Di Depan Presiden, Panglima TNI: Jangan Pernah Ragukan Kami Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (MP/Ponco Sulaksono)

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meyakinkan Presiden Joko Widodo untuk tidak pernah ragu dengan TNI. Panglima menegaskan bahwa TNI masih menjunjung tinggi komando, dan komando tertinggi berada di tangan Presiden.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI dalam sambutannya saat acara buka puasa bersama Presiden Jokowi dan jajaran Menteri Kabinet Kerja di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/6).

"Kesatuan komando, garis komando harus dipegang teguh dan saya jamin itu terlaksana di TNI. Jika tidak, maka saya yang tanggung jawab. Di NKRI, komando langsung dari Presiden kepada Panglima TNI dan ke bawahnya, ada kepala staf angkatan, darat, laut, dan udara. Semuanya satu komando. Jadi, jangan ragukan TNI," kata Jenderal Gatot.

Gatot menjelaskan, organisasi militer berbeda dengan organisasi lainnya. Pasalnya, TNI dilengkapi dengan persenjataan dan alutsista yang mematikan. Sehingga sistem komando sudah menjadi prinsip yang selalu dipegang seluruh prajurit.

"Kapanpun TNI siap digerakkan dan TNI tidak menenal kata gagal dalam menjalankan tugas. Saya jamin, di TNI ini terlaksana (garis komando) dan kalau tidak terlaksana saya bertanggung jawab," tandasnya.

Mantan KSAD ini menyebut kegagalan tidak ada di kamus TNI. Sebab, kegagalan kecil akan membahayakan negara.

"Kalau TNI gagal, maka negara ini akan hilang sehingga sekecil apa pun tugas, dengan cara apa pun, TNI akan melakukan tugas-tugas dari negara. Ini yang perlu bapak benar-benar yakin akan TNI," tandasnya.

"Kalau sekarang ada riweh-riweh, segala macam. Itu hanya bumbu-bumbu saja. Dan itu adalah cara TNI untuk mempertahankan negara tetap utuh, Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya. (Pon)

Baca berita terkait TNI lainnya di: Presiden Tegaskan TNI Punya Tanggung Jawab Jaga NKRI



Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE