Di Tengah Pandemi, Kapolri Akui Polarisasi Belum Selesai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Humas Polri)

MerahPutih.com - Kepolisian mengakui jika polarisasi masih terasa dan terus timbul di tengah masyarakat, yang merupakan dampak dari pemilihan kepemimpinan negara. Namun, perbedaan akan selalu ada disetiap perjalanan pergantian kepemimpinan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan, kalau elemen bangsa tidak bersatu maka dikhawatirkan pihak luar akan memanfaatkan kelengahan dan mengambil sumber daya alam.

"Polarisasi ini belum selsai, kita lagi butuh persatuan karena masalah yang kita hadapi ini serius,” jelas mantan Kabareskrim Polri ini.

Baca Juga:

Penangkapan Kapolsek di Bandung Terkait Kasus Narkoba Jadi Tamparan Kapolri

Listyo mengajak elemen pemuda dan mahasiswa khususnya HMI, bersama-sama memberikan edukasi dan sosialilisasi terkait COVID-19 yang tengah melanda, terutama pentingnya menerapkan protokol kesehatan dengan bahasa-bahasa mahasiswa agar lebih efektif dan mudah diterima oleh masyarakat.

“Intinya adalah keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujarnya dalam keteranganya, Jumat (19/2)

Ia mengingatkan, dampak dari pandemi COVID-19 telah berpengaruh terhadap seluruh sendi kehidupan. Saat bangsa Indonesia tengah mengalami masa-masa sulit yakni menghadapi pandemi COVID-19.

"Ini bukan masalah biasa, ini masalah yang luar biasa," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keteranganya, Jumat (19/2).

Situasi pandemi COVID-19, sambung Sigit, tidak hanya berdampak kepada kesehatan melainkan juga perekonomian dan aspek lain. Untuk itu, dibutuhkan persatuan dari seluruh elemen mahasiswa tidak terkecuali pemuda dan mahasiswa.

Kapolri dan Ketua Umum MUI. (Foto: Humas Polri)
Kapolri dan Ketua Umum MUI. (Foto: Humas Polri)

Seperti diketahui, penularan COVID-19 masih terjadi di Tanah Air yang terlihat dari meningkatnya jumlah kasus positif hingga Kamis (18/2). Dalam 24 jam terakhir, data pemerintah menunjukkan terdapat 9.039 kasus baru.

Dengan demikian, Indonesia kini mencatat 1.252.685 kasus COVID-19 selama pandemi hampir berlangsung setahun, terhitung sejak adanya pasien pertama pada 2 Maret 2020. Dari total kasus terkonfirmasi positif COVID-19, sebanyak 1.058.222 pasien telah dinyatakan sembuh sejak awal pandemi.

Selain itu, pemerintah mengumumkan ada 181 pasien yang meninggal selama 17-18 Februari 2021. Dengan demikian, angka kematian akibat COVID-19 totalnya menjadi 33.969 orang.

Baca Juga:

Kapolri Listyo Sigit Pilih Agus Andrianto Jadi Kabareskrim

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BEM UI Kritik Jokowi, Din Syamsuddin: Aneh Kalau Akademikan Kehilangan Daya Kritis
Indonesia
BEM UI Kritik Jokowi, Din Syamsuddin: Aneh Kalau Akademikan Kehilangan Daya Kritis

Maka seyogyanya Rektorat UI tidak menyikapi sikap BEM UI secara represif dan otoriter

Kritik Puan, Demokrat: Anggota DPR Saja Tidak Didengar Apalagi Rakyat
Indonesia
Kritik Puan, Demokrat: Anggota DPR Saja Tidak Didengar Apalagi Rakyat

"Sehingga pertanyaan yang muncul adalah jika anggota DPR saja tidak mau didengar pandangannya, bagaimana Ketua DPR RI mau dengarkan aspirasi dan harapan rakyat ?," ujar Ossy.

Tekan Penyebaran Corona, Pemkot Yogyakarta Tingkatkan Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil
Indonesia
Tekan Penyebaran Corona, Pemkot Yogyakarta Tingkatkan Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil

Pengetatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pencegahan penularan COVID-19 di kalangan bumil.

Polisi Bongkar Pemalsuan Swab Test Catut Nama Halodoc
Indonesia
Polisi Bongkar Pemalsuan Swab Test Catut Nama Halodoc

Pelaku ditangkap oleh polisi di rumahnya kawasan Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa (12/1) kemarin.

KAI Daop 6 Alihkan Perjalanan Kereta Api Imbas Jembatan Putus di Brebes
Indonesia
KAI Daop 6 Alihkan Perjalanan Kereta Api Imbas Jembatan Putus di Brebes

Perjalanan kereta api di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta dialihkan imbas robohnya pilar jembatan antara Stasiun Linggapura-Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Selain Sepakbola, Jakarta International Stadium Bisa Dipakai untuk Konser Musik
Indonesia
Selain Sepakbola, Jakarta International Stadium Bisa Dipakai untuk Konser Musik

JIS tidak hanya menggelar pertandingan sepakbola saja, melainkan juga kegiatan besar lainnya seperti exhibition maupun konser musik

Dianggap Berseteru, Ganjar: Mbak Puan Komandan Tempur Saya
Indonesia
Dianggap Berseteru, Ganjar: Mbak Puan Komandan Tempur Saya

Ganjar menyebut Puan Maharani merupakan sosok yang sangat berjasa bagi dirinya. Dirinya ingat ketika maju sebagai calon Gubernur Jateng pada 2013, namun elektabilitasnya sangat rendah.

22 Terduga Teroris Hingga Barbuk Kotak Amal 'Infaq Anak Yatim' Dibawa ke Jakarta
Indonesia
22 Terduga Teroris Hingga Barbuk Kotak Amal 'Infaq Anak Yatim' Dibawa ke Jakarta

Para terduga teroris diberangkatkan ke Bandara Juanda menggunakan dua bus Polda Jatim

Ide Presiden Tiga Periode Dinilai Zalim, Ketua DPP PKS Kutip Tafsir Islam Ibnu Qayyim
Indonesia
Jaringan GUSDURian Desak Jokowi Kembalikan Independensi KPK
Indonesia
Jaringan GUSDURian Desak Jokowi Kembalikan Independensi KPK

Jaringan GUSDURian juga meminta pemerintah bersikap transparan agar publik tidak curiga tes wawasan kebangsaan itu hanya jadi alat menyingkirkan pegawai KPK yang berintegritas.