Di Tengah Pandemi COVID-19, Jumlah Investor di Jawa Tengah Terus Meningkat Ilustrasi pergerakan saham. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Tengah II mencatat nilai transaksi saham tahun 2021 mencapai sekitar Rp 35 triliun. Transaksi tertinggi terjadi pada Januari dengan nilai mencapai Rp 5,225 triliun.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Jawa Tengah II, M. Wira Adibrata mengatakan, minat masyarakat untuk membeli saham sangat luar biasa. Hal itu dapat dilihat dari transaksi saham tahun 2021 mencapai sekitar Rp 35 triliun.

Baca Juga

Imbas Kasus Jiwasraya, Pemegang Saham PT Hanson Diminta Lapor Ombudsman

"Transaksi saham dari data iama tertinggi terjadi pada Januari dengan nilai mencapai Rp 5,225 triliun," ujar Wira, Minggu (20/2).

Dikatakannya, pada Februari, mengalami penurunan, yakni menjadi sekitar Rp 3,736 triliun. Di sisi lain, jumlah investor di Jateng juga terus meningkat meski masih di tengah pandemi COVID-19.

"Transaksi saham pada Mei hanya mencapai Rp 1,7 triliun. Penurunan disebabkan beberapa faktor," kata dia.

Baca Juga

Saksi Sebut PT Tricore Ikut Bermain Saham Asabri

Menurut Wira, pergerakan jumlah transaksi tersebut sedikit banyak juga dipengaruhi kondisi pandemi COVID-19. Alhasil, pada Februari 2021 turun sampai pertengahan tahun dan mulai naik lagi sampai saat ini.

"Untuk jumlah investor pada 2021 terus mengalami pertambahan setiap bulan. Jika pada Januari 2021 sebanyak 44.383 investor, di bulan berikutnya menjadi 47.045 investor," kata dia.

Pada Desember 2021, kata dia, tercatat ada 74.885 investor. Melihat data tersebut,jumlah investor tumbuh hingga 86 persen dibandingkan 2020 yang berjumlah 40.194 investor.

"Dari jumlah investor yang ada, 65 persen di antaranya merupakan usia milenial," kata dia.

Ia mengatakan keberadaan galeri investasi di kampus-kampus juga berkontribusi untuk menciptakan investor-investor baru. Pihaknya memprediksi transaksi saham tahun ini akan meningkat. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Saham Perusahaan Material Kanada Melambung Akibat Facebook Ganti Nama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rusia-Ukraina Lakukan Perundingan Tatap Muka di Turki, Terlihat Ada Abramovich
Dunia
Rusia-Ukraina Lakukan Perundingan Tatap Muka di Turki, Terlihat Ada Abramovich

Negosiator dari Rusia dan Ukraina pada Selasa (29/3), melakukan perundingan secara tatap muka di Istanbul, Turki.

RUU TPKS Resmi Jadi RUU Inisiatif DPR
Indonesia
RUU TPKS Resmi Jadi RUU Inisiatif DPR

Dari sembilan fraksi, hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tetap menolak pengesahan RUU TPKS

Putin Nyatakan Belum Saatnya Gencatan Senjata
Dunia
Putin Nyatakan Belum Saatnya Gencatan Senjata

Kondisi saat ini menyebabkan gencatan senjata belum saatnya dilakukan di Ukraina.

Legislator PKS: Keamanan Siber di Indonesia Mengkhawatirkan
Indonesia
Legislator PKS: Keamanan Siber di Indonesia Mengkhawatirkan

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta menegaskan, kasus kebocoran data ini menunjukkan kondisi keamanan siber di Indonesia sudah pada tingkatan sangat mengkhawatirkan.

Pimpinan Komisi III Setuju Koruptor Dihukum Mati, Asal...
Indonesia
Pimpinan Komisi III Setuju Koruptor Dihukum Mati, Asal...

Hal yang penting juga adalah efektif atau tidaknya hukuman mati

KPK Minta Andi Arief Kooperatif
Indonesia
KPK Minta Andi Arief Kooperatif

omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemanggilan pemeriksaan terhadap Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief sesuai dengan kebutuhan penyidikan.

Viral Nurhayati Tersangka, Kabareskrim Perintahkan Polres Cirebon Terbitkan SP3
Indonesia
Viral Nurhayati Tersangka, Kabareskrim Perintahkan Polres Cirebon Terbitkan SP3

Rekomendasi Bareskrim merujuk hasil gelar perkara tersangka Nurhayati yang berlangsung Jumat (25/2).

Sopir Truk Maut Pertamina Mengaku Rem Tak Berfungsi
Indonesia
Sopir Truk Maut Pertamina Mengaku Rem Tak Berfungsi

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan menuturkan, dari pengakuan S, rem truk itu tidak berfungsi.

Anggota DPR Agung Widyantoro Tepis Kabar Ditangkap Polisi karena Narkoba
Indonesia
Anggota DPR Agung Widyantoro Tepis Kabar Ditangkap Polisi karena Narkoba

Anggota Komisi II DPR RI Agung Widyantoro dikabarkan ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Barat karena terlibat kasus narkoba pada Jumat (7/4) dini hari.

[HOAKS atau FAKTA] Minum Boba Menyebabkan Usus Buntu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Minum Boba Menyebabkan Usus Buntu

Beredar informasi di Facebook, diklaim merupakan hasil dari operasi usus buntu, karena banyaknya boba yang tersumbat hingga tidak bisa dicerna.