Detail Busana Batik Agnez Mo Karya Era Soekamto di Gelaran COP 28

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 06 Desember 2023
Detail Busana Batik Agnez Mo Karya Era Soekamto di Gelaran COP 28
Agnez Mo kenakan batik pukau para tamu di COP 28. (Dok/Era Soekamto)

AGNEZ Mo berhasil tampil memukau dalam konferensi PBB tentang Perubahan Iklim ke-28 atau COP 28 yang berlangsung di Dubai pada Sabtu (2/12) waktu setempat. Tak hanya berhasil memukau para tamu yang hadir, tetapi juga para warga internet seluruh dunia terutama di Indonesia.

Namun bukan hanya suara vokal yang begitu merdu saat menyanyikan lagu resmi dari COP 28 berjudul Lasting Legacy. Perempuan kelahiran 1986 ini terlihat begitu anggun dengan busana batik kemben berwarna biru.

Baca Juga:

Agnez Mo Tampil Memukau dengan Batik Biru di Acara COP28 di Dubai

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh AGNEZ MO (@agnezmo)

Dalam perhelatan itu, Agnez Mo tampil mengenakan batik besutan Era Soekamto bermotif pohon Hayat yang sarat akan makna untuk dunia. Melihat pentingnya COP 28, Era Soekamto terbang khusus ke Dubai untuk memastikan penampilan Agnez Mo terlihat sempurna dengan fashion statement yang tepat.

“Memiliki arti bahwa ruhani yang ada didalam manusia dan zat Sang Maha Esa yang meliputi segala sesuatu adalah satu kesatuan,” jelas Era Soekamto dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Selasa (5/12).

Fesyen dan batik yang dipersiapkan menggunakan kemben dress dan selendang batik tulis sepanjang empat meter. Kemudian aksesori antik oleh Nyemas Indah terinspirasi dari pakaian asli Nusantara bernama ‘dodotan’. Sebelum adanya kebaya yang diberi sentuhan ultra modern dan sangat mewakili Agnez Mo sebagai duta anak muda dunia.

Lebih lanjut, Agnez Mo diundang oleh panitia COP 28 yang diselenggarakan di UAE Dubai pada tanggal 30 November hingga 12 Desember 2023. Dia adalah representatif anak muda dunia turut serta dalam gerakan global aksi nyata yang terkait dengan perubahan iklim dunia.

Baca Juga:

White Shoes & the Couples Company Rilis Piringan Hitam 'Topstar Collection'

Agnez Mo tampil memukau dengan kebaya batik. (Dok/Era Soekamto)

COP28 adalah pertemuan tingkat tinggi yang melibatkan 34 Kepala negara dan jajarannya, delegasi dari hampir 200 negara. Pemimpin bisnis dan keuangan, serta perwakilan masyarakat berkumpul di acara ini.

Konferensi ini bertujuan membahas isu-isu terkait perubahan iklim dan mengembangkan kebijakan untuk mengatasi tantangan tersebut, dengan fokus pada mempercepat transisi menuju masa depan energi bersih.

Pada perhelatan ini, Agnez didaulat menyanyikan lagu berjudul Lasting Legacy (yang diciptakan RedOne, produser/musisi asal Maroko) bersama para artis dunia lainnya, seperti Anushka Sen (India), Balqees Fathi (Yaman), Inna Modja (Mali-Afrika Barat), Boy Story (boyband China), Carolina Doche (Brasil), dan Ay Young (Amerika Serikat). (far)

Baca Juga:

Merasakan Atmosfer Budaya Zaman Dulu lewat Pentas 'Sukabumi 1980'

#Musik #Selebritas
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Bagikan