Dibantu Prancis, 2 Pelabuhan Ikan Jadi Contoh Pelabuhan Ramah Lingkungan Ilustrasi Kapal Ikan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Lembaga Pembangunan Prancis (AFD) mengembangkan pelabuhan perikanan dengan sistem eco fishing port atau pelabuhan ramah lingkungan.

"Ini meningkatkan peluang Indonesia dalam memenuhi permintaan pasar ikan global yang diperkirakan mencapai 196 juta ton pada 2025," ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zaini dalam keteranganya, Rabu (24/2).

Ia menjelaskan, AFD telah melakukan studi program pengembangan eco fishing port tersebut sejak 2014. Program tersebut, telah tercantum pula dalam Green Book/DRPPLN (Dokumen Rencana Pemanfaatan Pinjaman Luar Negeri) Tahun 2020 sesuai Kepmen PPN/Bappenas Nomor 65 Tahun 2020.

"Dengan terbitnya green book ini berarti Ditjen Perikanan Tangkap sebagai Executing Agency dan Direktorat Kepelabuhanan Perikanan selaku implementating agency perlu mempersiapkan kebutuhan untuk ke tahap selanjutnya," kata Zaini.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan peninjauan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap dan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan bersama Direktur Kelautan dan Perikanan Bapennas yang akan diproyeksikan sebagai salah satu lokasi proyek.

Pelabuhan Ikan
Pelabuhan Ikan. (Foto: Antara)

"Kedua lokasi tersebut telah memiliki studi kelayakan lingkungan dan siap untuk dilakukan pengembangan," katanya.

Pemerintah daerah setempat, memberikan dukungan dalam rangka memajukan sektor kelautan dan perikanan di pesisir selatan dan utara Jawa tersebut.

PPS Cilacap akan diproyeksikan dalam kegiatan outer fishing ports development yang menjadi sentra industri energi, pengembangan untuk industri pertanian serta pengembangan untuk industri perikanan.

Sementara, PPN Pekalongan yang akan dikembangkan menjadi pelabuhan perikanan onshore sebagai upaya menanggulangi banjir rob yang kerap terjadi di wilayah kecamatan Pekalongan Utara.

"Dengan adanya pengembangan pelabuhan perikanan diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha perikanan tangkap," katanya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Vaksin Corona yang Dipesan Indonesia Berkualitas Paling Rendah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Vaksin Corona yang Dipesan Indonesia Berkualitas Paling Rendah

"Hal tersebut diungkapkan WHO setelah melakukan perbandingan 10 jenis vaksin COVID-19 yang siap diedarkan." tulis akun tersebut.

Belajar dari Kerusuhan di AS, Polri Harus Hentikan dan Usut Tuntas Penyiksaan Warga
Indonesia
Belajar dari Kerusuhan di AS, Polri Harus Hentikan dan Usut Tuntas Penyiksaan Warga

LBH Jakarta mencatat dalam tiga tahun terakhir terjadi 34 Kasus penyiksaan yang diadukan ke mereka.

Solo Wajibkan Ibu Hamil Positif COVID-19 Harus Operasi Sesar
Indonesia
Solo Wajibkan Ibu Hamil Positif COVID-19 Harus Operasi Sesar

Pemkot Solo memastikan biaya operasi sesar bagi ibu hamil yang positif COVID-19 dijamin gratis

Pramono Edhie Dimakamkan Setelah Salat Zuhur di TMP Kalibata
Indonesia
Pramono Edhie Dimakamkan Setelah Salat Zuhur di TMP Kalibata

Nefra memastikan jasad mantan Kasad itu akan akan dimakamkan Minggu (14/6) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Utama Kalibata, Jakarta Selatan.

Subsidi Ongkir Diharapkan Diberikan Langsung Pada Perusahaan Ekspedisi
Indonesia
Subsidi Ongkir Diharapkan Diberikan Langsung Pada Perusahaan Ekspedisi

Pemerintah menyiapkan dana Rp500 miliar untuk menyubsidi ongkos kirim dari pembelian barang melalui daring (online) pada Harbolnas yang berlangsung pada H-10 atau H-5 menjelang Idul Fitri 1422 Hijriah.

Kemenperin Fasilitasi Sertifikat SNI Pada Produsen Sepeda Lokal
Indonesia
Kemenperin Fasilitasi Sertifikat SNI Pada Produsen Sepeda Lokal

Kebutuhan sepeda dalam negeri saat ini mencapai 7 juta unit, sedangkan kapasitas produksi dalam negeri hanya berkisar 2,5-3 juta unit.

Kakak Kandung Jaksa Agung Minta Pemerintah tak Ragu Bubarkan FPI
Indonesia
Kakak Kandung Jaksa Agung Minta Pemerintah tak Ragu Bubarkan FPI

"Bubarkan saja tak usah ragu, tak usah takut," katanya

Bantah Hedonis dan Terima Gratifikasi, Ini Alasan Ketua KPK Sewa Helikopter
Indonesia
Bantah Hedonis dan Terima Gratifikasi, Ini Alasan Ketua KPK Sewa Helikopter

Firli akan menghadiri agenda sidang oleh Dewas KPK

Beda dengan Rizieq Shihab, Ini Alasan Dokter RS Ummi tidak Ikut Dipenjara
Indonesia
Beda dengan Rizieq Shihab, Ini Alasan Dokter RS Ummi tidak Ikut Dipenjara

dr Andi Tatat tidak ditahan atas pertimbangan kapasitasnya sebagai dokter yang diperlukan dalam menanggulangi COVID-19 di masa pandemi ini.

PUPR Ajukan Tambahan Rp1,5 Triliun Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo
Indonesia
PUPR Ajukan Tambahan Rp1,5 Triliun Buat Ganti Rugi Lumpur Lapindo

Pengajuan anggaran sebesar Rp1,5 triliun itu sesuai dalam kesimpulan rapat kerja Kementerian PUPR dan Komisi V DPR pada 15 September 2020 lalu.