Diajukan Jadi Plh Wali Kota, Sekda Solo Tunggu Arahan Mendagri Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, mengusulkan Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani untuk menjadi pelaksana harian (Plh) Wali Kota Solo akibat pelantikan Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka belum ada kejelasan.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Solo, Ahyani tidak mau berandai-andai perihal penunjukan dirinya menjadi Plh Wali Kota Solo. Ia pun lebih memilih menunggu arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Baca Juga

Peringatan HPN 2021, Gibran Ajak Wartawan Solo Sebarkan Virus Optimisme

"Saya tidak mau berandai-andai soal Plh Wali Kota Solo. Nanti dulu, tunggu arahan Mendagri seperti apa," kata Ahyani, Rabu (10/2).

Meskipun demikian, ia mengaku siap jika Mendagri benar-bebar memberikan amanah menjadi Plh Wali Kota Solo. Terkait kepastian kebenaran hal tersebut menunggu keputusan Mendagri.

"Saya memilih menunggu kepastian waktu pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dulu dari pemerintah pusat," katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani. (MP/Ismail)
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani. (MP/Ismail)

Terkait pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, lanjut Ahyani, sampai sekarang belum ada kepastian. Surat usulan pelantikan yang diajukan DPRD Solo pada tanggal 25 Januari kepada Mendagri belum dibalas.

"Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo belum ada informasi baru. Mudah-mudahan secepatnya biar tidak ada kekosongan pemimpin," ucap Ahyani.

Dikatakannya, akhir masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo berakhir pada 17 Februari 2021 mendatang. Dengan waktu tersisa waktu tujuh hari lagi harusnya sudah ada kepastian terkait pelantikan itu.

"Peran Plh hanya berfungsi menjalankan peran harian wali kota tanpa memiliki kekuatan untuk mengambil kebijakan tertentu. Ya dilakoni wae (dijalankan saja) kalau Mendagri tunjuk saya jadi Plh Wali Kota Solo," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Berpeluang Lawan Anies di Pilkada DKI, Gibran: Fokus di Solo Dulu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Kota di Jakarta dan Banten Ini Banyak Pengendara tak Disiplin Berlalu Lintas
Indonesia
Dua Kota di Jakarta dan Banten Ini Banyak Pengendara tak Disiplin Berlalu Lintas

Fahri melanjutkan, pelanggar didominasi pengendara sepeda motor.

Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Penyidikan, Bakal Ada Tersangka Baru?
Indonesia
Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Penyidikan, Bakal Ada Tersangka Baru?

Argo belum menyebut pihak mana yang terlibat dalam kasus ini

Muhammadiyah: Penting Bagi Aparat Tindak Tegas Segala Bentuk Rasisme
Indonesia
Muhammadiyah: Penting Bagi Aparat Tindak Tegas Segala Bentuk Rasisme

Tugas kita sebagai civil society yaitu mendorong setiap penegakan aturan sesuai prinsip-prinsip keadilan

Besok, Jakob Oetama Dimakamkan di TMP Kalibata Secara Kenegaraan
Indonesia
Besok, Jakob Oetama Dimakamkan di TMP Kalibata Secara Kenegaraan

Jakob Oetama pernah mendapat anugerah penghargaan Bintang Mahaputra dari Republik Indonesia sehingga berhak untuk dimakamkan di TMP Kalibata.

Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen
Indonesia
Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen

Darah itu nantinya diperuntukan bagi warga yang membutuhkan dalam penanganan medis

DPRD Solo Sediakan Kursi Khusus Untuk Jokowi dan Iriana Saat Pelantikan Gibran
Indonesia
DPRD Solo Sediakan Kursi Khusus Untuk Jokowi dan Iriana Saat Pelantikan Gibran

DPRD Solo dalam acara pelantikan dan serah terima jabatan mengundang keluarga besar wali kota dan wakil wali kota. Keluarga besar dari pihak Gibran yang diundang meliputi Presiden Jokowi, Ibu negara Iriana Jokowi, dan Kaesang Pangarep.

 Din Syamsuddin: Kebijakan Menaikkan Iuran BPJS Bentuk Kezaliman
Indonesia
Din Syamsuddin: Kebijakan Menaikkan Iuran BPJS Bentuk Kezaliman

"Bahwa pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan merupakan kebijakan yang tidak bijak. Keputusan itu merupakan bentuk kezaliman yang nyata," kata Din

Enam Jenazah Pengikut Rizieq Shihab Ada di RS Polri
Indonesia
Enam Jenazah Pengikut Rizieq Shihab Ada di RS Polri

Dokter Forensik Arif Wahyono membenarkan enam jenazah pengikut Muhammad Rizieq Shihab (MRS) berada di RS Polri Kramat Jati.

Politikus PDIP Bakal Temui Kapolda Metro Jaya, Tagih Pengusutan Kasus Rizieq
Indonesia
PK Djoko Tjandra Dinilai Cacat Formil
Indonesia
PK Djoko Tjandra Dinilai Cacat Formil

“Sehingga Djoko Tjandra secara hukum haruslah dinyatakan tidak pernah masuk ke Indonesia untuk mengajukan PK,” ungkapnya.