Di Kantor Anies, Biduan Curhat Lego Barangnya Gegara Organ Tunggal Dilarang Puluhan massa yang tergabung dalam Komunitas Pekerja Seni (KPS) Jakarta mengepung Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (23/7) (MP/Asropih)

Merahputih.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Komunitas Pekerja Seni (KPS) Jakarta mengepung Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (23/7) Sore.

Mereka yang hadir dalam aksi demo itu berprofesi sebagai pekerja seni musik dangdut organ tunggal, musik restoran, penyewa sound sistem dan jasa rias.

Baca Juga:

Jaga Jarak Sosial, Bar Ini Pasang Pagar Listrik

Kedatangan mereka ke kantor Gubernur untuk menuntut Anies Baswedan membolehkan kembali kegiatan pekerja seni musik acara nikahan dan cafe.

"Kelangsungan bermusik dan hidup pekerja seni di tengah pandemi harus bisa di jamin," kata Koordinator KPS Jakarta, Asep Awal di lokasi, Kamis (23/7).

Ia pun mengaku bingung dengan kebijakan Pemprov DKI yang hingga kini belum mengizinkan seni musik mencari nafkah lagi untuk kebutuhan sehari-hari.

Puluhan massa yang tergabung dalam Komunitas Pekerja Seni (KPS) Jakarta mengepung Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (23/7) (MP/Asropih)

Padahal Pemprov DKI telah perpanjang PSBB transisi dengan memperbolehkan sektok lain seperti perkantoran dan pusat belanja beroperasi.

"Kelompok masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari seni musik belum jelas nasibnya," paparnya.

Salah satu massa aksi yang juga seorang Biduan, Ria Anjani mengaku, sudah 5 bulan tidak manggung selama pandemi corona. Dengan begitu dirinya tak mendapatkan penghasilan dari pekerjaanya yang dihentikan dahulu oleh pemerintah itu.

Baca Juga:

Motor Listrik Ramah Lingkungan Ini Memiliki Komponen Nanas dan Biji Rami

Ria mengaku, selama tidak mendapat job manggung, semua barang-barang pribadinya sudah dijual. Menurutnya, hal itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sudah 5 bulan (tidak manggung)," ujar Ria di depan Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (23/7). (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi COVID-19 Bakal Bikin Orang Berani Belanja
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Bakal Bikin Orang Berani Belanja

Pemerintah telah melakukan persiapan vaksinasi COVID-19 dengan melakukan simulasi vaksinasi di Puskesmas yang ditinju langsung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Jawa Barat.

Usai Dapat Penghargaan, Fahri Singgung Persatuan dan Kebersamaan
Indonesia
Usai Dapat Penghargaan, Fahri Singgung Persatuan dan Kebersamaan

Ada delapan kelompok penerima bintang tanda jasa dalam rangka HUT ke-75 RI

Alasan MRT Jakarta Pilih Ancol Barat Jadi Depo MRT 2B
Indonesia
Alasan MRT Jakarta Pilih Ancol Barat Jadi Depo MRT 2B

Secara teknis dan kajian dari para ahli, kata William, lokasi Ancol Barat lebih efisien dari sisi pembiayaan maupun dari sisi lingkungan.

Modus Pemudik Kelabui Petugas, Bersembunyi di Kontainer hingga Truk Barang
Indonesia
Modus Pemudik Kelabui Petugas, Bersembunyi di Kontainer hingga Truk Barang

Pemudik harus menahan diri daripada membahayakan diri sendiri dan keluarga di kampung halaman.

Simpatisan yang Suplai Logistik ke Kelompok MIT Diburu Satgas Madago Raya
Indonesia
Simpatisan yang Suplai Logistik ke Kelompok MIT Diburu Satgas Madago Raya

Penyisiran dilakukan setelah Satgas terlibat Kontak tembak dengan kelompok MIT

Djoko Tjandra Kabur, ICW Desak Jokowi Evaluasi Kinerja Intelijen
Indonesia
Djoko Tjandra Kabur, ICW Desak Jokowi Evaluasi Kinerja Intelijen

BIN sempat memulangkan dua buronan kasus korupsi

547 Industri Makanan di Cirebon Kantongi Sertifikat Halal
Indonesia
547 Industri Makanan di Cirebon Kantongi Sertifikat Halal

Fasilitasi sertifikasi halal secara kolektif oleh Pemkab Indramayu, akan lebih mudah dilakukan bila dibandingkan dengan pengajuan sendiri oleh para pelaku IKM.

666 Rumah Mati Lampu Akibat Banjir DKI Jumat Pagi
Indonesia
666 Rumah Mati Lampu Akibat Banjir DKI Jumat Pagi

pasokan listrik menuju 666 rumah pelanggan hingga pukul 09.00 WIB masih dilaporkan padam.

[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Relawan Vaksin COVID-19 yang Jadi Plonga-plongo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Relawan Vaksin COVID-19 yang Jadi Plonga-plongo

Akun Kim Joong-Un Juga menambahkan narasi pada unggahannya tersebut yang berbunyi, sebagai berikut: “Waduh Menular…”

Penjelasan Polisi soal Kasus Raffi Ahmad, Lanjut atau Tidak?
Indonesia
Penjelasan Polisi soal Kasus Raffi Ahmad, Lanjut atau Tidak?

Polisi memastikan kerumunan acara ulang tahun Ricardo Gelael, ayah dari Sean Gelael yang dihadiri presenter Raffi Ahmad tidak melanggar protokol kesehatan.