Dewas KPK Tak Akan Anulir SP3 Kasus BLBI Sjamsul Nursalim Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean (Foto: ANTARA)

MerahPutih.com - Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan pihaknya sudah menerima laporan soal penghentian penyidikan terhadap Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim.

"Di dalam ketentuan, pimpinan akan membuat laporan ke (Dewas) KPK itu satu minggu setelah diterbitkan SP3. Kemarin sore baru kami terima," kata Tumpak di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis (8/4).

Baca Juga:

Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Akui Kliennya Berada di Singapura

KPK diketahui menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus korupsi penerbitan surat surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap obligor Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI). Sjamsul Nursalim merupakan pengendali BDNI.

Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Tumpak Hatorangan saat acara "Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut" di Gedung KPK RI, Jakarta, Jumat (20-12-2019). ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Tumpak Hatorangan saat acara "Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut" di Gedung KPK RI, Jakarta, Jumat (20-12-2019). ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Tumpak mengaku belum bisa memberikan tanggapan atas penerbitan SP3 itu. Dia menyebut Dewas akan mempelajari terlebih dahulu laporan dari pimpinan KPK.

Baca Juga:

KPK Tunggu Itikad Baik Sjamsul Nursalim

"Saya belum bisa berikan tanggapan. Kami akan pelajari, tapi hasil evaluasi kami tentu tidak akan anulir SP3 itu. Kami bukan pihak yang turut memutuskan SP3, kami hanya terima laporan karena baru kemarin sore, belum ada waktu untuk kami pelajari," ujar Tumpak. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jangan Sampai Pilkada Jadi Bencana
Indonesia
Jangan Sampai Pilkada Jadi Bencana

Hadar Nafis Gumay mengingatkan, apabila Pilkada tetap dihelat di saat pandemi, maka akan menjadi bencana bagi masyarakat.

Ditemukan Puing-puing Diduga Terkait Hilangnya Sriwijaya Air SJ-182
Indonesia
Ditemukan Puing-puing Diduga Terkait Hilangnya Sriwijaya Air SJ-182

Beberapa kapal tradisional milik nelayan dan kapal milik pemerintahan dikerahkan

Sejak Anies Tarik Rem Darurat, Penumpang Harian Angkutan Umum Turun 22 Persen
Indonesia
Sejak Anies Tarik Rem Darurat, Penumpang Harian Angkutan Umum Turun 22 Persen

Penurunan tersebut terjadi pada angkutan umum berkategori perkotaan dan antarkota antarprovinsi

Dipolisikan Relawan Jokowi Bersatu, Najwa Shihab Buka Suara
Indonesia
Dipolisikan Relawan Jokowi Bersatu, Najwa Shihab Buka Suara

Nana mengaku jika memang ada keperluan pemeriksaan terhadap dirinya, ia siap memberikan keterangan.

Muhammadiyah: COVID-19 Bukan Ilusi, Bukan Konspirasi
Indonesia
Muhammadiyah: COVID-19 Bukan Ilusi, Bukan Konspirasi

Dia mengingatkan jangan terjebak pada pemikiran konspirasi yang justru membuat terlena terhadap konteks darurat penularan COVID-19

Penjualan Sepeda Motor Honda Merosot Dratis
Indonesia
Penjualan Sepeda Motor Honda Merosot Dratis

Dengan angka tersebut berarti penjualan sepeda motor Grup Honda pada paruh pertama 2020 berkurang sekitar 3,066 juta unit dibanding semester satu 2019.

Saat Pandemi COVID-19, Investasi Masuk Surabaya Justru Naik
Indonesia
Saat Pandemi COVID-19, Investasi Masuk Surabaya Justru Naik

Dibanding tahun 2019 lalu, PMA ada penurunan. Pada 2019 mencapai Rp2,44 triliun, dan tahun 2020 hanya Rp1,5 triliun.

Pemerintah Janji Sampaikan Informasi Soal Vaksin COVID-19 Secara Akurat, Kredibel dan Proaktif
Indonesia
Pemerintah Janji Sampaikan Informasi Soal Vaksin COVID-19 Secara Akurat, Kredibel dan Proaktif

Momentum ini dapat memberikan daya dorong bagi bangsa Indonesia

[HOAKS atau FAKTA]: Abu Janda Dalam Keadaan Koma
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Abu Janda Dalam Keadaan Koma

Foto yang diposting Khalid Bin Wahid tersebut menggambarkan seseorang yang tengah dirawat di Rumah Sakit (RS) dengan bantuan selang di mulutnya.

Warga Jakarta Diminta Waspadai Hujan Disertai Kilat Sore dan Malam Hari
Indonesia
Warga Jakarta Diminta Waspadai Hujan Disertai Kilat Sore dan Malam Hari

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai hujan disertai kilat berdurasi singkat di sebagian wilayah Jakarta antara sore dan malam hari.