Di Jakarta Tempat Karaoke Sudah Bisa Beroperasi Karaoke. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memperbolehkan tempat karaoke beroperasi dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Hal ini diketahui berdasarkan Surat Edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Nomor 291/SE/2021 tentang Panduan Penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi Dan Penerapan Protokol kesehatan Dalam Rangka Uji Coba Pembukaan Usaha Karaoke Keluarga Masa PPKM Level 1 di Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga:

DKI Jakarta PPKM Level 1, Waktu Operasional MRT Diubah

Dalam aturan itu, terdapat 62 tempat karaoke di ibu kota yang akan ikut serta dalam uji coba pembukaan karaoke. Uji coba sudah dimulai dari 2 sampai 15 November 2021.

Karoke yang diizinkan dibuka, sudah lolos penilaian protokol kesehatan yang dilakukan tim gabungan beberapa waktu lalu. 62 tempat yang terlampir dalam surat itu merupakaan tempat karaoke kenamaan seperti Inul Vizta, Masterpiece, NAV, dan lainnya.

Kepala Disparekraf DKI, Andhika Permata mengatakan, bagi pengelola usaha karaoke yang belum mengajukan pembukaan kembali, dapat mengajukan permohonan kepada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam SE Kadisparekraf Nomor 64/SE/2021," kata Andhika, Jumat (5/2).

Nantinya, ucap Andhika, selama beroperasi tempat karaoke harus terhubung dengan jaringan Aplikasi Pedulilindungi untuk memeriksa status vaksinasi pengunjung.

Karaoke. (Foto: Traveloka)
Karaoke. (Foto: Traveloka)

"Diwajibkan kepada para pemilik/pengelola usaha karaoke keluarga untuk mendaftarkan QR Code aplikasi Peduli Lindungi melalui Asosiasi Pengusaha Rumah Bernyanyi Keluarga Indonesia (APERKI)," katanya.

Selain itu, ada pembatasan kapasitas di masa uji coba ini. Maksimal tempat karaoke hanya boleh menerima 25 persen pengunjung dari kapasitas yang ada.

"Penggunaan ruang bernyanyi (room) dibatasi maksimal 50 persen yang dapat beroperasi dari jumlah ruangan yang tersedia," tutup Andhika. (Asp)

Baca Juga:

DKI PPKM Level 1, Anies: Tidak Lepas dari Kerja Kolosal Kita

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Jakarta Masih Buang Air Besar di Kali, Solusi Pemprov Cari Donatur
Indonesia
Warga Jakarta Masih Buang Air Besar di Kali, Solusi Pemprov Cari Donatur

Tercatat 406 kepala keluarga (KK) di lima Kelurahan Ciracas Jakarta Timur masih sembarangan membuang limbah tinja.

 Putin Ingatkan Finlandia Tidak Bergabung Dengan NATO
Dunia
Putin Ingatkan Finlandia Tidak Bergabung Dengan NATO

Pemerintah Rusia menggambarkan niat itu sebagai ancaman keamanan yang membuatnya harus mengambil tindakan. Tidak disebutkan tindakan seperti apa yang dimaksud.

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pedagang Kaki Lima dan Nelayan Dapat Rp 600 Ribu
Indonesia
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pedagang Kaki Lima dan Nelayan Dapat Rp 600 Ribu

BT-PKLWN 2022 ini secara spesifik menyasar 212 kabupaten dan kota yang masuk dalam Roadmap Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0 persen di tahun 2024.

Mahfud MD soal PeduliLindungi: Indonesia Lebih Baik dari AS Terkait COVID-19
Indonesia
Mahfud MD soal PeduliLindungi: Indonesia Lebih Baik dari AS Terkait COVID-19

"Nyatanya kita berhasil mengatasi COVID-19 lebih baik dari AS," sambungnya.

Lelang Proyek Ditutup, Jakpro Pede Sirkuit Formula E Kelar April
Indonesia
Lelang Proyek Ditutup, Jakpro Pede Sirkuit Formula E Kelar April

Lokasi rute gelaran yang diberi nama Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) ini memiliki panjang lintasan 2,4 kilometer dengan 18 tikungan

Puan di Depan Kader PDIP Boyolali: Jangan Ikut Ambil Keputusan Sendiri, Itu Sesat
Indonesia
Puan di Depan Kader PDIP Boyolali: Jangan Ikut Ambil Keputusan Sendiri, Itu Sesat

“Kita tunggu perintah ketua umum mau dibawa kemana 2024. Jangan ikut-ikutan ambil keputusan sendiri sendiri. Itu bikin sesat, bikin terpecah belah. Semua orang ingin kita terpecah belah dan kalah,” ungkapnya.

Masa Karantina Diperpanjang Jadi 10 Hari, Satgas COVID-19 Minta Warga Mengerti
Indonesia
Masa Karantina Diperpanjang Jadi 10 Hari, Satgas COVID-19 Minta Warga Mengerti

"Mohon pengertian dari seluruh masyarakat bahwa keputusan ini didasarkan karena peningkatan upaya proteksi Indonesia dari importasi kasus," ujar Wiku mengatakan, dalam konferensi pers secara virtual, pada Kamis (2/12).

Karyawan Milenial BUMN Kini Tidak Perlu Pensiun Saat Diangkat Jadi Direksi
Indonesia
Karyawan Milenial BUMN Kini Tidak Perlu Pensiun Saat Diangkat Jadi Direksi

Aturan anyar atau PP No. 23/2022 , telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 8 Juni 2022.

Anies: Konsistensi Rawat Lingkungan Hidup Harus Jadi Budaya, Bukan Hanya Slogan
Indonesia
Anies: Konsistensi Rawat Lingkungan Hidup Harus Jadi Budaya, Bukan Hanya Slogan

“Bapak/Ibu semua adalah garda terdepan, konsistensi merawat lingkungan hidup harus menjadi budaya, bukan hanya slogan. Budaya itu terdiri dari beberapa fase, diajarkan, didisiplinkan, hingga menjadi kebiasaan," paparnya.

AHY Ingatkan Sejarah Reformasi 98 Ketika Pemimpin Lupa Turun Takhta
Indonesia
AHY Ingatkan Sejarah Reformasi 98 Ketika Pemimpin Lupa Turun Takhta

Imbauan AHY terkait wacana penundaan pemilu 2024 yang belakangan mulai ramai.