Sains
Di Masa Lalu, Paus Punya Empat Kaki Ilustrasi Peregocetus pacificus. (Foto: Alberto Gennari, albertogennari68.blogspot.com)

TAK terbayangkan. Mamalia terbesar di laut ternyata punya empat kaki di masa lalu. Para ahli paleontologi, seperti dilansir CNN, pertama kali menemukan kerangka makhluk purba ini di India dan Pakistan. Namun, kerangka lain ditemukan lagi pada 2011 di Peru oleh Mario Urbina dan timnya. Temuan lanjutan itu menunjukkan banyak informasi baru yang mengejutkan.

"Ini adalah catatan tidak terbantahkan kerangka paus berkaki empat pertama di seluruh Samudra Pasifik," kata Olivier Lambert, salah seorang penulis studi dalam siaran pers. Para peneliti menemukan fosil hampir semua bagian dari sang makhluk purba itu. "Hampir merupakan spesimen yang lengkap, sebuah penemuan yang tidak disangka," kata Rodolfo Salas-Gismondi, seorang ahli paleontologi yang terlibat dalam penelitian, kepada Los Angeles Times.

BACA JUGA:

Sisi Kanan Lumba-Lumba Dominan Seperti Manusia

Hasil studi dipublikasikan di jurnal Current Biology. Makhluk temuan itu dinamakan Peregocetus pacificus yang berarti 'paus pengembara yang mencapai Pasifik'. Nama itu merepresentasikan usaha ilmuwan selama ini untuk mencari tahu bagaimana paus purba bermigrasi dari Mediterania ke Atlantik dan akhirnya ke Dunia Baru.

paus
Paus saat ini sangat berbeda dengan paus purba. (Foto: unsplash @thkelley)

CNN melaporkan ilmuwan telah lama mengetahui bahwa bentuk badan paus berubah seiring tahun. Hal itu membuat mereka beradaptasi dengan kehidupan di laut. Namun, mereka tidak mengetahui bagaimana paus bisa berpindah dari Asia Selatan ke Amerika Selatan. Alasannya, paus purba tidak aerodinamis seperti paus saat ini.

Peregocetus, lapor Business Insider, memiliki empat kaki, jari kaki memanjang yang amat mungkin berselaput, gigi tajam, dan bahkan mungkin berbulu. Secara sekilas, Peregocetus terlihat seperti seekor berang-berang atau platipus. Namun, nyatanya itu merupakan paus purba sepanjang 13 kaki yang hidup sekitar 42,6 juta tahun yang lalu.

Ciri-ciri itu menunjukkan paus purba dapat berjalan di daratan. Tidak hanya bisa berjalan di darat, ekor dan kaki yang berselaput menunjukkan Peregocetus juga dapat berenang dengan baik, sama seperti berang-berang zaman modern. Lambert dan rekan-rekannya mengategorikan makhluk itu sebagai amfibi.

paus purba
Tulang-tulang yang ditemukan. (Oliver Lambert, Et. al, Current Biology)

Walau begitu, Lambert mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa meski memiliki empat kaki, ia berpendapat paus itu tidak pandai berjalan dan tentunya tidak pandai berlari. Amat mungkin Peregocetus makan dan bertahan di air dan hanya ke daratan untuk kawin dan melahirkan.

Karena paus purba memiliki jari kaki panjang yang amat mungkin berselaput, peneliti berasumsi mungkin begitulah cara mereka melintasi Samudra Atlantik. Dari Amerika Selatan, mereka mungkin juga bermigrasi ke Amerika Utara.

paus purba
Peneliti ingin menemukan ujung ekor dan kerangka kepalanya. (Oliver Lambert, Et. al, Current Biology)

Hal itu berarti para Peregocetus harus menghabiskan banyak waktu mereka di lautan. Lambert mengatakan pau purba menghabiskan lebih banyak waktu berenang sehingga akhirnya beradaptasi dan tidur di laut. Secara bertahap, mereka kehilangan kaki belakang yang mengganggu gerakan berenang yang bergantung pada gerakan ekor.

CNN menyebut peneliti berasumsi mereka tidak sepenuhnya menjadi binatang laut hingga sekitar 12 juta tahun setelah hidup di Bumi.

Walau penemuan ini fantastis, peneliti mengatakan masih diperlukan banyak informasi lain. Peneliti akan terus mencari fosil-fosil lain di Peru. "Akan lebih baik jika bisa menemukan kerangka kepala dan ujung ekor Peregocetus," ujar Lambert.(Lev)

BACA JUGA:

Santan Bantu Percantik Rambut

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selalu Sedia Kotak Pertolongan Pertama di Rumah saat PSBB
Fun
Selalu Sedia Kotak Pertolongan Pertama di Rumah saat PSBB

Kamu bisa mengalami luka ringan saat di rumah.

Dunia Fesyen Berani Tampil Beda dan Tepis Stereotipe Gender
Fashion
Dunia Fesyen Berani Tampil Beda dan Tepis Stereotipe Gender

Konsep genderless telah memasuki dunia fesyen sejak abad ke-20.

Doa 'Serta Mulia' pada Single Terbaru Sal Priadi
ShowBiz
Doa 'Serta Mulia' pada Single Terbaru Sal Priadi

Single baru Sal Priadi merayakan momen-momen penting dalam hubungan asmara.

Cara Baru Berpetualang di Rumah dengan Peta Dunia Lego
Fun
Cara Baru Berpetualang di Rumah dengan Peta Dunia Lego

Selain digunakan untuk menghabiskan waktu dan menjadi karya seni di rumah, pelancong bisa ...

Mercedes akan Hadirkan Sejumlah Mobil Listrik Baru
Fun
Mercedes akan Hadirkan Sejumlah Mobil Listrik Baru

Mobil Listrik dari Mercedes Benz akan segera meluncur di tahun 2021

Benarkah Game 'New World' Bisa Merusak RTX 3090?
Fun
Benarkah Game 'New World' Bisa Merusak RTX 3090?

Beberapa pengguna RTX 3090 mengeluhkan kerusakan setelah memainkan New World.

Pertama Kalinya, Daya Magnet Diaktifkan Menggunakan Listrik dengan Bahan Non-Magnetik
Fun
Pertama Kalinya, Daya Magnet Diaktifkan Menggunakan Listrik dengan Bahan Non-Magnetik

Penemuan ini menjadi langkah menuju pembuatan komponen elektronik dari bahan umum.

Manisnya Hyeri Girl's Day 'Pasang Badan' untuk Rose BLACKPINK
ShowBiz
Manisnya Hyeri Girl's Day 'Pasang Badan' untuk Rose BLACKPINK

Bisa dikatakan bahwa persahabatan mereka salah satu yang termanis di industri hiburan Korea.

EVOS Didukung Generasi 125
Fun
EVOS Didukung Generasi 125

Dukungan ini bertujuan untuk memajukan industri esports di Indonesia.

'Hantaman' Pandemi COVID-19 Tak Menyurutkan Daya Beli Konsumen Indonesia
Fun
'Hantaman' Pandemi COVID-19 Tak Menyurutkan Daya Beli Konsumen Indonesia

Di tengah pandemi COVID-19, Daya Beli Konsumen Indonesia Masih Kuat