Denda Rp10 Juta Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Depok Petugas medis melakukan rapid test COVID-19 kepada sejumlah sampel darah dari calon penumpang KRL di Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

MerahPutih.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, akan menerapkan sanksi berupa denda dan kerja sosial bagi pelanggar peraturan protokol kesehatan di Kota Belimbing tersebut.

Penerapan sanksi ini untuk menindaklanjuti Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 60 Tahun 2020. Yaitu tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diases 2019.

"Kami akan berikan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan sesuai peraturan yang sudah ditetapkan," ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny dilansir laman resmi Pemkot Depok, Rabu (9/9)

Baca Juga

Kenali Penyakit Lain Anak yang Terkena COVID-19

Lanjut Lienda, pemberian sanksi itu diberikan kepada warga, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat umum.

Adapun, untuk masyarakat akan dikenakan sanksi kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum selama 15 menit atau denda administratif paling banyak Rp50 ribu.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny
Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny. Foto: Pemkot Depok

Kemudian, bagi pelaku usaha dan pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat umum jika tidak menerapkan protokol kesehatan akan dikenakan sanksi administratif penutupan sementara paling lama 3x24 jam.

"Pelaku usaha yang melanggar akan dilakukan penutupan sementara, tetapi jika mengulangi pelanggaran satu kali dikenakan sanksi Rp 5 juta, dua kali Rp 10 juta, dan tiga kali Rp 25 juta," tegasnya.

Sambung Lienda, saat ini Pemkot Depok menerapkan jam malam untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19. Hal ini tercantum pada Keputusan Wali Kota. Pelanggaran terhadap pembatasan jam aktivitas tersebut akan dikenakan sanksi berupa denda administratif paling banyak sebesar Rp10 juta.

"Untuk pelanggaran aktivitas warga dan dunia usaha saat berstatus zona merah, sanksi akan langsung dieksekusi," ujarnya.

Dikatakan Lienda, sanksi administratif berupa denda tersebut akan masuk pada kas daerah. Denda tersebut nantinya langsung dibayarkan melalui BJB.

Terakhir, Lienda berpesan kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kota Depok untuk terus menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas di luar rumah. Tentunya dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Baca Juga

Pengelola Bioskop Ajukan Proposal, Pemprov DKI: XXI Belum Revisi Protokol Kesehatan

"Tetap patuhi protokol kesehatan, gunakan masker dan hindari kerumunan," pungkasnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Selidiki DNA dan Sidik Jari di Tombol Lift Gedung Kejagung
Indonesia
Polisi Selidiki DNA dan Sidik Jari di Tombol Lift Gedung Kejagung

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, memeriksa memeriksa DNA dan sidik jari yang terdapat di tombol lift di Gedung Kejaksaan Agung RI.

KPK Sita Dokumen Penting Kasus Suap Benur dari Rumah Stafsus Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Sita Dokumen Penting Kasus Suap Benur dari Rumah Stafsus Edhy Prabowo

KPK menggeledah rumah staf khusus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Andreau Misanta Pribadi, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/1).

Rencana Pembentukan Partai Baru oleh Amien Rais Dinilai Sia-sia Belaka
Indonesia
Rencana Pembentukan Partai Baru oleh Amien Rais Dinilai Sia-sia Belaka

Politikus senior, Amien Rais, berencana untuk membentuk sebuah partai baru pasca merasa tak sejalan lantaran basisnya kalah di partai yang kini dinahkodai oleh Zulkifli Hasan

Tjahjo Perintahkan Semua Kantor Pemerintah Punya Tim Penanganan COVID-19
Indonesia
Tjahjo Perintahkan Semua Kantor Pemerintah Punya Tim Penanganan COVID-19

Jika terdapat pegawai yang terkonfirmasi positif, Tim Penanganan COVID-19 harus cepat melakukan beberapa tindakan.

Corona Bikin Rakyat Kecil Morat-marit, Puan Ingatkan Pemerintah Jokowi Jangan Tutup Mata
Indonesia
Corona Bikin Rakyat Kecil Morat-marit, Puan Ingatkan Pemerintah Jokowi Jangan Tutup Mata

Banyak rakyat kecil yang terancam kehilangan pendapatan akibat wabah COVID-19

Megawati ke Whisnu Buana: Terima Kasih Sudah Bantu Risma Bangun Surabaya
Indonesia
Megawati ke Whisnu Buana: Terima Kasih Sudah Bantu Risma Bangun Surabaya

Whisnu adalah salah satu nama bakal calon wali kota Surabaya dan merupakan kader PDIP, dan menjabat sebagai wakil wali kota mendampingi Tri Rismaharini selama 10 tahun terakhir.

Belasan ABK Positif COVID-19 Tiba di Jakarta, Sisanya Isolasi Mandiri di Kapal
Indonesia
Belasan ABK Positif COVID-19 Tiba di Jakarta, Sisanya Isolasi Mandiri di Kapal

Kapal membawa sebanyak 161 penumpang dan ABK sebanyak 111 orang dari Surabaya

 Antisipasi Wabah Corona, Pemkab Indramayu Bentuk Crisis Center Covid-19
Indonesia
Antisipasi Wabah Corona, Pemkab Indramayu Bentuk Crisis Center Covid-19

"Saya minta ada deteksi dan antisipasi terhadap hal-hal yang berpotensi menimbulkan COVID-19," katanya.

Kapolres Sukoharjo: Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil Korban Pembunuhan
Indonesia
Kapolres Sukoharjo: Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil Korban Pembunuhan

"Kami memastikan jenazah (Yulia) ini korban pembunuhan," ujar Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas

Pengemudi Ojol hingga Petugas Masjid Dijadikan Pengawal Protokol Kesehatan
Indonesia
Pengemudi Ojol hingga Petugas Masjid Dijadikan Pengawal Protokol Kesehatan

Polres Metro Jakpus bersama TNI dan unsur wali kota memberikan rompi bagi sejumlah elemen masyarakat.