Di Bandung, 87 Tempat Karaoke, 23 Bar Bakal Diawasi Ketat Saat Nataru Ilustrasi restoran. (Foto: Valore Hotel / Traveloka)

MerahPutih.com - Menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), dan untuk mengantisifasi menyebarnya COVID-19 di wilayah Kota Bandung, pengawasan protokol kesehatan akan dilakukan seing pemberlakuaan PPKM sesuai dengan kondisi daerah.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung telah berkoordinasi dengan Satpol PP dan Kewilayahan untuk memantau tempat wisata dan hiburan.

Baca Juga:

Cegah Anak Tidak Piknik Saat Nataru, Pemkot Tunda Libur Sekolah pada 8 Januari

Kepala Bidang Kepariwisataan Disbudpar Kota Bandung, Edward Parlindungan mengungkapkan, saat ini aturan terkait Nataru di Kota Bandung masih mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 109 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2 di Kota Bandung.

Namun, ada kemungkinan Perwal tersebut akan diperbaharui, sebagai kelanjutan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

"Selama Perwalnya belum keluar yang baru, kita mengacu pada Perwal yang lama. Terakhir itu Perwal 109. Walau pun itu lebih mengacu kepada pembatasan kegiatan untuk malam tahun baru," katanya saat Program Bandung Menjawab di Auditorium Rosada, Balai Kota Bandung Selasa 14 Desember 2021.

Sementara itu, untuk Perwal kelanjutan dari Inmendagri nomor 66 yang baru keluar, kita masih menunggu hasil rapat Satuan Tugas. Namun, sebagai antisipasi, Disbudpar telah berkoordinasi dengan Satpol PP dan Kewilayahan untuk mengawasi tempat wisata dan hiburan.

Tercatat, sebanyak 5 Tempat Wisata di Kota Bandung telah dibuka dan akan diawasi yakni, Saung Angklung Udjo dengan kapasitas pengunjung 500 orang, Bandung Zoo dengan 2.000 orang, Trans Studio Bandung dengan 1.750 orang, Karang Setra 1.125 orang, dan Kiara Artha Park dengan 1.500 orang.

Kemudian Museum dengan 50 persen kapasitas pengunjung yakni, Museum Geologi, Museum Konferensi Asia Afrika, Museum Mandala Wangsit Siliwangi, dan Museum Sri Baduga.

Kepala Bidang Kepariwisataan Disbudpar Kota Bandung, Edward Parlindungan.  (Humas Kota Bandung)
Caption

Menurut Edward, sebanyak 87 tempat karaoke, 23 bar, dan hotel termasuk restoran juga akan dipantau. Terutama saat malam Tahun Baru, karena tidak diperbolehkan untuk kegiatan perayaan. Namun jika hanya makan malam di hotel atau restoran masih diperbolehkan sampai pukul 22.00 WIB.

"Kita akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan Kewilayahan, akan berkeliling untuk memonitoring tempat-tempat tersebut. Sebelumnya kita juga sudah beberapa kali bekerja sama untuk itu, seperti Kecamatan Coblong yang memiliku Kebun Binatang, dan Karang Setra dengan Kecamatan Sukajadi," ucal Edward.

Edward menuturkan, sesuai dengan Perwal yang berlaku, terkait sanksi yang akan diberikan pada usaha yang melanggar protokol kesehatan, mulai dari teguran hingga yang paling berat sampai penutupan, tergantung pelanggarannya.

"Mereka yang akan menentukan itu bisa sampai ditutup atau tidak," katanya.(Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Libur Nataru, Bakal Ada Pemeriksaan Kartu Vaksin di Perbatasan Yogya dan Jateng

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berbagai Risiko Baru Bayangi Pemulihan Ekonomi Indonesia
Indonesia
Berbagai Risiko Baru Bayangi Pemulihan Ekonomi Indonesia

"Pemulihan ekonomi global dan domestik pada 2022 juga masih tidak merata dan tak pasti," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

PeduliLindungi Bakal Digunakan di Luar Jawa-Bali
Indonesia
PeduliLindungi Bakal Digunakan di Luar Jawa-Bali

Aplikasi PeduliLindungi merupakan integrator utama dari tiga strategi pemerintah dalam mengendalikan pandemi. Untuk menekan laju penularan COVID-19 ketika aktivitas masyarakat mulai dibuka secara bertahap.

Istana Minta Kejagung Bongkar Siapa Saja Dalang dari Kasus Minyak Goreng
Indonesia
Istana Minta Kejagung Bongkar Siapa Saja Dalang dari Kasus Minyak Goreng

Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan RI Juri Ardiantoro mengatakan, pengungkapan kasus inkasus mafia minyak goreng bukti pemerintah menjamin ketersediaan pangan dan keseriusan dalam memberantas praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

Edy Mulyadi Bersedia Diperiksa Bareskrim Polri
Indonesia
Edy Mulyadi Bersedia Diperiksa Bareskrim Polri

Hingga saat ini sebanyak 38 saksi telah dimintai keterangan

Anies Sebut 16 Persen Paparan COVID-19 Varian Baru Menimpa Anak-anak
Indonesia
Anies Sebut 16 Persen Paparan COVID-19 Varian Baru Menimpa Anak-anak

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau program vaksinasi masyarakat berusia 12 hingga 17 tahun di MAN 7 Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (2/7).

10.500 Pemudik Bakal Ikuti Program Mudik Gratis Kemenhub
Indonesia
10.500 Pemudik Bakal Ikuti Program Mudik Gratis Kemenhub

Sekretaris Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Marta Hardisarwono mengatakan pihaknya kembali membuka program mudik gratis pada Lebaran tahun ini. Program mudik gratis kembali dibuka usai pemerintah memperbolehkan mudik.

PKS Minta Pemerintah Pastikan Langkah Antisipatif Bukan Hanya Larang Lansia Keluar Rumah
Indonesia
PKS Minta Pemerintah Pastikan Langkah Antisipatif Bukan Hanya Larang Lansia Keluar Rumah

Netty meminta pemerintah agar menjelaskan percepatan target vaksinasi untuk lansia dan anak-anak di bawah 12 tahun

Bayar Saat ke Kamar Kecil, Erick Perintahkan Pertamina Gratiskan Toilet di SPBU
Indonesia
Bayar Saat ke Kamar Kecil, Erick Perintahkan Pertamina Gratiskan Toilet di SPBU

Saya minta nanti seluruh kerja sama dengan pom bensin (SPBU) swasta yang di bawah Pertamina toiletnya tidak boleh bayar, harus gratis," ujar Erick Thohir.

U20 Sherpa Meeting, Jakarta Fokus pada 6 Isu Perkotaan Pasca-pandemi
Indonesia
U20 Sherpa Meeting, Jakarta Fokus pada 6 Isu Perkotaan Pasca-pandemi

Dalam sambutan, Gubernur Anies Baswedan mengingatkan kepada seluruh delegasi bahwa agenda yang dibahas pada forum U20 bukanlah sesuatu yang eksklusif.

Imunisasi Anak Bakal Terdata di PeduliLindungi Hingga 20 Tahun
Indonesia
Imunisasi Anak Bakal Terdata di PeduliLindungi Hingga 20 Tahun

Akun PeduliLindungi kini mulai menjangkau pelayanan kesehatan lainnya di luar COVID-19. Kementerian Kesehatan akan melakukan digitalisasi data imunisasi anak di Indonesia.