Deretan Lagu K-pop untuk Mengenang Tragedi Tenggelamnya Kapal Sewol Peringatan enam tahun tenggelamnya kapal Sewol (Foto: Dailymail UK)

TEPAT 16 April 2020, Korea Selatan mengenang enam tahun tragedi tenggelamnya kapal Sewol. Peristiwa tragis ini masih membekas di hati masyarakat Negeri Ginseng, sehingga setiap tanggal 16 April warga Korea Selatan akan mengenakan atau meperlihatkan gambar pita kuning sebagai simbol peringatan terhadap salah satu tragedi maritim terbesar di Korea Selatan tersebut.

Buat kamu yang mungkin belum tahu, Sewol Accident atau yang dikenal juga dengan Sewol Ferry Disaster adalah kecelakaan tenggelamnya kapal Sewol ketika sedang berlayar dari Incheon menuju Jeju. Seperti yang dikatakan pada laman BBC, dari 476 penumpang dan awak kapal, 304 orang meninggal dunia.

Menyedihkannya lagi, 250 diantaranya adalah siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Danwon dari Ansan. Kala itu, mereka sedang dalam perjalanan untuk melakukan karya wisata. Sayang sekali takdir berkata lain sehingga banyak dari anak-anak tersebut akhirnya tenggelam karena kecelakaan.

Baca juga:

Lima Kunci BTS Raih Kesuksesan Mendunia

Peristiwa ini tentu meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi semua orang. Nah, untuk memperingati kejadian tersebut beberapa idola Korea Selatan mempersembahkan lagu untuk memperingatinya. Dilansir dari laman Koreaboo, ini dia beberapa lagu yang dibuat untuk menghormati tragedi Sewol.

You Whom I Love - Shin Yong Jae & Lee Da Won

Salah satu lagu yang paling terkenal adalah You Whom I Love, karena lagu tersebut dibuat oleh salah satu korban. Lagu ini ditemukan di telepon selulernya Lee Da Won.

Kemudian keluarganya mengirimkan lagu tersebut kepada idolanya Da Won yaitu Shin Yong Jae. Yong Jae lalu menyelesaikan lagu tersebut untuk memberikan penghargaan dan mengenang Lee Da Won.

Spring Day - BTS

Lagu terkenal lainnya datang dari BTS, lagu ini juga dikabarkan berkaitan dengan tragedi kapal Sewol. Walaupun tidak ada penjelasan resmi dari pihak BTS, namun banyak fans meyakini bahwa lagu ini dibuat untuk mengenang para korban.

Lagu Spring Day menceritakan tentang kerinduan kepada teman dan ingin agar musim dingin segera berakhir agar mereka bisa bertemu kembali pada musim semi.

Lagu tersebut seolah mau menggambarkan perasaan rindu para korban yang selamat kepada teman-teman mereka yang sudah meninggal. Liriknya seperti "walaupun kamu pergi tidak ada satu hari pun aku melupakanmu" semakin memperkuat teori bahwa lagu ini memang dipersembahkan untuk para korban kapal Sewol.

Stardust - Kim Donghwan

Stardust ditulis oleh Lee Won Hee, seorang komposer sekaligus seorang ayah dari dua anak perempuan yang usianya sepantaran dengan para korban siswa-siswi yang tenggelam saat itu.

Won Hee menulis lagu itu sambil membayangkan dan memikirkan perasaan dari para orangtua korban yang kehilangan anaknya untuk selama-lamanya karena kejadian ini.

Kemudian yang menyanyikannya adalah Kim Donghwan dari Shinwa. Liriknya pun sangat mendalam karena benar-benar ingin menggambarkan perasaan para orangtua.

One of These Nights - Red Velvet

Selain Spring Day, lagu dari Red Velvet ini jadi sorotan karena berbagai teori yang menghubungkannya dengan kecelakaan Sewol.

Ketika melihat video musiknya pun kamu pasti akan langsung teringat dengan kejadian kapal tersebut. Seperti beberapa set videonya yang seolah berada di dalam kapal, kaca kapal yang pecah karena air, Yeri yang tiduran di atas kapal yang berisi air, dan sebagainya.

Selain itu liriknya juga menggambarkan rasa ingin bertemu. Hal-hal itulah yang membuat banyak orang semakin yakin bahwa lagu ini ditujukkan bagi tragedi kapal Sewol.

Baca juga:

Fans Berat, IU Jadikan Lagu D.O EXO Sebagai Terapi

Still There, Still Here - Lucid Fall

Apakah kamu bisa bayangkan apa perasaan siswa-siswi yang selamat? Banyak dari korban yang selamat tersebut digerogoti rasa bersalah karena tidak bisa menyelamatkan teman-teman mereka.

Hal tersebut bahkan sampai membuat beberapa korban selamat memutuskan untuk bunuh diri karena rasa frustasi. Untuk itulah Lucid Fall persembahkan lagu ini buat para korban selamat agar tetap berjuang dalam hidup dan tidak berputus asa.

Yellow Ocean - Cheetah & Jung Sung Hwan

Warna kuning dijadikan sebagai simbol harapan, dan pita kuning dipakai sebagai peringatan dari tragedi Sewol. Nah, warna kuning itulah yang mau diangkat lewat lagu Yellow Ocean. Cheetah dan Jung Sung Hwan ingin mendorong pendengarnya agar tidak pernah melupakan tragedi kapal Sewol.

Lirik lagu yang dirilis pada Tribe of Hip Hop 2 ini enggak hanya dibuat untuk mengenang korban saja, melainkan juga kritik terhadap pihak-pihak yang bertangggung jawab atas kejadian tersebut.

Red Light - f(x)

Girlband terkenal besutan SM Entertainment ini sudah mengonfirmasi bahwa lagu mereka yang berjudul Red Light memang ditujukan bagi peristiwa 16 April 2014 itu. Kata-kata seperti 'ketika semuanya tenggelam', 'warning', 'pintu darurat', 'tabrakan', dan beberapa kata lain dalam lirik lagu ini dipakai untuk mengkritisi kejadian tersebut.

Always Remember - Tany

Kim Jin Soo atau yang dikenal dengan Tany meninggal dunia pada 2018 yang lalu. Namun sebelum pergi ia sudah mempersembahkan sebuah lagu untuk mengenang kecelakaan ini.

Lagu berjudul Always Remember tersebut dibuat untuk memperingati dan mengenang kejadi Sewol. Lewat lagu itu, Tany mau mengatakan bahwa perasaan rindu itu tetap ada berapa lama pun waktu berlalu. Semoga Tany dan para korban Sewol sudah tenang di sana ya karena semua masyarakat Korea Selatan akan selalu meningat mereka.

Baca juga:

Bosan #dirumahaja? Yuk Tonton Konser BTS di Bang Bang Con Online Concert Weekend

Peristiwa tragis ini memang menjadi sejarah kelam bagi warga Korea Selatan namun semuanya ini bisa dijadikan pelajaran berharga agar tidak terulang lagi di masa depan. (sam)



Ananda Dimas Prasetya