Detak Jantung Ibu Beri Manfaat Luar Biasa Untuk Bayi Detak jantung ibu adalah suara yang paling familiar pada bayi. (Foto: Pexels/Pixabay)

OTAK janin berkembang ketika tumbuh di dalam rahim. Selama trimester akhir kehamilan, otak janin dapat mengenali detak jantung ibunya. Detak jantung ibu terekam di memori otak mereka.

“Suara detak jantung ibu merupakan suara yang sudah sangat dikenali oleh bayi karena selama hamil, bayi selalu mendengar detak jantung ibunya,” ucap Psikolog, Rena Masri. Menurut Rena, bayi yang baru lahir lebih nyaman dipeluk ibunya. Itu terjadi karena ia mendengar suara yang sudah tak asing lagi. Suara yang selalu menemaninya saat di dalam kandungan.

Bunyi detak jantung ibu juga bisa dijadikan pengantar tidur yang lembut untuk bayi. Hal tersebut karena selama beberapa bulan ia hidup dan berkembang di dalam rahim, suara detak jantung ibunya menjadi latar suara penghantar tidurnya. Ketika bayi mulai menangis, ibu bisa menggendong mereka di sisi kiri. Dampaknya, bayi perlahan akan tenang dan dalam waktu beberapa menit akan terlelap begitu mendengar detak jantung ibunya.

jantung ibu
Detak jantung ibu membuat bayi nyaman. (Foto: Pexels/Josh Willink)

Tak hanya menjadi penenang, suara detak jantung ibu juga bermanfaat untuk perkembangan otak bayi. Sebuah penelitian yang dipimpin Ahli Saraf di Harvard Medical School, Amir Lahav ketika bayi prematur mendengar rekaman suara dan detak jantung ibunya, fungsi korteks pendengaran membantu mereka mendengar secara signifikan.

Dalam penelitiannya tersebut, Lahav melibatkan bayi yang lahir premature sekitar 25 hingga 32 minggu kehamilan. Ia meminta para ibu menyanyikan lagu anak-anak seperti Twinkle Twinkle Little Star dan merekamnya.

jantung ibu
Detak jantung ibu untuk perkembangan otak bayi. (Foto: Pexels/Pixabay)

Mereka juga merekam suara denyut jantung ibu melalui stetoskop. Suara dan denyut jantung ibu lantas diperdengarkan untuk bayi selama 45 menit dengan total tiga jam perhari. Setelah 30 hari, Lahav melihat otak bayi yang mendengar suara dan detak jantung ibu mereka memiliki korteks pendengaran lebih tebal dibandingkan korteks bayi-bayi lain.

Korteks pendengaran yang lebih tebal biasanya menghasilkan pendengaran dan perkembangan bahasa yang lebih baik di kemudian hari. (avia)

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH