Di Depan Kader Gerindra, Jokowi Ajak Bekerja Sama Bangkitkan Indonesia dari Krisis Presiden Joko Widodo. (ANTARA/HO/Biro Pers Setpres)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo memberikan sambutannya saat Kongres Luar Biasa Partai Gerindra di Hambalang, Bogor. Ini pertama kalinya Jokowi memberikan sambutan di acara Gerindra meski secara virtual.

Jokowi memuji pelaksanaan KLB Partai Gerindra tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah suasana pandemi.

Di sisi lain, Jokowi mengajak semua elemen bangsa untuk bekerja sama menghadapi krisi di tengah pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Jokowi Bakal Pidato Saat Prabowo Dikukuhkan Jadi Ketum Gerindra

"Kita harus mampu mengatasi persoalan sendiri dengan cara dan kemampuan sendiri untuk mencapai kepentingan nasional dan mewujudkan tujuan besar negara Indonesia. Semangat ini yang harus terus digelorakan saat menghadapi situasi yang sulit," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan, pandemi COVID-19 membuat pertumbuhan ekonomi di banyak negara mengalami kontraksi yang mendalam. Bahkan, IMF memprediksi perekonomian dunia akan mengalami krisis keuangan terburuk sejak depresi pada 1930.

Jokowi juga mengajak masyarakat untuk bersyukur. Di tengah situasi yang berat seperti ini, muncul semangat gotong royong, saling membantu, saling berbagi beban antarelemen masyarakat.

"Muncul inovasi dari anak bangsa untuk menciptakan berbagai produk di bidang kesehatan yang sebelumnya banyak kami impor," tuturnya.

Menurut Jokowi, krisis kali ini memberi banyak pelajaran berharga. Tugas bangsa Indonesia bukan sekadar bisa keluar dari krisis melainkan juga melakukan berbagai transformasi.

"Tinggalkan cara lama, bangkitkan kekuatan kita sendiri, serta melakukan lompatan-lompatan kemajuan," ucap dia.

Presiden Jokowi dan Prabowo. (Foto: setkab.go.id).
Presiden Jokowi dan Prabowo. (Foto: setkab.go.id)

Ia mencontohkan untuk menjaga ketahanan di bidang pangan, pemerintah menggagas program untuk memperkuat cadangan pangan nasional.

Jokowi menugaskan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan untuk memimpin program ini.

"Sehingga kita mampu memproduksi sendiri apa yang menjadi kebutuhan pangan kita, memperkuat ketahanan nasional husunya di bidang pangan," tuturnya.

Jokowi menyebut, tidak ada satu pun negara yang siap dalam menghadapi krisis seperti ini. Bahkan pertumbuhan ekonomi berbagai negara di dunia juga mengalami kontraksi yang dalam.

"Dana Moneter Dunia IMF bahkan memprediksi bahwa perekonomian dunia akan mengalami krisis keuangan terburuk sejak depresi besar di tahun 1930. Inilah situasi yang sedang kita hadapi hari ini, persoalan nyata di depan mata, yang tidak gampang dan tidak mudah," katanya.

Maka dari itu, dirinya juga menegaskan kepada kader dan petinggi Gerindra bahwa sebagai bangsa pejuang Indonesia harus mampu mengatasi persoalan krisis tersebut.

"Untuk mencapai kepentingan nasional mewujudkan tujuan besar bangsa kita Indonesia. Semangat inilah yang harus terus kita gelorakan saat menghadapi situasi yang sangat-sangat sulit ini," tuturnya

Mantan Wali Kota Solo itu juga mengingatkan untuk selalu bergotong royong untuk dapat menangani COVID-19 yang telah menginfeksi hampir 121 ribu orang di Indonesia hingga saat ini.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menceritakan, KLB Partai Gerindra kali ini memang terasa berbeda. Sebab, acara dilangsungkan dalam situasi pandemi COVID-19.

Sebagian besar kader partai mengikuti secara daring. Hanya perwakilan pimpinan provinsi saja yang akan ikut KLB secara tatap muka.

"Mereka peserta kongres juga harus menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat, melakukan uji swab, menggunakan masker, sarung tangan, dan mencuci tangan," kata Muzani.

Baca Juga:

Jika Gerindra Dipimpin Orang Lain, Prabowo Sulit Nyapres di 2024

Tampak sejumlah elite Gerindra hadir langsung di lokasi. Seperti Sandiaga Uno, Fadli Zon, Hashim Djojohadikusumo, dan banyak lainnya.

Muzani menambahkan, jajaran anggota partai yang duduk di DPR juga hadir.

Muzani mengatakan, dalam KLB ini, Prabowo Subianto akan kembali dikukuhkan menjadi Ketua Umum Partai Gerindra. Pengukuhan ini merupakan hasil dari rapimnas 34 DPD Partai Gerindra.

"Kami telah meminta kesediaan Prabowo Subianto untuk memimpin Partai Gerindra 5 tahun ke depan," kata Muzani. (Knu)

Baca Juga:

Besok Prabowo Bakal Ditetapkan Jadi Ketum Gerindra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Temukan Sejumlah Catatan, Kemenag Bakal Evaluasi Ibadah Umroh Saat Pandemi
Indonesia
Temukan Sejumlah Catatan, Kemenag Bakal Evaluasi Ibadah Umroh Saat Pandemi

Hasil di lapangan, bukti dokumen bebas COVID-19 belum terverifikasi secara sistem

Ini Alasan Polisi Tak Berikan Izin Demo Buruh di Depan Gedung DPR
Indonesia
Ini Alasan Polisi Tak Berikan Izin Demo Buruh di Depan Gedung DPR

Buruh menggelar aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang Undang Cipta Kerja yang disebut-sebut akan disahkan pada Kamis (8/10).

Polisi Ungkap Motif Pelaku Sebar Video Syur Mirip Artis
Indonesia
Polisi Ungkap Motif Pelaku Sebar Video Syur Mirip Artis

Polisi pun membeberkan motif PP dan MN menyebarkannya secara masif.

Gus Yaqut Sambangi KPK, Bahas Pencegahan Korupsi di Kemenag
Indonesia
Gus Yaqut Sambangi KPK, Bahas Pencegahan Korupsi di Kemenag

KPK menyambut baik harapan dan maksud kedatangan Menag

Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung Diklaim Paling Aman
Indonesia
Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung Diklaim Paling Aman

“Ini termasuk uji klinis yang aman selama ini dibandingkan dengan waktu saya melakukan uji klinis tifus, tetanus difteri," Profesor Kusnandi Rusmil.

KPU-Bawaslu Didorong Bikin Aturan Kampanye Daring
Indonesia
KPU-Bawaslu Didorong Bikin Aturan Kampanye Daring

KPU-Bawaslu Didorong Bikin Aturan Kampanye Daring

Amankan Lokasi Debat Gibran Vs Bagyo, Polresta Surakarta Terjunkan 250 Personel
Indonesia
Amankan Lokasi Debat Gibran Vs Bagyo, Polresta Surakarta Terjunkan 250 Personel

Total ada 250 personel yang diterjunkan khusus mengamankan acara debat pada Jumat besok.

Panglima TNI dan Kapolri Sambangi Surabaya, Ada Apa?
Indonesia
Panglima TNI dan Kapolri Sambangi Surabaya, Ada Apa?

“Harus diingat bahwa kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci keberhasilan mengendalikan pandemi,” ujar Idham.

Kapal Pencari Ikan Tabrakan, 17 Orang Dinyatakan Hilang
Indonesia
Kapal Pencari Ikan Tabrakan, 17 Orang Dinyatakan Hilang

Dari jumlah 32 orang ABK KM Barokah Jaya, dilaporkan 15 orang berhasil dievakuasi ke Kapal TB Pioneer.

Update COVID-19 Jumat (12/2): Pasien Sembuh COVID-19 Capai 1 Juta
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (12/2): Pasien Sembuh COVID-19 Capai 1 Juta

Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR)