Dewan Pengawas Facebook Tinjau Penangguhan Akun Trump Penangguhan akun Donald Trump tengah ditinjau oleh dewan pengawas facebook (Foto: pixabay/pexels)

DEWAN Pengawas Facebook akan memutuskan apakah akan memulihkan akses Donald Trump di Facebook dan Instagram. Sebelumnya kedua layanan tersebut mengunci akun mantan presiden sejak awal bulan ini karena pelanggaran kebijakan setelah kerusuhan Capitol AS.

Seperti yang dilansir dari laman Engadget, Facebook kemudian memperpanjang larangan tersebut setidaknya setelah pelantikan Presiden Joe Biden. Pejabat Facebook berpendapat bahwa menangguhkan akun Trump adalah keputusan yang tepat. Trump akan tetap terkunci dari Facebook dan Instagram sampai dewan membuat keputusannya.

Baca Juga:

Donald dan Melania Trump Melanggar Tradisi Amerika

"Terlepas dari apakah kamu yakin keputusan tersebut dapat dibenarkan atau tidak, banyak orang yang merasa tidak nyaman dengan gagasan bahwa perusahaan teknologi memiliki kekuatan untuk melarang pemimpin terpilih. Banyak yang berpendapat bahwa perusahaan swasta seperti Facebook tidak boleh membuat keputusan besar ini sendiri. Kami setuju," tutur Nick Clegg, wakil presiden urusan global dan komunikasi Facebook, menulis dalam sebuah posting blog.

Banyak orang yang berpendapat bahwa facebook tak boleh membuat keputusan besar tersebut (Foto: pixabay/simon)

Namun Nick menambahkan, akan lebih baik bila keputusan ini dibuat sesuai dengan kerangka kerja yang disepakati oleh pembuat undang-undang yang bertanggung jawab secara demokratis. Tetapi dengan tidak adanya undang-undang semacam itu, ada keputusan yang tidak bisa dihindari.

Dewan Pengawas telah menerima kasus tersebut. Seperti biasa, Facebook harus mematuhi keputusannya. "Dewan dibentuk untuk menangani masalah seperti ini dengan tepat," kata anggota dewan dalam sebuah pernyataan.

"Kami memberikan pemeriksaan independen kritis atas keputusan Facebook yang memiliki implikasi besar bagi hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi global. Kasus ini penting bagi orang-orang di AS, dan di seluruh dunia," lanjut pernyataan tersebut.

Lima member panel akan menilai apakah konten yang menyebabkan larangan Trump melanggar aturan dan nilai Facebook.

"Mereka juga akan mempertimbangkan apakah penghapusan konten Facebook menghormati standar hak asasi manusia internasional, termasuk kebebasan berekspresi dan hak asasi manusia lainnya," kata Dewan Pengawas.

Baca Juga:

Bertabur Bintang di Pelantikan Joe Biden

Trump akan dapat mengajukan pernyataan yang menjelaskan mengapa menurutnya larangan itu harus dibatalkan (foto: pixabay/simon)

Anggota dewan juga akan memberikan suara pada keputusan tersebut setelah panel membagikan temuannya kepada mereka.

Trump akan dapat mengajukan pernyataan yang menjelaskan mengapa menurutnya larangan itu harus dibatalkan. Dewan Pengawas juga akan menerima komentar publik tentang kasus ini mulai minggu depan.

Berdasarkan peraturannya, dewan harus memutuskan kasus tersebut dalam waktu 90 hari. Ini akan menerbitkan putusan di situs webnya, bersama dengan penjelasannya.

Facebook akan memiliki waktu seminggu untuk menindaklanjuti keputusan tersebut, dan 30 hari untuk mengeluarkan tanggapan publik atas rekomendasi kebijakan yang dibuat oleh dewan. (Ryn)

Baca Juga:

Tiffany Trump Umumkan Pertunangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tembus Rp506 Miliar, Dota 2 The International 10 Jadi Turnamen dengan Hadiah Terbesar di Dunia
Fun
Tembus Rp506 Miliar, Dota 2 The International 10 Jadi Turnamen dengan Hadiah Terbesar di Dunia

TI10 memecahkan rekor sebagai turnamen dengan prize pool terbesar di industri Esports.

Hati-Hati Pilek Kelamin Sebabkan Kemandulan
Fun
Hati-Hati Pilek Kelamin Sebabkan Kemandulan

Infeksi menular seksual yang berbahaya.

Makan ini Ketika Sahur Agar Kuat Puasa Seharian
Fun
Makan ini Ketika Sahur Agar Kuat Puasa Seharian

perlu konsumi makanan dan minuman yang tidak membuat kamu cepat haus.

KONI Papua Beri Opsi Gelar PON XX Tanpa Penonton
Olahraga
KONI Papua Beri Opsi Gelar PON XX Tanpa Penonton

Tujuannya agar pekan pesta olahraga di Indonesia tersebut tetap bisa diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19.

Anthem 2.0 Dibatalkan, BioWare Janji Server Anthem Tetap Berjalan
Fun
Anthem 2.0 Dibatalkan, BioWare Janji Server Anthem Tetap Berjalan

Pengembangan Anthem bukannya berlanjut, malah menyusut.

Kit Ducati Panigale V4 R dari Lego
Fun
Kit Ducati Panigale V4 R dari Lego

Merupakan kolaborasi Lego dengan Ducati.

Jadi Penyedia atau Pengguna Jastip Street Food Ibu Kota, 'Dari Halte Ke Halte' Solusinya
Fun
Jadi Penyedia atau Pengguna Jastip Street Food Ibu Kota, 'Dari Halte Ke Halte' Solusinya

Semua street food terbaik di Jakarta bisa dengan mudah kamu dapat lewat jastip.

Jeff Bezos Dukung Penuh Black Lives Matter
Hiburan & Gaya Hidup
Jeff Bezos Dukung Penuh Black Lives Matter

Jeff Bezos Dukung Penuh Black Lives Matter

‘The Crown’ hingga ‘Shawn Mendes: In Wonder’ Siap Temani Novembermu
Hiburan & Gaya Hidup
‘The Crown’ hingga ‘Shawn Mendes: In Wonder’ Siap Temani Novembermu

Beberapa film Netflix yang wajib kamu tonton di November ini.

Raya and the Last Dragon Menjadi Film Disney Pertama yang Dibuat di Rumah
ShowBiz
Raya and the Last Dragon Menjadi Film Disney Pertama yang Dibuat di Rumah

Karena pandemi COVID-19, dikabarkan seluruh produksi film animasi Disney Raya and the Last Dragon akan dikerjakan dari rumah