Dewas KPK: Sidang Kode Etik Firli Bahuri Digelar Tertutup Ketua KPK Firli Bahuri. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menyatakan, sidang kode etik Ketua KPK Firli Bahuri akan digelar secara tertutup.

Hal ini dilakukan setelah Dewas KPK mengklarifikasi Firli dan sejumlah pihak lainnya terkait dugaan penggunaan helikopter mewah milik swasta.

Baca Juga

Dewas Terima 105 Aduan Terkait Tugas dan Wewenang KPK

"Untuk sidang kode etik dilaksanakan tertutup, jadi percayalah kami menyidangkan semaksimal dan seobyektif mungkin," kata anggota Dewas KPK, Albertina Ho di Jakarta, Selasa (4/8).

Albertina menyebut pemeriksaan pelanggaran etik Firli untuk mencari bukti dugaan gaya hidup mewah jenderal bintang tiga tersebut. Apalagi, helikopter berkode PK-JTO itu merupakan milik perusahaan swasta sehingga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

"Masalah etik bukan benar atau salah tapi pantas atau tidak pantas," imbuh Albertina.

Ketua KPK, Firli Bahuri. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Ketua KPK, Firli Bahuri. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Menurut anggota Dewas KPK berlatar belakang Hakim ini, putusan sidang etik nantinya akan digelar secara terbuka. Sehingga publik bisa mengetahui hasil dari dugaan pelanggaran etik Firli.

"Tidak perlu khawatir pada waktu putusan akan dilaksanakan terbuka, jadi siapa saja bisa melihat tapi dalam persidangan tertutup," pungkasnya.

Awal mula tersorotnya gaya hidup mewah Firli Bahuri, saat koordinator MAKI Boyamin Saiman mengadukan kepada Dewas KPK atas kejadian Firli yang menggunakan helikopter milik perusahaan swasta dalam perjalanan untuk kepentingan pribadinya dari Palembang ke Baturaja.

"MAKI telah menyampaikan melalui email kepada Dewan Pengawas KPK berisi aduan dugaan pelanggaran kode etik oleh Firli Ketua KPK atas penggunaan helikopter mewah untuk perjalanan dari Palembang ke Baturaja pada hari Sabtu, tanggal 20 Juni 2020," kata Boyamin dalam keterangannya, Rabu (24/6).

Menurut Boyamin, penggunaan helikopter itu diduga merupakan bentuk gaya hidup mewah. Karena perjalanan dari Palembang ke Baturaja hanya butuh empat jam perjalanan menggunakan mobil.

Dalam Peraturan Dewan Pengawas KPK Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK, mengatur bahwa insan KPK tidak boleh menunjukkan gaya hidup hedonisme.

Baca Juga

Dewas KPK bakal Sidang Firli Bahuri Jika Temukan Pelanggaran Etik

Boyamin pun melampirkan tiga buah foto yang menunjukkan kegiatan Firli, termasuk saat Firli menumpangi helikopter berkode PK-JTO tersebut.

"Helikopter yang digunakan adalah jenis helimousin, karena pernah digunakan Tung Desem Waringin yang disebut sebagai Helimousine President Air," kata Boyamin. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Ada Pasien Positif COVID-19, Status Sumenep Berubah Jadi Zona Merah
Indonesia
Ada Pasien Positif COVID-19, Status Sumenep Berubah Jadi Zona Merah

"Sumenep yang sebelumnya masih zona hijau, sekarang menjadi zona merah. Karena sudah ada yang positif," tambah Heru.

Kakak Soe Hok Gie, Arief Budiman Meninggal Dunia
Indonesia
Kakak Soe Hok Gie, Arief Budiman Meninggal Dunia

Ia wafat di Rumah Sakit Ken Saras, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pukul 12.20 WIB.

Polisi Rambah Dunia Maya Cari Jejak Digital Editor Metro TV
Indonesia
Polisi Rambah Dunia Maya Cari Jejak Digital Editor Metro TV

Penyidik juga sedang menelusuri sidik jari pelaku

Kasus Corona Melonjak, DPRD: Kemungkinan Anies Ambil Langkah Darurat
Indonesia
Kasus Corona Melonjak, DPRD: Kemungkinan Anies Ambil Langkah Darurat

Anggota DPRD DKI Jakarta Syarif pun menyarankan Anies menimbang untuk ke tahap tatanan hidup baru yang berdampingan dangan virus corona.

Anies Bayar 'Fee' Formula E, PSI: Kontrak Itu Bukan Kitab Suci
Indonesia
Anies Bayar 'Fee' Formula E, PSI: Kontrak Itu Bukan Kitab Suci

Komitmen Pemprov DKI terhadap bansos tidak sekuat komitmennya terhadap balap Formula E

Pasien COVID-19 Sembuh Bertambah Jadi 244 Ribu
Indonesia
Pasien COVID-19 Sembuh Bertambah Jadi 244 Ribu

Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh terus bertambah.

Polisi Diminta Usut Tuntas Ambulans Pembawa Batu dan Logistik untuk Pendemo UU Cipta Kerja
Indonesia
Polisi Diminta Usut Tuntas Ambulans Pembawa Batu dan Logistik untuk Pendemo UU Cipta Kerja

Demonstrasi yang berjalan dengan tertib dan sesuai dengan aturan harus diberikan ruang

Langgar Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Cs Masih Aman dari Jeratan Hukum
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Cs Masih Aman dari Jeratan Hukum

"Sampai saat ini kita belum ada pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Jimmy Christian Samma

Lewat Surat, Amien Rais Minta Kapolri Bebaskan Rizieq
Indonesia
Lewat Surat, Amien Rais Minta Kapolri Bebaskan Rizieq

Politikus senior Amien Rais menyerahkan surat kepada Kapolri Jenderal Idham Azis.

 [HOAKS atau FAKTA]: Undangan Doa Bersama dari Gubernur Khofifah untuk Ulama dan Santri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Undangan Doa Bersama dari Gubernur Khofifah untuk Ulama dan Santri

Masih menurut surat tersebut, kegiatan doa bersama seluruh pondok pesantren se-Jawa Timur akan dilaksanakan pada Senin, (27/4) di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya.