Di Gunung Kidul, Dari 30 Unit Sistem Peringatan Dini Cuma 10 Yang Berfungsi Longsor di Gunung Kidul. (Foto: BPBD)

MerahPutih.com - Bencana tanah longsor dan banjir mengintai Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo di Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga pun, diminta untuk peka dengan tanda-tanda alam sebelum tanah longsor dan banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Edy Basuki menjelaskan, warga yang tinggal dilokasi zona merah atau rawan bencana wajib bersiaga saat hujan deras turun selama berjam-jam.

Baca Juga:

Dampak Bencana Alam Sampai Agustus 2021 Bikin 5,8 Juta Jiwa Menderita

"Bila terjadi intensitas hujan tinggi dalam waktu lama, silakan mengungsi ke tempat yang aman," tegas Edy di Gunungkidul Yogyakarta, Selasa (2/11).

Daerah yang berpotensi tinggi terjadi tanah longsor berada dikawasan Patuk Ngawen, Gedangsari, Nglipar dan Semin.

Pihaknya telah memasang sedikitnya 30 unit sistem peringatan dini (EWS) di wilayah yang berpotensi tinggi terjadinya tanah longsor. Namun saat ini tinggal 10 unit yang masih berfungsi.

Edy melanjutkan, kerusakan EWS disebabkan sejumlah faktor karena sudah lama, kurangnya perawatan jadi pemicu. Namun pihaknya tidak memiliki wewenang apalagi anggaran untuk melakukan perawatan.

Longsor di Gunung Kidul. (Foto: BPBD)
Longsor di Gunung Kidul. (Foto: BPBD)

"Perawatan EWS dan sebagainya sudah kami serahkan ke desa karena sudah jadi aset mereka. Kami berharap desa menganggarkan untuk perawatan alat dan penanganan bencana," katanya.

Wilayah yang berpotensi terjadi banjir terjadi di Sungai Oya dan Ngalang. Juga di wilayah Saptosari, Semanu, Purwosari, Tanjungsari, Tepus dan Girisubo.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPB Kulon Progo Joko Satyo Agus Nahrowi mengatakan wilayah yang berpotensi terjadi bencana tanah longsor ada di Kecamatan Kokap, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang, sebagian Pengasih dan sebagian Nanggulan.

Selanjutnya, wilayah yang berpotensi terjadi bencana banjir, meliputi Temon, Wates, Panjatan, Galur, Lendah, dan Sentolo. Wates, dan Panjatan karena adanya potensi luapan Sungai Serang, sedangkan Temon ada Sungai Bogowonto.

"Untuk mewaspadai cuaca ekstrem La Nina, kami akan segera melakukan komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dan relawan untuk membahas segala kemungkinan bencana dan cara mengatasi dan koordinasinya," kata Joko.

Pihaknya juga akan mempersiapkan peralatan dan alat berat untuk melakukan perbaikan jalur evakuasi untuk mempermudah evakuasi bila terjadi bencana banjir dan tanah longsor. (Patricia Vicka/ Yogyakarta)

Baca Juga:

Bencana Hidrometeorologi Mengintai Wilayah Yogyakarta, BMKG Imbau Warga Waspada

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Diizinkan Mundur dari Wantimpres, Mardiono Justru Dapat Tugas Khusus dari Jokowi
Indonesia
Tak Diizinkan Mundur dari Wantimpres, Mardiono Justru Dapat Tugas Khusus dari Jokowi

Salah satu pekerjaan yang diminta Jwanokowi yaitu kajian mengenai para penduduk desa yang mengalami ekonomi biaya tinggi.

M Taufik Jelaskan Proses Penganggaran Tanah di Pulo Gebang ke KPK
Indonesia
M Taufik Jelaskan Proses Penganggaran Tanah di Pulo Gebang ke KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik.

Ketua KPK Firli Bahuri Diminta Islah dengan Novel Baswedan Cs
Indonesia
Ketua KPK Firli Bahuri Diminta Islah dengan Novel Baswedan Cs

Islah ini semestinya dimulai dan diinisiasi oleh Bapak Firli Bahuri

Pemprov DKI Percepat Penyediaan Hunian Terjangkau bagi Masyarakat
Indonesia
Pemprov DKI Percepat Penyediaan Hunian Terjangkau bagi Masyarakat

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Sertifikat Kepemilikan Bangunan dan Gedung Satuan Rumah Susun (SKBG Sarusun).

 Suhu di Bandung Akan Lebih Dingin di April Ini
Indonesia
Suhu di Bandung Akan Lebih Dingin di April Ini

Perubahan cuaca yang dinamis juga patut diwaspadai karena dapat menyebabkan menurunnya stamina atau imunitas tubuh.

Jokowi Hadiri Pertemuan Dunia Kurangi Bencana di Bali
Indonesia
Jokowi Hadiri Pertemuan Dunia Kurangi Bencana di Bali

Presiden diagendakan melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Zambia W.K. Mutale Nalumango.

Polisi Tidak Ingin Buru-buru Simpulkan Penggunaan Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan
Indonesia
Polisi Tidak Ingin Buru-buru Simpulkan Penggunaan Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan

Tragedi ini dikabakarkan telah merenggut 130 nyawa versi Kementerian Koordinator Manusia dan Kebudayaan. Sedangkan BPBD Jawa Timur mencatat 174 korban jiwa per Minggu (2/10)

Tugas Tim Pencari Fakta Gangguan Ginjal Akut yang Dibentuk BPKN
Indonesia
Tugas Tim Pencari Fakta Gangguan Ginjal Akut yang Dibentuk BPKN

"Tim Pencari Fakta dalam waktu dekat akan melakukan pendampingan kepada korban dan keluarga (kasus gangguan ginjal akut)," kata Wakil Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok

Tiga Sosok Kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara Versi NasDem
Indonesia
Tiga Sosok Kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara Versi NasDem

Fraksi Partai NasDem buka suara menanggapi kemunculan sejumlah nama calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang pernah disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi), beberapa waktu lalu.

PKS Belum Berencana Deklarasi Capres 2024
Indonesia
PKS Belum Berencana Deklarasi Capres 2024

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum memiliki rencana untuk mendeklarasikan calon Presiden (capres) di Pilpres 2024. PKS hingga saat ini masih terus mencermati perkembangan situasi politik nasional.