Dewas Baru Tahu Azis Syamsuddin Punya 8 Orang Dalam di KPK dari Media Bekas Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj.

MerahPutih.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) mengaku tidak pernah mengetahui ada delapan orang dalam mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di lembaga antirasuah. Dewas mengaku baru tahu kabar tersebut dari pemberitaan media massa.

"Tidak pernah ada laporan resmi ke Dewas terkait delapan penyidik atau 'orang dalam' KPK yang katanya bisa mengamankan kepentingan AS (Azis Syamsuddin). Saya baru tahu dari media," kata anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris saat dikonfirmasi, Rabu (6/10).

Baca Juga

KPK Pastikan Usut Orang Dalam Azis Syamsuddin

Pernyataan Haris berbeda dengan pengakuan mantan Penyidik KPK Novel Baswedan. Menurut Novel, dirinya sudah melaporkan adanya delapan orang dalam Azis Syamsuddin di KPK ke Dewas.

Haris mengatakan laporan etik yang terkait dengan Azis Syamsuddin hanya soal dugaan penerimaan uang yang dilakukan mantan Penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.

Adapun kasus pelanggaran etik yang menjerat Robin tersebut sudah tutup buku. Eks Penyidik KPK asal Korps Bhayangkara itu juga sudah mendapatkan konsekuensi dari tindakannya.

"SRP (Stepanus Robin Pattuju) yang sudah menjalani sidang etik dan dihukum dengan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat oleh majelis etik Dewas," kata Haris.

Ketua DPR RI Azis Syamsuddin di gedung KPK (Ist)
Mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin di gedung KPK (Ist)

Sebelumnya, Azis Syamsuddin disebut mempunyai delapan orang dalam di KPK. Kedelapan orang tersebut diduga bertugas untuk mengamankan perkara yang berkaitan dengan mantan Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut. Hal tersebut diketahui dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekretaris Daerah Tanjungbalai Yusmada.

BAP dimaksud berisi percakapan antara Yusmada dengan Wali Kota Tanjungbalai nonaktif, M. Syahrial, yang dibacakan jaksa dalam persidangan dengan terdakwa Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/10).

Novel Baswedan mengaku sudah mengetahui hal tersebut. Novel mengaku tahu karena dirinya merupakan orang pertama yang melaporkan permainan kotor mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Saat mengetahui tindakan Robin, Novel tidak percaya dia bermain sendiri.

"Yang ungkap kasus ini adalah tim saya," cuit Novel dalam akun Twitter pribadinya @nazaqistsha, Selasa (5/10).

Novel tidak memerinci nama-nama orang yang diduganya membantu Robin. Namun, dia yakin orang-orang itu terafiliasi dengan Azis Syamsuddin. Nama-nama itu sudah dilaporkan Novel ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Saya juga sudah laporkan masalah tersebut ke Dewas tetapi tidak jalan," kata Novel. (Pon)

Baca Juga

KPK Minta Novel Laporkan Lagi 'Orang Dalam' Azis Syamsuddin Pakai Bukti Valid

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengamat: Ganjar Pancing Konflik dengan PDIP untuk Raih Simpati Publik
Indonesia
Pengamat: Ganjar Pancing Konflik dengan PDIP untuk Raih Simpati Publik

Pengamat menilai Ganjar terlihat manuver melalui rekayasa permusuhan, artinya PDIP sejatinya tidak ada persoalan, tetapi Ganjar memancing agar konflik itu mengemuka.

Polisi Belum Tindak Pelanggar Ganjil Genap di 10 Titik Baru
Indonesia
Polisi Belum Tindak Pelanggar Ganjil Genap di 10 Titik Baru

Saat ini hanya pelanggar ganjil genap di kawasan Sudirman, Thamrin dan Rasuna Said saja yang dilakukan penindakan

Mantan Komisioner KPU Viryan Azis Meninggal Dunia
Indonesia
Mantan Komisioner KPU Viryan Azis Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari elemen penggiat Pemilu. Komisioner KPU RI 2017-2022 Viryan Azis meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya pada Sabtu dini hari (21/5). Viryan wafat usai mendapat perawatan intensif di RS Abdi Waluyo Jakarta akibat penyakit stroke yang dideritanya. Kabar duka disampaikan mantan Ketua KPU, Arief Budiman lewat pesan singkat.

BPN DKI Pastikan Biaya Perubahan Nama Jalan di Sertifikat Tanah Gratis
Indonesia
BPN DKI Pastikan Biaya Perubahan Nama Jalan di Sertifikat Tanah Gratis

BPN DKI mengatakan, sertifikat atas tanah dengan dokumen lama masih berlaku dan tidak ada tambahan biaya apabila masyarakat ingin mengubah ke nama jalan yang baru pada surat-surat tanah.

Warga Mengadu ke Muhadjir Terkait Rusunawa Semanggi Akan Dirobohkan Gibran
Indonesia
Warga Mengadu ke Muhadjir Terkait Rusunawa Semanggi Akan Dirobohkan Gibran

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah.

Prakiraan Cuaca: Hujan Guyur Sebagian Kota Besar Indonesia
Indonesia
Prakiraan Cuaca: Hujan Guyur Sebagian Kota Besar Indonesia

BMKG menjelaskan hujan diperkirakan akan turun di sebagian kota besar di Indonesia pada Jumat (22/7).

Tahapan Pemilu Dirancang 22 Bulan Sampai 25 Bulan
Indonesia
Tahapan Pemilu Dirancang 22 Bulan Sampai 25 Bulan

Apabila seluruh pihak terkait telah mencapai kesepakatan tahapan pemilu dengan durasi 22 bulan, maka pihak penyelenggara akan menyesuaikan, terutama terkait anggaran.

Novel Baswedan Cs Bertugas di Satker Tindak Pidana Korupsi
Indonesia
Novel Baswedan Cs Bertugas di Satker Tindak Pidana Korupsi

Novel Baswedan dan 43 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lain resmi dilantik menjadi ASN Polri.

Raih Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI, Jokowi Dorong Rencana Ekspor
Indonesia
Raih Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI, Jokowi Dorong Rencana Ekspor

Indonesia tidak hanya bisa memproduksi pangan untuk dalam negeri saja, melainkan juga masuk ke pasar ekspor.

Sampai H-7 Lebaran, Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Indonesia
Sampai H-7 Lebaran, Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 159.610 kendaraan, meningkat sebesar 17,1 persen dari normal.