Di Pasar Gelap, Anakan Elang Bondol Dijual Hingga Rp 4 Juta Seekor elang bondol (Haliastur indus) terbang di kawasan pesisir Kuala Tungkal, Tanjungjabung Barat, Jambi, Selasa (28/5) ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Merahputih.com - Komunitas pecinta satwa Jakarta Animal Aid Network (JAAN) mengungkap pelaku pasar gelap memperdagangkan seekor anak Elang Bondol seharga Rp2 juta hingga Rp4 juta.

"Harganya bervariasi tergantung kualitas indukannya. Elang jenis Bondol ini sangat diminati," kata Ketua JAAN, Benfika, di Jakarta, Minggu (18/8).

Baca Juga: Pemprov DKI Bakal Benahi Transportasi di Pulau Seribu

Menurut dia pelaku pasar gelap hanya menawarkan anakan seukuran 10-15 centimeter kepada konsumen yang hobi burung.

Tingginya minat pasar terhadap burung yang memasuki fase 'least concern' berdasarkan International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) itu dikarenakan perilaku yang mudah dilatih.

"Elang sangat diminati karena mudah dilatih, dan cepat jinaknya," kata Ben.

Elang Bondol (http://jakarta-tourism.go.id)

Sebelumnya, sebagaimana dikutip Antara, JAAN menyatakan bahwa populasi Elang Bondol di Kabupaten Kepulauan Seribu tersisa tidak kurang dari 18 ekor hingga tahun 2014.

"Itu riset terakhir kita di 2014, di beberapa pulau dari total 87 pulau yang ada," kata Benfika.

Baca Juga: Anies Sebut Ikan Nelayan Pulau Seribu Mati Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina

Populasi Elang bernama ilmiah 'haliastur indus' itu terdeteksi tim JAAN berada di Pulau Kotok, Pulau Penjaliran, dan Pulau Rambut. Ben mengungkapkan hewan yang menjadi maskot Pemprov DKI Jakarta itu dipastikan sudah tidak tampak di wilayah perkotaan. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH