Diagendakan Kunjungi NTT, Presiden Jokowi Dikawal Darat dan Laut Sejumlah pasukan khusus tengah mengelar simulasi pengamanan Presiden usai apel gelar pasukan persiapan pengamanan kunjungan Presiden Joko Widodo ke NTT. (ANTARA FOTO)

MerahPutih.com - Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa mengatakan jumlah personel yang disiapkan untuk mengamankan kunjungan Presiden Joko Widodo ke NTT mencapai 3.250 personel.

"Jumlah tersebut merupakan personel gabungan baik TNI dan Polri," katanya seperti dilansir Antara, Minggu (7/1).

Komandan berbintang satu tersebut mengatakan, pengamanan tidak hanya dilakukan di darat namun juga di laut dan udara akan disiagakan pengamanan.

Untuk pengamanan di laut, Brigjen TNI Teguh mengatakan pihaknya menyiapkan dua unit KRI karena memang dalam kunjungannya ke NTT kali ini Jokowi akan berkunjung ke Pulau Rote, pulau terselatan dari NKRI.

"Pengamanan di laut juga akan kita lakukan dengan menyiapkan dua unit KRI sebab Pak Presiden juga akan berkunjung ke Rote," katanya.

Teguh yang pernah menjabat sebagai Wadanjen Kopassus itu, juga mengatakan salah satu masalah yang dihadapi di Pulau Timor dan Rote adalah ternak yang berseliweran di jalanan. Hal itu juga akan diantisipasi jika ada rombongan VVIP yang akan lewat.

Ia menambahkan, sesuai informasi yang diterima, Jokowi hanya akan berkunjung ke tiga wilayah di NTT, yakni Kabupaten Kupang untuk meresmikan Bendungan Raknamo, Kota Kupang untuk memberikan sertifikat tanah, serta kunjungan ke Rote untuk bertemu sejumlah relawannya.

Untuk kunjungan ke PLBN Wini Kabupaten Timor Tengah Utara dan PLBN Motamasin Kabupaten Malaka, belum diketahui secara pasti.

"Untuk kedua PLBN belum diketahui. Namun ada kemungkinan peresmian dua PLBN itu akan dilakukan di Kabupaten Kupang, yakni di Bendungan Raknamo," ujar danrem yang juga sebagai Dansatgas Pengamanan VVIP Wilayah NTT tersebut.

Pantauan pewarta Antara usai gelar pasukan, sejumlah pasukan khusus mengelar beberapa simulasi pengamanan VVIP jika terjadi hal-hal yang berkaitan dengan ancam terhadap rombongan VVIP. (*)



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH