Di Tengah Wabah Virus Corona, DPRD Tetap Gelar Pemilihan Wagub DKI Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019). (ANTARA/Andi Firdaus)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta tetap bersikeras untuk menggelar pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta di tengah merebaknya wabah virus corona. Pelaksanaan penetapan pendamping Gubernur Anies direncanakan pada Jumat (27/3) mendatang.

"Jumat besok pemilihan (Wagub DKI Jakarta) pukul 13.00 WIB," kata Wakil Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Basri Basco saat dikonfirmasi, Selasa (24/3).

Baca Juga:

Dibanding Anggota DPR, Jokowi Sebut Tenaga Medis dan ODP Lebih Pantas Dites COVID-19

Baco menjelaskan, alasan pihaknya ngotot menggelar pemilihan pengganti Sandiaga Uno karena kemauan fraksi DPRD DKI. Bahkan, kata dia, dalam kondisi dan situasi wabah COVID-19 ini, Gubernur Anies perlu wakil untuk kerja bareng mengatasinya.

"Berdasarkan permintaan mayoritas fraksi. Jadi permintaan mayoritas fraksi minta ke pimpinan soal pemilihan, pimpinan menyampaikan ke panlih, dengan situasi seperti ini gubernur perlu pendamping," jelas dia.

Panlih Wagub DKI Jakarta. Foto: @PSI_Jakarta
Panlih Wagub DKI Jakarta. Foto: @PSI_Jakarta

Baco mengungkapkan bahwa Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sudah menyetujui pelaksanaan pemilihan wagub DKI tersebut.

"Sudah ada (surat keputusan dari Ketua DPRD DKI). Kita mau bamuskan Hari Kamis, pagi jam 10 dibamuskan, awalnya kamis jam 1 pemilihan, tapi minta diundur ke Jumat," jelasnya.

Untuk pelaksanaannya, Baco menjelaskan, tetap dilakukan di dalam rapat paripurna pemilihan Wagub. Hanya saja dalam rapat itu dibatasi tak boleh lebih dari 200 orang.

"Yang pasti tidak lebih dari 200 orang," jelas politikus Partai Golkar itu.

Baca Juga:

Dampak COVID-19, Seluruh Perayaan Misa Pekan Suci Paskah Disiarkan Live di TV

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk menunda pelaksanaan pemilihan wakil gubernur (wagub) yang sedianya digelar pada Senin 23 Maret kemarin.

Langkah itu diambil lantaran Jakarta sudah menjadi tempat penyebaran atau episenter COVID-19.

"Sehubungan hal tersebut, mengingat kondisi saat ini yang kurang kondusif dan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 maka pelaksanaan rapat paripurna DPRD DKI Jakarta ditunda," tulis surat itu yang ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. (Asp)

Baca Juga:

Kepala Daerah Diminta Tidak Tahan Bantuan APD dari Pemerintah



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH