pengadilan Negeri dapat memerintahkan untuk mengeluarkan Romy dari tahanan. Hal ini berdasarkan KUHAP dan Buku II MA.

"Menurut KUHAP dan Buku II MA, Ketua PN dapat memerintahkan Terdakwa dikeluarkan dari tahanan demi hukum," kata Andi Samsan saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/).

Meski demikian, Andi menyebut, dalam penetapan penahanan yang dikeluarkan oleh MA tetap dicantumkan klausul bahwa penahanan Terdakwa sudah sama dengan putusan yang dijatuhkan oleh PT. DKI.

"Sehingga Terdakwa dapat dikeluarkan dari tahanan demi hukum," katanya.

Saat dikonfirmasi mengenai Romy yang akan dikeluarkan dari tahanan, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango membenarkan, pihaknya mengeluarkan Romy dari tahanan malam ini.

Hal ini lantaran masa penahanan Romy telah sesuai dengan vonis yang dijatuhkan PT DKI, yakni satu tahun.

"Insya Allah, karena hitungannya hari ini," katanya.

Kuasa hukum Romy, Maqdir Ismail menyebut bahwa itu adalabh putusan yang terbaik untuk saat ini.

"Pak Romy mulai malam ini bisa berkumpul dengan keluarga melaksanakan ibadah Ramadhan ditengah ancaman Covid 19," kata Maqdir dalam keteranganya.

Ia menyampaikan penghargaan yang tinggi atas putusan Pengadilan Tinggi yang mengurangi hukuman terhadap Romy menjadi satu tahun penjara.

Meskipun mengaku tidak puas terhadap putusan yang masih menjatuhkan hukuman, karena ia meyakini bahwa dakwaan terhadap Romy tidak terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum.

Baca Juga:

KPK Tahan Ketua DPRD Muara Enim Aries HB

"Namun demikian, saat ini kami belum berpikir untuk mengajukan kasasi. Yang terpenting adalah, klien kami dapat berkumpul bersama keluarga dan menunaikan ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk," jelas Maqdir.

Maqdir mengapresiasi langkah Mahkamah Agung karena dianggapnya mampu menegakkan hukum diatas segala kepentingan.

"Dalam menyikapi perkara Pak Romy ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk mempercayai proses hukum yang dijalankan secara baik dan benar. Sebab dengan proses hukum yang baik dan benar itulah hukum akan tegak dan keadilan akan didapatkan," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Eks Ketum PPP Romahurmuziy Jalani Sidang Putusan Kasus Jual Beli Jabatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MA Benarkan Hakim Agung Meninggal,  RSPAD Larang Jenazah Dilayat
Indonesia
MA Benarkan Hakim Agung Meninggal, RSPAD Larang Jenazah Dilayat

MD Pasaribu diberangkatkan dari RSPAD pagi tadi pukul 08.00 WIB

Terkesan Santai Hadapi Tiongkok, Ada Apa dengan Prabowo?
Indonesia
Terkesan Santai Hadapi Tiongkok, Ada Apa dengan Prabowo?

Prabowo jangan hanya berani dengan tutur kata saja melainkan harus diimbangi dengan langkag kongkrit.

Dewas KPK Masih Pelajari Laporan ICW Soal Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri
Indonesia
Dewas KPK Masih Pelajari Laporan ICW Soal Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Firli berkukuh mengambil alih penanganan kasus yang saat itu dilakukan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendikbud)

Pegawai Hiburan Malam Minta Diskotek Dibuka, DPRD DKI: Sabarlah
Indonesia
Pegawai Hiburan Malam Minta Diskotek Dibuka, DPRD DKI: Sabarlah

"Misal seandainya terjadi kluster baru ditempat tertutup, yang akan dirugikan kan mereka sendiri," ungkapnya.

Gedung Utama Kejaksaan Agung Terbakar, Dokumen Perkara Aman
Indonesia
Gedung Utama Kejaksaan Agung Terbakar, Dokumen Perkara Aman

Sampai jam 21.00, api masih melahap Gedung Utama Kejaksaan Agung. Kebakaran yang terjadi digedung aparat penegak hukum ini dimulai pukul 19.15 dan bermula dari lantai 6.

Hari Pertama Dibuka, Mal Grand Indonesia Sepi Pengunjung
Indonesia
Hari Pertama Dibuka, Mal Grand Indonesia Sepi Pengunjung

Pusat perbelanjaan di ibu kota Jakarta mulai beroperasi kembali setelah ditutup sementara sejak Maret lalu karena wabah COVID-19.

Pengamat Minta Tidak Ada Dikotomi Perlu Tidaknya TNI-Polri Disiplinkan Warga
Indonesia
Pengamat Minta Tidak Ada Dikotomi Perlu Tidaknya TNI-Polri Disiplinkan Warga

Masyarakat masih banyak yang tidak paham protokol kesehatan

Ketua DPC PDIP Solo Keluhkan Banyaknya Intervensi Soal Pencalonan Purnomo atau Gibran
Indonesia
Ketua DPC PDIP Solo Keluhkan Banyaknya Intervensi Soal Pencalonan Purnomo atau Gibran

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengeluhkan terlalu banyak orang yang mengintervensi di Pilwalkot Solo.

Yang Ingin Dilakukan Wakil Ketua KPK di Puncak Hari Antikorupsi Sedunia
Indonesia
Yang Ingin Dilakukan Wakil Ketua KPK di Puncak Hari Antikorupsi Sedunia

Ketua KPK Agus Rahardjo mengaku pihaknya telah mengundang Jokowi untuk menghadiri puncak acara tersebut

Pastikan Sikap Disiplin Sebelum Memulai Aktivitas di Masa Pandemi
Indonesia
Pastikan Sikap Disiplin Sebelum Memulai Aktivitas di Masa Pandemi

Ada dua langkah preventif untuk menghadapi pandemi