Dianiaya Saat Mengajar, Guru di Kupang Ingin Muridnya Masuk Penjara Anak Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Seorang guru di Kupang, Nusa Tenggara Timur menjadi korban penganiayaan muridnya. Saat korban masuk ke ruang kelas untuk mengajar mata pelajaran Sosiologi.

Saat korban tengah menjelaskan materi pelajaran ke pelaku dan teman-temannya, pelaku bercerita dengan teman di sampingnya dengan suara besar. Aksi pelaku ini sangat mengganggu proses belajar mengajar di ruang kelas.

Baca Juga:

Kabar Gembira! Lulusan Kursus Dapat Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

Korban kemudian menegur pelaku, namun saat ditegur, pelaku tidak diterima. Pelaku langsung menganiaya korban menggunakan kepalan tangan sebanyak satu kali ke arah wajah korban.

Pukulan pelaku mengenai pangkal hidung korban, sehingga mengeluarkan darah. Pelaku menganiaya korban, karena pelaku tidak terima teguran dari korban, sehingga pelaku emosi dan menganiaya korban.

Kapolres Kupang Kota Kombes Pol Rishian Krisna B saat dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa proses hukum seorang pelajar SMA berinisial RJD (17) yang melakukan penganiayaan terhadap gurunya di lingkungan sekolah tetap berjalan.

"Namun tidak ditahan di sel, karena tersangka masih dibawa umur," katanya.

Theresia Afrinsia Darna (53), guru SMA asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dianiaya mengharapkan agar tersangka penganiayaan itu diberikan hukuman yang ringan.

"Sebagai seorang guru dan seorang ibu, Saya berharap agar dia (tersangka) bisa dihukum dengan hukuman yang ringan," kata Theresia Afrinsia, di Kupang, Senin (26/9) dikutip Antara.

Dia mengaku sudah memaafkan tersangka yang telah menganiaya dirinya yang berujung pada tulang hidung patah, memar di pipi serta di bagian mata yang berdampak pada buramnya penglihatannya.

Theresia yang sudah berprofesi sebagai guru kurang lebih 15 tahun itu, berharap, tersangka kelak bisa menyelesaikan masa tahanannya di lapas anak jika kelak dibawa sampai ke meja sidang.

"Saya hanya berharap karena masih di bawah umur dia kelak bisa ditahan dan menjalani hukuman yang ringan saja di lapas anak," ujarnya.

Ia mengatakan, dirinya tak ingin mencabut laporan dari polisi atas perbuatan murid tersebut, karena memang sebagai bagian dari pembelajaran kepada tersangka, sehingga bisa memberikan efek jera.

Theresia yang sudah mulai masuk mengajar pada Senin (26/9) tersebut, namun mengaku masih trauma dengan perbuatan RJD kepada dirinya.

Theresia mengaku harus tetap masuk, karena tak lama lagi sudah akan ada ujian mid semester, murid-murid yang lainnya juga membutuhkan materi pembelajaran sehingga bisa mengikuti ujian dengan baik. (*)

Baca Juga:

Santri Pondok Gontor Diduga Tewas Dianiaya, Pengurus Minta Maaf

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Pasang Target Indonesia Masuk Peringkat 3 Besar di SEA Games Vietnam
Indonesia
Jokowi Pasang Target Indonesia Masuk Peringkat 3 Besar di SEA Games Vietnam

Indonesia peringkat ke-5 di SEA Games Singapura (2015) dan Malaysia (2017), sedangkan SEA Games terakhir Filipina (2019) naik satu jadi peringkat 4.

Seluruh Polisi Diperintahkan Waspadai Omicron Masuki Indonesia
Indonesia
Seluruh Polisi Diperintahkan Waspadai Omicron Masuki Indonesia

Mabes Polri menggelar apel seluruh kepala satuan wilayah (kasatwil) mulai dari kapolda hingga kapolres.

Enam Warga Isoman Meninggal, Pemda DIY Tingkatkan Pengawasan
Indonesia
Enam Warga Isoman Meninggal, Pemda DIY Tingkatkan Pengawasan

Sebanyak enam pasien COVID-19 yang tengah melakukan isolasi mandiri meninggal dunia.

DPR Minta Kejaksaan dan Polri Ambil Langkah Konkret soal Kredit Macet Titan
Indonesia
DPR Minta Kejaksaan dan Polri Ambil Langkah Konkret soal Kredit Macet Titan

Panja komisi III pengawasan penegakan hukum ini juga membahas persoalan kredit macet PT Titan Infra Energy pada Bank Mandiri senilai hampir Rp 6 triliun yang berpotensi merugikan negara.

KPK Sita Catatan Keuangan Dugaan Suap Rektor Universita Lampung
Indonesia
KPK Sita Catatan Keuangan Dugaan Suap Rektor Universita Lampung

KPK total menangkap delapan orang di wilayah, Bandung, Lampung, dan Bali terdiri atas Rektor, Wakil Rektor I, dekan, dosen, dan pihak swasta.

TransJakarta Tutup Sementara 5 Halte, Ini Lokasinya
Indonesia
TransJakarta Tutup Sementara 5 Halte, Ini Lokasinya

penutupan ini termasuk dalam rangkaian penataan ulang 46 halte yang ditargetkan rampung hingga akhir 2022.

Upacara HUT TNI di Istana sampai HI, Berikut Rekayasa Jalan Sekitar Monas
Indonesia
Upacara HUT TNI di Istana sampai HI, Berikut Rekayasa Jalan Sekitar Monas

Selain upacara, perayaan HUT TNI ke-77 diramaikan dengan parade sekitaran Monas dan Istana Negara sampai dengan Bundara Hotel Indonesia.

Sidang Pledoi, Lukman Purnomosidi Tolak Dituntut sebagai Koruptor Kasus Asabri
Indonesia
Sidang Pledoi, Lukman Purnomosidi Tolak Dituntut sebagai Koruptor Kasus Asabri

Persidangan kasus dugaan korupsi PT Asabri memasuki agenda pledoi atau nota pembelaan dari para terdakwa, Senin (13/12).

Polda Metro: Aksi May Day Diikuti 50 Orang
Indonesia
Polda Metro: Aksi May Day Diikuti 50 Orang

"Ada tidak banyak sih hanya 50 orang," ucapnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/4).

Firli Bahuri Ingatkan Kader Parpol Rentan Korupsi
Indonesia
Firli Bahuri Ingatkan Kader Parpol Rentan Korupsi

Ketua KPK Firli Bahuri mengingatkan kader partai politik (parpol) rentan melakukan tindak pidana korupsi.