Di Balik Orgasme Pria Ilustrasi. (pixabay)

MENCAPAI orgasme bukanlah perkara mudah buat perempuan. Sepertinya pria tak begitu.

Nyatanya, usaha untuk menikmati dan mencapai orgasme sama peliknya pada perempuan dan laki-laki. Banyak sekali hal yang terjadi dalam tubuh seorang pria sebelum klimaks dicapai.

Seorang urologist Aaron Spitz, MD, seperti dilansir Health, menyebut bahwa baik Mr P maupun otak harus menghasilkan kombinasi sinyal tertentu untuk memunculkan sebuah sinyal.

Penanda itulah yang kemudian akan berlompatan dari saraf satu ke saraf lain hingga mencapai bagian bawah tulang ekor. Bagian bawah itulah yang disebut dengan 'pusat ejakulasi spinal'. Bagian itulah yang kemudian akan memicu ejakulasi.

Secara mendetail, Spitz pun membeberkan proses tersebut dalam bukunya, The Penis Book. Tentu saja, sensasi sentuhan, tekanan, dan getaran di Mr P akan membangkitkan gairah pria. Namun, ada juga hal-hal tak terduga lainnya yang ternyata bisa memicu pria.

"Penglihatan merupakan indra yang paling penting dalam merangsang pria," ujar Spitz.

Tidak mengherankan jika pria bisa terpicu hanya dengan melihat sekilas leher jenjang atau belahan payudara.

Hal-hal lain yang juga bisa membangunkan Mr P, yakni aroma erotis; sentuhan sensual seperti pijatan atau tepukan; bunyi erotis seperti napas berat terengah, erangan, hingga obrolan sensual; dan rasa erotis, seperti rasa asin kulit atau bibir yang basah.

"Rangsangan itu bercampur dengan fantasi, pikiran erotis, dan kenangan di cerebral cortex. Hasilnya, koneksi yang amat menarik pun terjadi," jelas Spitz.

Lebih jauh, hipotalamus dan kelenjar pituitari yang ada jauh di dalam otak akan melepaskan hormon ke dalam darah. Hal itu kemudian memberi tanda kepada testis untuk memproduksi sperma dan testosteron.

"Testosteron bersirkulasi kembali ke otak. Di sanalah, hormon itu akan memicu hasrat seksual," imbuhnya.

Namun, sebelum orgasme pada pria terjadi, pusat otak akan mengeluarkan oksitosin yang juga disebut 'hormon cinta'. Itulah yang menjadi kunci terjadinya ejakulasi spinal. Spitz juga menyebut, sebelum ejakulasi terjadi, cairan semen akan terkumpul di bagian uretra. Ketika orgasme akan terjadi, otot-otot di dasar Mr P akan menekan uretra sehingga cairan semen akan terpompa keluar.

"Kontraksi inilah yang umumnya diasosiasikan para pria sebagai kenikmatan orgasme," jelas Spitz.

Wah, siapa sangka memunculkan orgasme pada pria juga tak kalah rumitnya dengan perempuan.(dwi)

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH