Diancam Digebuki Henry Yosodiningrat, Andi Arief: Saya Tunggu! Politisi Demokrat Andi Arief. (Foto: ANTARA)

MerahPutih.com - Politisi Partai Demokrat, Andi Arief terlibat perang dingin dengan politisi PDI Perjuangan Henry Yosodiningrat, setelah menonton cuplikan video yang isinya dirinya akan digebuki Henry Yoso.

Perang urat syaraf ini diawai dari cuitan Andi Arief soal Henry yang mau melaporkan Rocky Gerung ke polisi terkait pernyataan Presiden Jokowi tak paham Pancasila saat talk show di sebuah televisi. Dalam tulisannya, Andi yang membela Rocky menyebut Henry Yoso sebagai preman.

Baca Juga

UGM Larang UAS Ceramah, Andi Arief: Profesornya Gampang Digoda Kekuasaan

"Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan posisi dalam partai dan kekuasaan -- mayoritas PDIP otot--. Faksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa preman seperti Hendriyosodiningrat melaporkan Rocky Gerung," tulis Andi Arief di akun twitternya, @AndiArief_ pada Senin (9/12)

Mendapatkan serangan dari Andi Arief, Henry Yoso berencana akan melaporkan mantan aktivis tersebut ke polisi karena cuitan 'preman'itu. Kemudian, Andi menyebarkan video Henry Yoso di akun Twitter-nya.

Dalam video yang diunggah Andi Arief, Selasa (10/12), Henry Yoso sedang berbicara dalam sebuah forum bertulisan 'Silaturahmi Wakil Ketua MPR RI Bapak Zulkifli Hasan dengan Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan (FK-PLP)'. Pria yang berprofesi sebagai advokat tersebut menyinggung politisi asal Lampung yang menuding dirinya sebagai preman.

Baca Juga

Mentahkan Kritikan Andi Arief, Gerindra: Prabowo Sangat Rajin Keliling!

"Saya sayangkan lagi putra daerah Lampung mencuit di dalam Twitter-nya, mengatakan politisi PDI Perjuangan sekarang faksi otot, meninggalkan faksi otak sehat, makanya preman seperti Henry Yosodiningrat, astagfirullahalazim, saya sempat istigfar, gua samperin ke rumahnya gua gebukin di depan anak-bininya nih orang," ucap Henry Yoso dalam video tersebut.

Terkait video tersebut, Andi Arief mengaku tidak ahli baku hantam dan menunggu kedatangan Henry Yosodiningrat ke rumah. Ia tidak akan melapor ke polisi.

Baca Juga

AHY tidak Masuk Kabinet, Puan Bungkam Tuduhan Andi Arief: Jangan Bikin Riak!

"Saya tidak ahli baku hantam, tapi saya menanti kedatangan Henry Yosodiningrat yang mengancam akan menggebuk saya di depan anak-istri. Kabarkan saja jam berapa. Saya tunggu. Saya tidak akan lapor polisi," tegas Andi Arief. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pegawai BUMN 45 Tahun ke Bawah Siap-Siap Mulai Berkantor Lagi 25 Mei
Indonesia
Pegawai BUMN 45 Tahun ke Bawah Siap-Siap Mulai Berkantor Lagi 25 Mei

Skenario pemulihan kegiatan BUMN di masa wabah pada fase pertama akan dimulai pada 25 Mei 2020.

Jumlah Siswa yang Diterima di PPDB DKI Jakarta
Indonesia
Jumlah Siswa yang Diterima di PPDB DKI Jakarta

Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) di Jakarta yang diterima sebanyak 92.726 siswa

 Berniat Demo Akibat Larangan Mudik, Sopir dan Kernet Bus Dibubarkan Polisi
Indonesia
Berniat Demo Akibat Larangan Mudik, Sopir dan Kernet Bus Dibubarkan Polisi

"Kami lakukan pendataan ada sekitar 17 PO bus yang ada di alun-alun Karanganyar. Rencana aksi solidaritas sopir dan kernet bus di wilayah Karanganyar juga sudah menyebar di media sosial (medsos).

Presiden Jokowi Berkurban Seekor Sapi Seberat 1,3 Ton untuk Warga Kalteng
Indonesia
Presiden Jokowi Berkurban Seekor Sapi Seberat 1,3 Ton untuk Warga Kalteng

sapi jenis limousin dengan berat sekitar 1,3 ton dan harganya sekitar Rp75 juta

Klaim Bersepakat Dengan DPR, Buruh Tekanan Pemerintah
Indonesia
Klaim Bersepakat Dengan DPR, Buruh Tekanan Pemerintah

"Aksi 25 Agustus ini, selain menyampaikan tuntutan, juga memberikan dukungan kepada DPR RI yang telah bekerja sungguh sungguh memenuhi harapan buruh agar bisa didengar," tegas Said Iqbal.

Polisi Temukan Spot KKB Pimpinan Joni Botak Saat Tembaki Bus Freeport
Indonesia
Polisi Temukan Spot KKB Pimpinan Joni Botak Saat Tembaki Bus Freeport

13 butir peluru yang tidak terpakai terdiri atas sembilan butir berkaliber 5,56 mili meter dan dua butir berkaliber 7,62 mili meter

Kasus COVID-19 Bertambah Parah, Palestina Perpanjang Lockdown
Indonesia
Kasus COVID-19 Bertambah Parah, Palestina Perpanjang Lockdown

Lockdown akan mulai berlaku pada hari Rabu pagi hingga Senin pagi.

Djarot Saiful Hidayat Nilai Machfud Arifin Kebanyakan Retorika
Indonesia
Djarot Saiful Hidayat Nilai Machfud Arifin Kebanyakan Retorika

Djarot menilai, sang lawan, Mahfud Arifin kurang begitu paham pemerintahan yang baik.

Hasil Pemeriksaan Swab, 51 Pedagang Pasar di Jakarta Positif Corona
Indonesia
Hasil Pemeriksaan Swab, 51 Pedagang Pasar di Jakarta Positif Corona

Sebelumnya mereka menjalani rapid test dan dinyatakan reaktif COVID-19.

Hadiah Sastra Rancage, Warisan Ajip Rosidi Rawat Sastra Daerah dari Kocek Sendiri
Indonesia
Hadiah Sastra Rancage, Warisan Ajip Rosidi Rawat Sastra Daerah dari Kocek Sendiri

Ajip Rosidi memberikan pemenang Hadiah Sastra Rancage 1989 Rp 1 juta, jumlah yang sangat besar bagi pengarang sastra daerah kala itu.