Diamene, Tipis Tapi Bisa Menahan Peluru Grafen. (Foto: Mother Nature Network)

DIAMENE dianggap amterial ajaib karena lentur, setipis aluminium foil namun dapat menahan peluru. Bahan yang bagus untuk dijadikan rompi anti peluru dengan bobot ringan.

Diamene terdiri dari dua lapis grafene. Sedangkan grafen adalah lapisan karbon atom tunggal yang saling terikat dalam jaringan heksagonal. Material ini merupakan bahan dua dimensi pertama di dunia yang ukurannya lebih tipis daripada rambut manusia.

Kegunaan Diamene ini sebagai bagian dari produk anti air sampai rompi anti peluru.

Diamene digadang-gadang menggantikan semikondustor, sensor dan display. Tak hanya itu kabarnya dapat mengubah riset dasar kuantum fisika.

Para ilmuwan juga optimis demene ini, seperti yang dituliskan laman Dailymail, pada masa depan digunakan untuk material kondukting, sensor biomedis atau apapun sebagai dasar bahannya.

Bukan mustahil kelak pesawat terbang dibuat dengan bahan ini. Betapa tidak struktur diamene 200 kali lebih kuat ketimbang baja.

Riset yang dilakukan Advanced Science Research Center di City University of New York (CUNY), berhasil membuat lapisan antar diamene itu. Mereka membuat diamene memiliki kekuatan seperti permata. Keistimewaan diamene ini pada kelenturannya. Namun ketika mendapatkan tekanan, permukaannya kemudian menjadi kaku.

Profesor Elisa Riedo dari CUNY, mengatakan bahwa keras dan kaku menjadikan bahan ini istimewa. Berbeda dengan bahan lainnya yang masih terasa lembut jika mendapatkan tekanan. Diamene memberikan kekuatannya bila ditekan.

Grafen yang berasal grafit disebut sebagai bahan ajaib. Bahan ini ditemukan di tahun 2004 oleh Andre Geim dan Kostya Novoselov periset dari The University of Manchester. Keduanya diganjar Nobel Prize. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH