Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Surabaya Rumah terduga teroris berinisial N di Jalan Tambak Asri, Gang Dahlia 2A No 27, Surabaya yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Senin (1/3). (ANTARA Jatim/HO/WI)

MerahPutih.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali melakukan penangkapan terhadap seorang terduga teroris di Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/3) sore.

Ketua RW 06, Kelurahan Moro Krembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya M Zainal Abidin menuturkan, Densus 88 melakukan penangkapan terhadap seorang warganya berinisial N pada sekitar pukul 15.00 WIB.

"Aparat dari Densus 88 melakukan penggeledahan dan pemeriksaan barang bukti di rumah terduga teroris berinisial N," ujarnya.

Baca Juga:

Densus 88 Perlu Gunakan Instrumen UU Terorisme Proses Dugaan Keterlibatan Oknum FPI

Rumah terduga teroris N tersebut di Jalan Tambak Asri, Gang Dahlia 2A Nomor 27, Surabaya.

Zainal menceritakan, sepulang kerja dirinya dihubungi aparat Densus 88 Antiteror Polri untuk ikut mendampingi penggeledahan dan pencarian barang bukti di rumah terduga teroris N.

Dia tidak jelas menerima informasi di mana N ditangkap oleh tim Densus 88. Zainal mengaku hanya dimintai mendampingi proses penggeledahan.

"Informasi penangkapannya belum jelas di mana. Saya hanya diminta mendampingi penggeledahan. Yang jelas N sekarang diamankan di Polda Jatim," tuturnya, dikutip Antara.

Densus 88 Antiteror (MP/Win)
Densus 88 Antiteror (MP/Win)

Dari penggeledahan yang dilakukan 10 personel Densus 88 tersebut, diamankan sejumlah barang bukti senjata yang diduga milik N.

"Barang bukti yang ditemukan berupa sejenis senjata laras panjang, satu buah parang, topi, buku-buku, dan uang jutaan rupiah," ucap-nya.

Terduga teroris N sehari-hari berprofesi sebagai penjual pakaian. Sementara sang istri, lanjut Zainal, berprofesi sebagai guru.

"N sehari-hari menjual pakaian. Aktivitas N biasa saja seperti masyarakat lain, istrinya guru. Guru apa belum tahu karena bilangnya tadi baru pulang mengajar," kata dia.

Baca Juga:

Densus 88 Tangkap Sejumlah Terduga Teroris di Jawa Timur

Penangkapan terduga teroris di Surabaya merupakan kali kedua dalam sepekan, setelah sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri menangkap AIH di Jalan Medokan Sawah No 121, Rungkut, Surabaya, Jumat (26/2).

Pada hari Jumat (26/2), total tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan 12 terduga teroris di wilayah Jawa Timur yakni di Kota Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan Malang. (*)

Baca Juga:

Densus 88 Diminta Usut Dugaan Keterlibatan Oknum FPI dalam Jaringan Teror

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
18 Pegawai KPK Mulai Dibina di Universitas Pertahanan Pada 22 Juli
Indonesia
18 Pegawai KPK Mulai Dibina di Universitas Pertahanan Pada 22 Juli

Dari 18 pegawai yang bersedia, 16 pegawai akan mengikutinya secara langsung. Sedangkan dua pegawai yang masih menjalani isolasi mandiri akibat terpapar COVID-19 akan mengikutinya secara daring.

Dampak Gempa, Listrik di Kabupaten Majene Masih Padam
Indonesia
Dampak Gempa, Listrik di Kabupaten Majene Masih Padam

Korban meninggal akibat gempa tersebut mencapai 42 orang, dengan rincian 34 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane.

Sampai September, 70.000 Warga Solo Belum Divaksin
Indonesia
Sampai September, 70.000 Warga Solo Belum Divaksin

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo mencatat sebanyak 70.000 warga dari berbagai umur belum divaksin sama sekali. Hal itu menjadi catatan Pemkot Solo karena mereka rawan terpapar corona.

Tekan Kasus Penyebaran COVID-19, Walkot Solo Setuju Libur Akhir Tahun Dipangkas
Indonesia
Tekan Kasus Penyebaran COVID-19, Walkot Solo Setuju Libur Akhir Tahun Dipangkas

Ia mendukung rencana pemerintah memangkas libur panjag akhir tahun ini supaya tidak banyak warga perantauan mudik ke Solo.

Putra Ahok dan Ayu Thalia Saling Lapor, Polisi: Semuanya akan Kami Proses
Indonesia
Putra Ahok dan Ayu Thalia Saling Lapor, Polisi: Semuanya akan Kami Proses

"Semuanya akan kami proses sesuai dengan prosedur," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan kepada wartawan, Kamis (2/9).

Usai Diperiksa KPK, Prasetyo Edi Ngaku Hanya Sebatas Sahkan Anggaran
Indonesia
Usai Diperiksa KPK, Prasetyo Edi Ngaku Hanya Sebatas Sahkan Anggaran

"Di pembahasan-pembahasan itu langsung sampai ke Banggar besar. Nah, di Banggar besar, saya serahkan ke eksekutif. Nah, eksekutif yang punya tanggung jawab," ungkap Prasetyo.

Ketua DPRD Jakarta Dilaporkan ke BK, Wagub: Eksekutif Tak Boleh Ikut Campur
Indonesia
Ketua DPRD Jakarta Dilaporkan ke BK, Wagub: Eksekutif Tak Boleh Ikut Campur

Tujuh fraksi bersama 4 Wakil Ketua DPRD DKI resmi melaporkan pimpinannya, Prasetyo Edi Marsudi ke Badan Kehormatan (BK) DPRD dengan tuduhan menyalahi aturan tatib Hak Interpelasi Formula E.

Nia Ramadhani Diduga Pakai Narkoba Sejak Aktif Syuting
Indonesia
Nia Ramadhani Diduga Pakai Narkoba Sejak Aktif Syuting

Pihak kepolisian menduga artis Nia Ramadhani merupakan pecandu narkoba jenis sabu-sabu sejak sebelum menikah dengan pengusaha Ardi Bakrie.

DPRD DKI Minta Pembangunan Sarana Jaya Tunjukkan Lokasi Lahan 70 Hektar
Indonesia
DPRD DKI Minta Pembangunan Sarana Jaya Tunjukkan Lokasi Lahan 70 Hektar

Ketua Komisi B DPRD DKI, Abdul Aziz pun meminta Pelaksana tugas (Plt) Dirut Pembanguban Sarana Jaya Indra S. Arharrys untuk menunjukan lokasi lahan yang telah dibelinya itu

Satire Pertanyaan Menohok ke Ketua KPK, Berani Jawab Enggak Firli Bahuri?
Indonesia
Satire Pertanyaan Menohok ke Ketua KPK, Berani Jawab Enggak Firli Bahuri?

Sebenarnya ini aksi teatrikal kami terkait dengan undangan terbuka kepada Ketua KPK Firli Bahuri