Dibanding Gatot dan Setnov, Pengamat: Cak Imin Lebih Pantas Dampingi Jokowi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (MP/ Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin pantas mendampingi Joko Widodo (Jokowi) menjadi pasangan calon presiden-calon wakil presiden (Capres-Cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Cak Imin memiliki basis massa yang kuat pada kalangan umat Islam," kata Ray di Jakarta, Kamis (12/10).

Ray menuturkan, Cak Imin diprediksi mampu mengalahkan bakal cawapres lainnya seperti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Ray mengungkapkan, cawapres dari kalangan sipil berlatar belakang politisi lebih berpeluang mendamping Jokowi dibanding militer maupun akademisi.

Namun, Ray mensyaratkan faktor elektabilitas dan basis massa yang tinggi menjadi modal utama seperti tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Cak Imin, menurut Ray, mengantongi modal lantaran memiliki basis massa yang kuat sebagai pemimpin organisasi umat Nahdliyin dan keponakan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

"Syaratnya populer dan basis massa yang kuat jadi modal cawapres dari sipil unsur partai politik," kata Ray.

Selain itu, Ray mengungkapkan upaya Cak Imin bersanding dengan Jokowi tidak akan mudah sehingga roda organisasi PKB harus bekerja keras guna meraih suara maksimal di luar Pulau Jawa pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Terkait dukungan terhadap Gatot dan Setya Novanto, Ray menganggap kedua orang itu tidak memiliki basis massa yang terorganisir. "Kalau memilih Setnov akan berbahaya karena tersandung hukum," kata dia.

Sementara Gatot, Ray memperkirakan akan mendulang dukungan dari pimpinan Partai Gerindra Prabowo Subianto. (*)

Sumber: ANTARA



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH