Diancam MSCI Jadi Standalone Market, DEN Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Diancam MSCI Jadi Standalone Market, DEN Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kiri) dan Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/10/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memberikan saran dan rekomendasi mengenai pengumuman terbaru MSCI yang mengusulkan adanya perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market ke standalone market.

DEN menyampaikan rekomendasinya itu secara langsung kepada Presiden Prabowo pada rapat terbatas yang diikuti oleh menteri-menteri sektor ekonomi dan pejabat terkait di antaranya Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Kami memberi saran untuk melanjutkan reformasi pasar modal yang memang sudah dijalankan dan melanjutkan enforcement oleh regulator yang memang juga sudah diumumkan, karena undang-undang kita memang sudah memberikan ruang untuk melakukan langkah-langkah yang tegas terkait (masalah, red) itu," kata Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu.

MSCI menjadi salah satu topik yang dibahas dalam rapat terbatas antara pemerintah, Bank Indonesia, dan DEN. DEN memaparkan hasil kajian, kemudian memberikan saran-saran dan rekomendasi, di antaranya terkait kesiapan perekonomian nasional menghadapi dampak El Nino dan La Nina, program perlindungan sosial (perlinsos) digital, percepatan hilirisasi, dan tata kelola distribusi BBM, dan hasil kajian mengenai makan bergizi gratis (MBG).

Baca juga:

Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik

Satu per satu kami jelaskan, karena (dalam rapat, red) ada Menteri Keuangan, ada Gubernur BI, ada Menko Perekonomian. Jadi, tadi sekaligus juga kita mengonfirmasi data-data yang ada. Jadi, saya senang sekali bahwa Bapak Presiden tadi sangat memberikan perhatian dengan data-data ekonomi yang kami berikan,

kata Luhut.

Luhut juga menyatakan komitmen DEN untuk memasok data-data yang kredibel dan akurat kepada Presiden Prabowo dan pemerintah sehingga proses pengambilan keputusan Presiden nanti basisnya akan banyak dengan data.

Karena dengan data ini saya kira proses pengambilan keputusan akan bisa jauh lebih akurat,

katanya.
#Harga Saham #Bursa Efek Indonesia (BEI) #Luhut Binsar Pandjaitan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Setuju Kajian DEN, Luhut Soroti Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Luhut Binsar Pandjaitan menyebut unsur kerugian negara berpotensi menghambat aksi korporasi. DEN mengusulkan penyesuaian definisi korupsi dengan mengacu pada UNCAC.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Setuju Kajian DEN, Luhut Soroti Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Indonesia
IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah
Pantau update IHSG hari ini yang sukses ditutup menguat di level 5.328. Sentimen penahanan BI Rate dan langkah tegas regulator bursa jadi pemicu utamanya!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah
Indonesia
Luhut Soroti Frasa Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi, Ini yang Dipersoalkan
Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti unsur kerugian negara dalam kasus korupsi. DEN mengkaji definisi korupsi dengan mengacu pada UNCAC.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Luhut Soroti Frasa Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi, Ini yang Dipersoalkan
Indonesia
IHSG Hari Ini Rebound, Benarkah Sektor Perbankan dan Energi Jadi Penyelamat?
IHSG kembali rebound berkat langkah BI tahan suku bunga. Simak analisis teknikal, sentimen MSCI, dan sektor saham pilihan analis Mirae Asset di sini.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Rebound, Benarkah Sektor Perbankan dan Energi Jadi Penyelamat?
Indonesia
Diancam MSCI Jadi Standalone Market, DEN Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut
MSCI menjadi salah satu topik yang dibahas dalam rapat terbatas antara pemerintah, Bank Indonesia, dan DEN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Diancam MSCI Jadi Standalone Market, DEN Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut
Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan
IHSG hari ini ditutup melesat 5,65% ke level 5.278 berkat aksi bargain hunting besar-besaran. Cek analisis pergerakan saham dan daftar emiten paling cuan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan
Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik
Menilai usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) berpotensi menekan pasar obligasi melalui perubahan sentimen dan arus modal asing.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik
Indonesia
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Adapun rencana IPO PAM Jaya dan Bank Jakarta menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong pengembangan kedua perusahaan daerah tersebut melalui pasar modal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Indonesia
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
MSCI telah memberi tenggat waktu bagi Indonesia hingga 20 Juni 2027 untuk membuktikan bahwa reformasi pasar modal benar-benar mengejawantah secara nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
Bagikan