Dibanding Pemimpin Dunia,  Approval Rating Jokowi Relatif Lebih Tinggi KTT G20 di Jerman. (Foto: Setkab.go.id)

MerahPutih.com - Masyarakat Indonesia diklaim puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Capaian kepuasan mencapai 71,4 persen. Dua alasan kepuasan warga terhadap kinerja Jokowi yakni faktor ekonomi dan faktor penanganan COVID-19.

"Mereka yang puas terhadap kinerja presiden (Jokowi) itu mencapai 71,4 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi melalui virtual, Minggu (9/1).

Baca Juga:

Jokowi Terima 24 Nama Calon Anggota KPU dan Bawaslu

Burhanuddin memaparkan, kepuasan warga tersebut sedikit menurun dibanding bulan November 2021, dengan capaian 72 persen, tapi tidak menukik ke bawah secara signifkan.

Meskipun kepuasan ini bersifat dinamis, tetapi data menunjukan, kepuasan terhadap Presiden Jokowi termasuk salah satu yang tertinggi dibandingan pemimpin di negara-negara demorkasi lainnya.

Berdasarkan data dari Political Intelligence Global Leader Approval rating yang dirilis pada Januari 2022. Ada sejumlah nama presiden dan pimpinan negara demokrasi yang disukai warganya.

Misalnya Presiden Amerika, Joe Biden mencapai 40 persen; Presiden Brazil, Jair Bolsonaro 36 persen; Presiden Italia, Mario Draghi 60 persen; Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson mencapai 32 persen, Presiden Prancis Emmanuel Macron sebesar 37 persen.

Lalu Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida 47 persen, Perdana Menteri India, Narenda Modi 72 persen; Presiden Korea Selatan, Moon Jae-In 38 persen; Presidem Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador 66 persen; dan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanches 36 persen.

Presiden Jokowi. (Foto: Antara)
Presiden Jokowi. (Foto: Antara)

"Approval Pak Jokowi kalah di bandingkan Narendra Modi, tetapi dibandingkan beberapa pemimpin demokrasi lain, approvel rating Jokowi relatif lebih tinggi," pungkasnya.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Total sampel 2020 responden, dengan jumiah sampel basis sebanyak 1.220 orang yang tersebar proporsional di 34 provinsi serta dilakukan penambahan sebanyak 800 responden di Jawa Timur.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1.220 responden memiiki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar kurang lebih 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. (Asp)

Baca Juga:

DKI Dalam Beberapa Tahun Terakhir Diklaim Jauh di Bawah Era Jokowi Hingga Ahok

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Proyek Jumbo Laptop Lokal Untuk Pelajar
Indonesia
Proyek Jumbo Laptop Lokal Untuk Pelajar

Sesuai rencana pengadaan produk TIK untuk PAUD, SD, SMP, SMA, SLB, dan SMK per tahun 2021-2024 yang mencapai minimal 1,3 juta laptop senilai Rp 17 triliun, belum termasuk yang dialokasikan via DAK provinsi, kabupaten, dan kota sebagaimana data Ditjen Paudasmen, Kemendikbud-Ristek 2021.

BUMN Berkolaborasi Sukseskan Presidensi Indonesia di G20
Indonesia
BUMN Berkolaborasi Sukseskan Presidensi Indonesia di G20

Pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dalam Presidensi G20 Indonesia telah menghasilkan 14 poin komunike yang merupakan komitmen dan pernyataan bersama para anggota forum G20.

Satgas Nemangkawi Temukan Catatan Bantuan Pemkab Puncak Jaya ke KKB
Indonesia
Satgas Nemangkawi Temukan Catatan Bantuan Pemkab Puncak Jaya ke KKB

Satgas Nemangkawi telah menangkap Ratius Murib alias Neson Murib.

Begini Reaksi Iwan Bule saat Timnas Indonesia U-19 'Dihajar' Korsel
Indonesia
Begini Reaksi Iwan Bule saat Timnas Indonesia U-19 'Dihajar' Korsel

Tim U-19 Indonesia harus menelan kekalahan 0-7 dari Tim Korea Selatan U-19 dalam laga uji coba di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3). Seusai laga, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengakui keunggulan Korsel.

Resmikan JPO Sepeda Phinisi Sudirman, Anies: Dulu Kondisinya Memprihatinkan
Indonesia
Resmikan JPO Sepeda Phinisi Sudirman, Anies: Dulu Kondisinya Memprihatinkan

"Sebelum direvitalisasi, keberadaan JPO ini sangat memprihatinkan. Dengan adanya jembatan penyeberangan ini, mereka yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi bisa punya akses di tengah untuk berpindah dari sisi Barat ke Timur atau sisi Timur ke Barat," ujar Anies.

Kemenkeu Klaim Sudah Kucurkan Rp 2,9 Triliun Buat Nakes
Indonesia
Kemenkeu Klaim Sudah Kucurkan Rp 2,9 Triliun Buat Nakes

Selain itu, santunan kematian juga telah dibayarkan sebesar Rp 49,8 miliar kepada 166 nakes pusat.

Pemerintah Bakal Bangun Fasilitas Olah Raga Berkelas Khusus Difabel
Indonesia
Pemerintah Bakal Bangun Fasilitas Olah Raga Berkelas Khusus Difabel

Langkah tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah

BNPB Bantah Tudingan Terkait Dugaan Pemerasan Pelaku Perjalanan
Indonesia
BNPB Bantah Tudingan Terkait Dugaan Pemerasan Pelaku Perjalanan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membantah tudingan pemerasan kepada pelaku perjalanan luar negeri yang menjalani karantina wajib di hotel.

NIK Terintegasi dengan NPWP, Warga Bakal Makin Mudah Urus Pajak
Indonesia
NIK Terintegasi dengan NPWP, Warga Bakal Makin Mudah Urus Pajak

Kebijakan pengurusan satu pintu makin meluas. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil bakal mengoperasikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Setelah PPKM Darurat, Jokowi Harus Jadi Komandan Penanganan COVID-19
Indonesia
Setelah PPKM Darurat, Jokowi Harus Jadi Komandan Penanganan COVID-19

"Bantuan sosial harus segera dicairkan dan disampaikan agar masyarakat juga mau ikut arahan pemerintah untuk melakukan pembatasan kegiatan yang saat ini diperpanjang hingga 25 Juli," papar Kuniasih.