Destinasi Wisata di Banyuwangi yang Wajib Didatangi Pantai Plengkung yang terkenal ke seluruh dunia. (Foto: instagram@donnylopez949))

MESKIPUN berada di ujung timur pulau JAwa bukan berarti Banyuwangi jauh dari keramaian. Kota bermukimnya suku Osing ini memiliki destinasi wisata yang sangat banyak dan tentunya tidak akan terlupakan. Untuk memudahkan kamu menentukan destinasi wisata ke Banyuwangi, berikut merahputih.com memilihkannya.

Pantai Plengkung

pantai plengkung
Banyak peselancar dunia datang ke Pantai Plengkung (Foto: instagram@donnylopez949)

Di Banyuwangi, Jawa Timur, terdapat sebuah pantai yang sangat dikagumi oleh para peselancar di dunia. Ia adalah Pantai Plengkung alias Pantai G-Land. Pantai G-Land adalah pantai terbaik se-Asia Tenggara bagi peselancar serta termasuk sebagai satu dari tujuh ombak terbaik di dunia. Pantai Plengkung masuk ke dalam wilayah Taman Nasional Alas Purwo. Sangat mudah untuk menuju tempat ini, contohnya menggunakan boat atau kapal sewaan dari Bali, juga jalur darat dari kota Banyuwangi. Buat kamu yang tidak mau surfing, masih ada atraksi lainnya seperti memancing, diving dan snorkeling.

Green Bay

teluk hijau
Pesona Pantai Teluk Hijau yang menakjubkan. (Foto: instagram@zannasukses)


Green Bay atau Teluk Hijau berada di area Taman Nasional Meru Betiri tepatnya di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggrahan. Bagi yang sedang mampir di Banyuwangi amat disayangkan jika tidak datang ke tempat ini. Seperti namanya, jika dilihat dari kejauhan, Green Bay terlihat biru kehijau-hijauan. Hal itu disebabkan karena dasar perairan yang dangkal serta ditumbuhi alga.

Hanya saja aksesnya cukup sulit membuat Pantai Teluk Hijau jarang disinggahi. Kamu harus menyusuri jalan setapak curam dan berbatu. Kemudian menuruni bukit dan menembuh hutan. Lokasi Pantai Teluk Hijau dikelilingi karang tinggi di sebelah timur dan barat. Salah satu aksesnya yakni menapaki jalan di hutan kecil tak jauh dari kedua pantai.

Kaliklatak

kaliklatak
Argowisata Kaliklatak, wisata alternatif. (Foto: instagram@ferdiankamdani)


Di Banyuwangi terdapat sebuah perkebunan yang dijadikan argowisata bernama Argowisata Kaliklatak yang berada di Kecamatan Kalipuro. Tempat ini bukan hanya wisata argo tertua di Banyuwangi melainkan juga sebagai perintis argowisata di Indonesia. Lokasinya berada di lereng Gunung Merapi dengan ketinggian 450 mdpl. Luasnya sekitas 1013 hektar dengan berbagai jenis tanaman seperti seperti kopi, cengkeh, kayu manis, vanili, lada, karet, kayu manis hingga keninger. Argowisata Kaliklatak dulunya perkebunan milik Belanda bernama Mij Moorman & Co. Namun di tahun 1957 kepemilikannya berpindah ke R. Soehoed Prawiroatmodjo, seorang pengusaha lokal. Bagi yang ingin ke Argowisata Kaliklatak kamu bisa menempuhnya selama 30 menit atau sekitar 15 kilometer sebelah barat dari Kota Banyuwangi.

Jawatan Benculuk

jawatan benculuk
Panorama indah Jawatan Benculuk di sore hari. (Foto: instagram@banyuwangiadventura)

Jawatan Benculuk merupakan destinasi wisata yang seolah membawa kamu ke dalam hutan layaknya di film animasi Alice in Wonderland. Lokasinya berada di Kecamatan Cluring, Desa Benculuk, Kabupaten Banyuwangi. Lokasinya hanya sekitar 30 menit dari pusat kota Banyuwangi.

Awalnya tempat wisata ini merupakan sebuah bangunan tua yang dipergunakan untuk pengelolaan transportasi kereta api. Namun seiring berjalannya waktu, selain difungsikan sebagai area resapan air dan penimbunan kayu jati berkualitas yang dikelola Perhutani Banyuwangi, tempat ini juga dijadikan sebagai destinasi wisata.

Datanglah pada sore hari, sinar yang menerobos masuk lewat celah pepohonan membuat tempat yang satu ini makin spektakuler. Tidak mengherankan jika pada sore hari Jawatan Benculuk kerap dipadati pengunjung yang datang untuk sekadar berfoto, bersepeda atau berolahraga. Pengelola juga menyediakan atraksi wisata lainnya seperti arung jeram dan tempat pemancingan.

Hutan Mangrove Bedul

hutan mangrove bedul
Banyak biota yang hidup di manggrove Bedul. (Foto: instagram@glandjoyos_camp)

Di Purwoharjo, Banyuwangi, ada sebuah destinasi wisata lain yang layak dikunjungi. Meski tak setenar Kawah Ijen dan Pantai Plengkung, bukan berarti tempat tersebut tidak memiliki keunggulan. Hutan Mangrove Bedul, yang memiliki area hutan mangrove mencapai 1.350 hektare yang membentang sejauh 16 kilometer. Dengan ukuran tersebut, Hutan Mangrove Bedul sangat layak disebut sebagai Amazon-nya Indonesia. Hutan Mangrove Bedul berjarak 50 kilometer dari kota Banyuwangi.

Hutan Mangrove Bedul masih masuk di dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Tempat ini memisahkan antara Pantai Grajagan dan Pantai Plengkung yang terkenal itu. Hutan ini memiliki 27 jenis tanaman bakau. Tempat ini menjadi rumah bagi berbagai jenis hewan seperti elang, bangau, udang, babi hutan, biawak, kijang dan kera.

Untuk menikmati tempat ini kamu bisa memilih paket wisata yang disediakan pengelola. Umumnya paket ini menggunakan perahu bernama gondang gandung. Harga setiap paket tentu berbeda tergantung apa saja yang kamu dapatkan. (*)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH