Di Pulau ini Perempuan Berkuasa Penuh, Prianya ke Mana? Perempuan-perempuan di Kihnu, Estonia. (Foto: documentarytube.com)

KIHNU adalah pulau kecil di Estonia. Meski pulaunya kecil, bagian dari Kihnu Parish ini masuk dalam jajaran tujuh pulau terbesar di Teluk Riga.

Menurut documentarytube.com, hanya ada empat desa di Kihnu, yaitu Saare, Lemsi, Rootsikula, dan Linakula. Jumlah penduduknya pun sedikit, cuma 604 orang. Bukan besar kecilnya pulau atau sedikitnya jumlah penduduk Kihnu yang bakal membuat Anda melongo. Tapi, soal dominasi perempuan.

Di pulau seluas 16,4 kilometer persegi ini perempuan lebih berkuasa dibandingkan pria. Mereka bahkan memiliki kekuasaan absolut.

Alasan mengapa banyak perempuan yang menjadi pemimpin di pulau ini simpel. Zaman dahulu kala, pria-pria di Kihnu melaut. Saat melaut, mereka bisa meninggalkan istri dan anak selama empat bulan.

Kala ditinggal suami, instink bertahan hidup perempuan-perempuan Kihnu pun berjalan. Mereka mengambil alih kendali di pulau dan menjalankan roda pemerintahan di Kihnu sebaik mungkin.

Di Kihnu, budaya tradisional masih kental. Perempuan, lagi-lagi, memegang peran penting dalam melestarikan budaya tradisional. Hingga saat ini pelajar masih diajari musik tradisional dan dialek Kihnu di sekolah.

Perempuan-perempuan Kihnu juga bangga mengenakan busana tradisional. Orang biasanya berkumpul di pusat komunitas. Lalu bersama-sama mengunjungi museum, dansa dan menyanyikan lagu tradisional. Tetap terjaganya budaya tradisional di Kihnu, UNESCO memasukkan budaya Kihnu sebagai warisan budaya tak benda.

Keren, ya? Jadi penasaran ingin melancong ke sana, enggak? (*)

Simak pula artikel Gita Gutawa Memaknai 'Memang Kenapa Bila Aku Perempuan'.

Kredit : rina

Tags Artikel Ini

Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH