Dewan Pers Desak Pemerintah Beri Fasilitas Jaring Pengaman Sosial terhadap Wartawan PWI Lampung foto bersama wartawan yang meliput di lingkungan Pemerintahan Kota Bandarlampung, usai membagikan masker dan cairan pembersih tangan, Rabu. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

MerahPutih.com - Masih mewabahnya pandemi COVID-19 menimbulkan dampak negatif bagi semua jenis pekerjaan. Tak terkecuali para wartawan yang bekerja di media massa.

Dewan Pers meminta pemerintah memasukkan wartawan dalam kelompok masyarakat yang mendapat fasilitas jaringan pengaman sosial.

Baca Juga:

Ketika JHL Group Melawan COVID-19, Sumbang Perlengkapan Medis ke Banyak Rumah Sakit

"Khususnya wartawan profesional (yang telah tersertifikasi) dari media di daerah," terang Hendry.

Dewan Pers dan Kemenkominfo mendorong pemerintah daerah untuk dapat berkontribusi dalam perlindungan kerja wartawan melalui bantuan alat perlindungan diri (APD) bagi wartawan yang bertugas khususnya yang meliput COVID-19 dan kegiatan terkait.

Ia meyakini, perang terhadap COVID-19 membutuhkan peran serta media dalam menyajikan informasi yang layak dipercaya. Media selayaknya menjadi rumah penjernih informasi bagi publik.

"Informasi media tidak selalu selaras dengan informasi resmi pemerintah, karenanya diperlukan proses saling mengecek dan menguatkan," jelas Hendry.

ilustrasi: Dewan Pers (ANTARA)
Dewan Pers. (ANTARA)

Ia memastikan, media massa telah menunjukkan peran aktif dalam membantu memerangi COVID-19 dan akan terus melanjutkan partisipasi sampai Indonesia terbebas.

"Dewan Pers akan senantiasa mendorong upaya ini," tutur Hendry yang juga wartawan senior ini.

Dewan Pers juga mengusulkan kepada pemerintah untuk memberi stimulus pada perusahaan pers. Hal ini sudah disampaikan langsung kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate.

"Bisa berupa subsidi pembelian bahan baku (kertas) dan atau langkah pemberian keringanan pajak, khususnya kepada media cetak di daerah yang kian terpuruk akibat naiknya dolar AS," kata Anggota Dewan Pers Hendry Ch Bangun dalam keterangannya, Sabtu (4/4).

Baca Juga:

COVID-19 Masih Jadi Ancaman, PT KAI Perpanjang Pengembalian Tiket Kereta

Hendry melanjutkan, kondisi ini memicu kenaikan harga kertas.

"Di lain pihak, perusahaan pers juga menghadapi menurunnya pendapatan dari iklan dan berkurangnya pembeli/pembaca, serta naiknya biaya operasional," jelas Hendry.

Seperti diketahui, pemerintah menerbitkan Kepres Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease (COVID-19), dan PP No 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 dan UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp405 triliun untuk penanggulangan dan membantu masyarakat yang terdampak. (Knu)

Baca Juga:

BMKG Ungkap Negara Tropis seperti Indonesia Mampu Persulit Penyebaran Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
TNI-AD Siap Dukung Segala Inovasi Tangani COVID-19 di Indonesia
Indonesia
TNI-AD Siap Dukung Segala Inovasi Tangani COVID-19 di Indonesia

UGM Yogyakarta melakukan penelitian tentang inovasi alat kesehatan untuk menangani pandemi virus COVID-19

Taufik Klaim Riza Patria Kantongi 66 Suara di DPRD DKI
Indonesia
Taufik Klaim Riza Patria Kantongi 66 Suara di DPRD DKI

M Taufik sangat menyakini Ketua DPP Gerindra itu menduduki jabatan nonor dua di pemerintahan DKI.

Sudah 3 Bulan Indonesia Alami Deflasi
Indonesia
Sudah 3 Bulan Indonesia Alami Deflasi

Deflasi ini hampir terjadi pada seluruh sektor yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran.

Epidemiolog UGM Buka-bukaan Risiko Bom Waktu Pelonggaran PSBB
Indonesia
Epidemiolog UGM Buka-bukaan Risiko Bom Waktu Pelonggaran PSBB

Riris Andono Ahmad mengatakan kurva jumlah pasien positif bisa bertambah karena sulitnya dilakukan pengendalian.

Selain Cacat Moral, Kehadiran Yasonna Dianggap Bukti 'Negara' Tengah Lawan KPK
Indonesia
Selain Cacat Moral, Kehadiran Yasonna Dianggap Bukti 'Negara' Tengah Lawan KPK

Harun Masiku adalah kunci pengembangan kasus korupsi suap PAW anggota DPR dari PDI Perjuangan

600 Ribu Masker Ilegal Berbahaya Untuk Corona Diproduksi di Tangerang
Indonesia
600 Ribu Masker Ilegal Berbahaya Untuk Corona Diproduksi di Tangerang

Polisi menemukan 180 karton yang berisi 360.000 masker merek remedi dan 107 karton berisi 214.000 masker merek volca

Disiplin Masyarakat Rendah, COVID-19 Makin Betah di Indonesia
Indonesia
Disiplin Masyarakat Rendah, COVID-19 Makin Betah di Indonesia

Iran, Korea Selatan, Tiongkok dan Jepang sudah mengalami penurunan kasus, namun di Indonesia masih mengalami peningkatan

Berikut Pernyataan Metro TV atas Dugaan Pembunuhan Wartawannya
Indonesia
Berikut Pernyataan Metro TV atas Dugaan Pembunuhan Wartawannya

Hasil pemeriksaan sementara, ditemukan luka tusukan pada tubuh korban.

Eks Danjen Kopassus Hadiri Panggilan Bareskrim Polri
Indonesia
Eks Danjen Kopassus Hadiri Panggilan Bareskrim Polri

Soenarko diperiksa untuk memberikan keterangan tambahan dalam kapasitasnya sebagai tersangka

Hari ini, Jokowi Saksikan Penyuntikan Uji Klinis Vaksin COVID-19
Indonesia
Hari ini, Jokowi Saksikan Penyuntikan Uji Klinis Vaksin COVID-19

Erick Thohir optimistis uji klinis vaksin Sinovac fase III berjalan baik. Sehingga, pada Januari-Februari 2021, Indonesia bisa mulai menyuntikan sampai kurang lebih 30-40 juta vaksin.