Desa Digital di Tulungagung, Kentongan Diganti Panic Botton Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, saat meresmikan desa digital di Desa Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, (29/10). Foto: Wening/Humas Kemendes PDTT

MerahPutih.com - Desa Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini menjadi salah satu desa digital di Indonesia. Peresmian itu dilakukan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Kamis (29/10).

Untuk peletakan batu pertama desa digital tersebut ada di lokasi pengembangan taman wisata edukasi Nangkula Park yang sepenuhnya dikelola BUMDes setempat.

Sebagai uji coba, Mendes menggunakan tombol panik (panic button) yang berfungsi sebagai kentongan digital untuk penyebaran informasi darurat kepada masyarakat desa.

Baca Juga

Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Peninggalan Sri Sultan HB II

"Di era digital, kentongan digital ini mampu menyalakan alarm di semua ponsel warga yang mengunduh aplikasi yang tersedia melalui layanan play store di telepon pintar (android,)" terangnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi pada layanan masyarakat menggeser sistem lama yang sudah kuno dan lama. Sudah berlalu warga menunggu lama untuk mengurus sebuah surat, cukup melalui aplikasi, surat yang diinginkan akan diurus pihak desa.

“Tidak eranya lagi warga desa harus nongkrong di balai desa untuk mengurus sebuah surat,” jelas Abdul Halim.

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, saat meresmikan desa digital di Desa Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, (29/10). Foto: Wening/Humas Kemendes PDTT
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, saat meresmikan desa digital di Desa Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, (29/10). Foto: Wening/Humas Kemendes PDTT

Mendes mengatakan, kehadiran negara direpresentasikan di seluruh level birokrasi. Mulai dari tingkat desa (pemerintah desa), tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga dari level tertinggi kehadiran negara dalam skala nasional (pusat). Puncak dari kemudahan lewat digitalisasi ini merupakan bukti hadirnya negara di tengah warganya. Selain itu, digitalisasi ini diharapkan terlaksana di desa-desa lain di Indonesia.

“Iya pastinya akan kita adopsi dan dijadikan patokan untuk desa desa lain, silahkan belajar ke Desa Kendalbulur ini," tegasnya.

Mendes juga mengapresiasi pemerintah desa yang memberdayakan dana desa hingga bisa membangun Taman Wisata Edukasi Nangkula Park yang dalam waktu empat bulan mampu meraup omzet hingga Rp1,5 milliar. Taman wisata edukasi tingkat desa ini mampu menyumbang pemasukan sebesar Rp12 juta.

"Pak Kades, ini prinsipnya uang masuk sebanyak-banyaknya, tapi jangan sampai keluar, makanya digunakan untuk subsidi benih padi, kesehatan, hingga Pajak PBB tadi,” tutur Mendes.

Mendes juga meresmikan Desa Digital Kendalbulur, untuk menandai pembangunan perluasan wisata buatan Nangkula Park di Desa Kendalbulur yang sejak pertama berdiri sudah dioperasionalkan oleh Bumdes setempat.

Sementara itu, Kepala Desa Kendalbulur, Anang Mustofa menyampaikan, saat ini pihaknya telah menggunakan aplikasi Simpel Desa pada layanan untuk masyarakat. Melakui aplikasi ini, layanan permohonan pembuatan surat bagi warga Desa Kendalbulur bisa dilayani dengan cepat.

Baca Juga

KSP Sejahtera Bersama Sepakat Restrukturisasi Utang Rp8,4 Triliun

“Warga tinggal memilih jenis suratnya, hasilnya di cetak di kertas dan saya tinggal tanda tangan, setiap saat setiap waktu saya bisa tanda tangan apalagi aplikasi ini kan terhubung ke handphone kades, jadi saya bisa tahu,” papar Anang. (Andika Eldon/Surabaya)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sebar Hoaks Corona, Mayoritas Pelaku Ngaku tak Puas dengan Pemerintahan Jokowi
Indonesia
Sebar Hoaks Corona, Mayoritas Pelaku Ngaku tak Puas dengan Pemerintahan Jokowi

Per Selasa (26/5) tercatat sebanyak 104 kasus ditangani Bareskrim dan polda-polda seluruh Tanah Air.

Update COVID-19 per Selasa (31/3): 1.528 Kasus Positif, 136 Meninggal Dunia
Indonesia
Update COVID-19 per Selasa (31/3): 1.528 Kasus Positif, 136 Meninggal Dunia

Setiap hari jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia semakin bertambah

 SETARA Kritik Pemerintahan Jokowi Lantaran Tak Juga Proses Pelaku Pelanggaran HAM
Indonesia
SETARA Kritik Pemerintahan Jokowi Lantaran Tak Juga Proses Pelaku Pelanggaran HAM

"Sesuai UU 26/2000, Kejaksaan Agung akan melakukan penyidikan dan paralel dengan kerja penyidikan, Presiden Jokowi harus membentuk pengadilan HAM," kata Hendardi

Jakarta Bakal Diguyur Hujan Lebat
Indonesia
Jakarta Bakal Diguyur Hujan Lebat

BMKG juga menyampaikan peringatan potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir pada Senin sore hingga malam hari di Ibu Kota.

Langkah Kemensos Tanggulangi 26 Juta Jiwa Lansia
Indonesia
Langkah Kemensos Tanggulangi 26 Juta Jiwa Lansia

Di Indonesia, dari populasi lansia, lansia dengan kategori miskin dan rentan sebesar 40 persen atau 12,6 juta. Lansia dalam keluarga sebanyak 10,7 juta.

Anak Ketiga Soeharto Dicekal ke Luar Negeri
Indonesia
Anak Ketiga Soeharto Dicekal ke Luar Negeri

Bambang Trihatmodjo, anak ketiga Presiden Soeharto dicekal untuk berpergian ke luar negeri

Wagub DKI Janji Insentif Gaji Penggali Kubur COVID-19 Segera Cair
Indonesia
Wagub DKI Janji Insentif Gaji Penggali Kubur COVID-19 Segera Cair

Permasalahan pembayaran duit tambahan untuk sopir ambulans dan penggali kubur itu akan segera diselesaikan.

HUT RI Harus Jadi Momentum Berikan Sentuhan Pada Daerah
Indonesia
HUT RI Harus Jadi Momentum Berikan Sentuhan Pada Daerah

"Selama ini masyarakat di sana kurang mendapat sentuhan, padahal potensi yang ada di pedesaan, daerah kepulauan, dan pesisir, sangat melimpah," kata Jazilul.

Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia
Indonesia
Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia

"Perang melawan covid-19 masih jauh dari selesai, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi dampak sosial-ekonominya," kata Menlu Retno.

Jadi Episentrum COVID-19, Jakarta Diminta Segera Dilockdown
Indonesia
Jadi Episentrum COVID-19, Jakarta Diminta Segera Dilockdown

Pemerintah harus memperhatikan rakyat kecil