Densus Cokok Jaringan JAD Cirebon Terkait Penusukan Wiranto? Ilustrasi Densus 88 Antiteror (MP/Win)

Merahputih.com - Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Kelurahan Panjunan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (13/10) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Tadi malam yang diamankan berinisial B warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk," kata Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy, Senin (14/10).

Baca Juga

Ical: Wiranto Khawatir Kebangkitan Islam Radikal

Roland menegaskan bahwa yang bersangkutan terlibat aktif dalam jaringan JAD.

Pada saat ini, B sudah dibawa oleh Tim Densus 88. Polresta Cirebon hanya mendampingi saat melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris tersebut.

Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berusaha masuk ke dalam rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli saat dilakukan penggeledahan di Kavling Barokah, Kelurahan Bahagia, Babelan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/5/2019). ANTARA FOTO/Ariesanto/hma/wsj.
Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berusaha masuk ke dalam rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli saat dilakukan penggeledahan di Kavling Barokah, Kelurahan Bahagia, Babelan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/5/2019). ANTARA FOTO/Ariesanto/hma/wsj.

Saat ditanya keterkaitan B dengan pelaku penusukan Menkopolhukam, Roland menyatakan itu semua merupakan kewenangan dari Densus 88.

"Itu semua kewenangan Densus, saya belum tahu," katanya.

Baca Juga

Densus 88 dan CTOC Periksa Dua Terduga Teroris yang Berbaiat ke Abu Bakar Al Baghdadi

Dari rumah terduga teroris B, polisi menyita beberapa barang bukti seperti buku-buku berkaitan dengan teroris dan belati kecil. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH