Desak Polisi Tangkap Jozeph Paul Zhang, PKS: Tidak Ada Tempat Bagi Penista Agama Anggota DPR fraksi PKS Jazuli Juwaini (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

MerahPutih.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini meminta aparat kepolisian segera menangkap Jozeph Paul Zhang yang mengaku Nabi ke-26, menghina Nabi Muhammad SAW, dan menista ajaran Islam.

"Kami mengecam keras pernyataannya yang menghina Nabi Muhammad SAW serta menista keyakinan dan ajaran umat Islam. Kami meminta aparat kepolisian bergerak cepat menangkap dan memproses yang bersangkutan dengan dugaan melakukan penistaan terhadap agama," kata Jazuli dalam keterangannya, Minggu (18/4).

Menurut Jazuli, respon cepat aparat penting sekali agar tidak ada pihak yang memancing di air keruh menggunakan isu sensitif keyakinan beragama sehingga bisa memicu konflik horisontal.

Jozeph Paul Zhang

Apalagi, kata Jazuli, pernyataan Jozeph Paul Zhang diunggah melalui media sosial dan jelas-jelas provokatif terhadap ajaran Islam.

"Yang bersangkutan juga menantang berbagai pihak untuk melaporkan pernyataannya yang insinuatif tersebut kepada aparat. Maka aparat harus segera bertindak agar kedamaian bangsa tetap kondusif," tegas Jazuli.

Anggota Komisi I DPR ini mengimbau agar masyarakat khususnya umat Islam tetap tenang dan tidak terprovokasi. Apalagi saat ini umat Islam sedang khusyu melakukan ibadah ramdhan.

"Kita serahkan semua pada aparat dan proses hukum yang berlaku karena kita yakin penistaan agama dan keyakinan di republik ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan konstitusi. Dan tidak ada tempat bagi penista agama," kata Jazuli. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Beberapa Anggota DPRD Surabaya Terpapar COVID-19, Imbas Ziarah Bung Karno?
Indonesia
Beberapa Anggota DPRD Surabaya Terpapar COVID-19, Imbas Ziarah Bung Karno?

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono membantah beberapa anggota dewan yang terkena COVID-19 adalah imbas dari ziarah di makam Bung Karno.

Industri Sawit Diharapkan Serap Pengangguran Lulusan SMK
Indonesia
Industri Sawit Diharapkan Serap Pengangguran Lulusan SMK

Dukungan dari asosiasi sawit terhadap peningkatan SDM dan diseminasi informasi positif sawit dalam dunia pendidikan ditunjukkan melalui pendirian SMK Pertanian Kelapa Sawit di Provinsi Banten.

Gibran Berikan Bantuan Listrik Gratis pada 40 KK Miskin dan 10 Masjid di Solo
Indonesia
Gibran Berikan Bantuan Listrik Gratis pada 40 KK Miskin dan 10 Masjid di Solo

"Sebanyak 40 KK kurang mampu yang mendapatkan bantuan pemasangan listrik ini tersebar di lima kecamatan," ujar Gibran

Tiga Juta Masker Dikirim untuk Masyarakat yang Akan Menyaksikan Langsung PON Papua XX
Indonesia
Tiga Juta Masker Dikirim untuk Masyarakat yang Akan Menyaksikan Langsung PON Papua XX

Hingga hari ini, Rabu (22/9), sebagian bantuan logistik telah tiba di Papua

Pemerintah Sudah Hentikan Layanan Visa Bagi Warga India
Indonesia
Pemerintah Sudah Hentikan Layanan Visa Bagi Warga India

Penolakan masuk juga berlaku bagi seluruh orang asing yang mempunyai riwayat perjalanan dari wilayah India dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia.

Komunitas Pers Anggap Maklumat Polri Terkait FPI Berlebihan
Indonesia
Komunitas Pers Anggap Maklumat Polri Terkait FPI Berlebihan

Komunitas Pers menyebut Maklumat Kapolri berkaitan dengan FPI berlebihan. Hal itu tidak sejalan dengan hak masyarakat untuk mendapat dan menyebarkan informasi.

Rawan Disalahgunakan, KPU Solo Bakar 8.237 Surat Suara Rusak
Indonesia
Rawan Disalahgunakan, KPU Solo Bakar 8.237 Surat Suara Rusak

Pemusnahan dilakuakan sebagai antisipasi adanya penyalahgunaan kertas suara rusak.

Hadapi Wabah Berbeda dengan Awal Tahun, Anies: Mudah Menular Kepada Anak-Anak
Indonesia
Hadapi Wabah Berbeda dengan Awal Tahun, Anies: Mudah Menular Kepada Anak-Anak

Dari 5.582 kasus, sebanyak 665 kasus adalah kelompok usia 5-18 tahun

Soal Kasus FPI dan Rizieq Shihab, Kapolri Pastikan Bakal Dituntaskan
Indonesia
Soal Kasus FPI dan Rizieq Shihab, Kapolri Pastikan Bakal Dituntaskan

Pengusutan kasus penembakan laskar Front Pembela Islam (FPI) akhir 2020 lalu kini belum menemui titik terang.

Satu RT di Semper Jakut Mini Lockdown, Wagub DKI: Harus Jadi Pelajaran
Indonesia
Satu RT di Semper Jakut Mini Lockdown, Wagub DKI: Harus Jadi Pelajaran

Pemprov DKI Jakarta mengakui ada satu rukun tetangga (RT) di ibu kota dilakukan mini lockdown.