Di Tengah Pandemi Corona, Kamu Tetap Bisa Lakukan ‘Earth Hour 2020’ #dirumahaja! Yuk ikut kampanye 'earth Hour' untuk bumi yang lebih baik (Foto Instagram@ehindonesia)

SETIAP tahunnya, seluruh orang di dunia mengikuti gerakan ‘Earth Hour’ untuk menunjukkan cinta kepada bumi. Dimulai sejak tahun 2007, kampanye mematikan listrik serantak selama satu jam ini dilakukan tiap hari sabtu terakhir pada bulan Maret untuk menyambut hari Bumi pada bulan April.

Baca juga: Bosan Dirumah? Yuk Dengarkan Tiga Album Terbaik Awal 2020 Ini

Meski sedang pandemi COVID-19 dan membuat orang tetap #dirumahaja, perayaan Earth Hour tetap bisa berlangsung secara virtual. Dilansir dari laman WWF Indonesia, berikut informasi seputar ‘Earth Hour 2020’.

1. Di Rumah Aja

Indonesia bersama 180 negara lain kembali melakukan gerakan ‘Earth Hour’. Bedanya, tahun ini kegiatannya disebut ‘Earth Hour di Rumah’. Mengapa di rumah?

Pasalnya seperti, kamu tahu pandemi corona sedang terjadi hampir di seluruh belahan dunia. Tak heran, pihak WWF memutuskan melakukan aksi ini secara ‘online’ serentak di 33 kota Indonesia melalui Instagram Live pada akun @ehindonesia.

Jadi, tanpa keluar rumah pun kamu bisa aktif mengikuti kampanye ini bersama dengan semua orang di Indonesia, bahkan dunia.

Jangan lupa 'Earth Hour’ tahun ini akan diadakan nanti malam pukul 20:30 sampai 21:30 waktu setempat.

Nah ‘Earth Hour 2020’ difokuskan pada pentingnya menekan penurunan keanekaragaman hayati demi kesehatan bumi dan semua makhluk hidup. Kamu bisa kok jadi pahlawan buat bumi dengan cukup mematikan lampu atau alat elektronik enggak dipakai selama satu jam saja. Usaha sederhanamu ini akan sangat berpengaruh terharap kelangsungan bumi lho. Jadi pastikan kamu melakukannya ya!


2. Voice For The Planet'

Earth Hour
Jumlah orang yang sudah memberi suaranya melalui gerakan 'Voice For The Planet' (Foto wwf.id)

Pihak WWF membuat gerakan baru untuk ‘Earth Hour’ tahun ini. Selain melakukan ‘switch off’, kamu juga bisa menyuarakan harapan dan komitmenmu tentang isu lingkungan dalam ‘Voice For The Planet’. Kamu juga bisa melakukan pengumpulan suara secara ‘online’ lewat https://www.wwf.id/voice-planet

Melalui pengumpulan suara ini kamu dapat memilih satu atau beberapa isu sangat mendesak, di antaranya sampah plastik, transportasi dan energi, satwa liar dan hutan, serta air dan pangan.

Harapannya, pengumpulan suara 'Voice For The Planet' ini akan menjadi dasar serta fokus kerja bagi pemimpin negara, pembuat keputusan, pemimpin perusahaan, lembaga, serta organisasi dalam merespon berbagai isu lingkungan.

Jadi tunggu apalagi? Ayo berikan suaramu untuk melindungi bumi agar bisa memberi masa depan lebih lestari.

Baca juga: Waspada Gaslighting, Taktik manipulatif untuk Memutarbalikkan Fakta

3. Mengapa 'Earth Hour' penting di tengah isu corona?

Earth Hour
Adanya pandemi corona semakin memperkuat alasan kita untuk melakukan aksi ini (Foto Instagram@ehindonesia)

Di tengah mewabahnya virus corona ini, justru gerakan dan kampanye ‘Earth Hour’ jadi sangat penting. Aturan untuk tetap tinggal di dalam rumah pasti membuat pemakaian listrikmu semakin meningkat pesat, bukan?

Bagaimana tidak, kamu akhirnya harus berada di dalam rumah 24 jam dalam 7 hari. Pasti semakin boros deh penggunaan listriknya. Makanya hal ini justru memperkuat alasan bagi semua pihak untuk mematikan listrik selama satu jam nanti malam.

CEO WWF-Indonesia, Lukas Adhyakso juga mengingatkan arti penting 'Earth Hour' pada masa pandemi corona. "Selain terus berjuang bersama tenaga kesehatan untuk melawan Covid-19 ini, kita juga wajib memaknai musibah ini sebagai pengingat bahwa ketidakseimbangan dan kesehatan bumi kita sudah dalam kondisi sangat memprihatinkan".

Pihak WWF berharap melalui partisipasi masyarakat dalam kegiatan 'Earth Hour' dan 'Voice For The Planet' ini bisa mendukung kesehatan dan kelestarian bumi serta kesejahteraan semua makhluk hidup. (sam)

Baca juga: MV Terbaru Dua Lipa "Break My Heart " Bernuansa Retro dan Colorful


Tags Artikel Ini

Yudi Anugrah Nugroho