Denda Dua Hari Operasi Yustisi di DKI Nyaris Rp90 Juta Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengakui angka penyebaran COVID-19 di wilayah ibu kota Jakarta makin tinggi (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengatakan selama dua hari pelaksanakan operasi yustisi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total Jakarta, sebanyak Rp88 juta terkumpul dari sanksi administrasi berupa denda.

"Nilai denda sudah cukup besar yaitu Rp88.665.000," ujar dia di kawasan Tugu Tani, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (16/9).

Baca Juga

Kenali Penyakit Lain Anak yang Terkena COVID-19

Sanksi sosial yang dimaksud berupa membersihkan jalan selama satu jam sambil memakai atribut rompi oranye yang telah disiapkan.

Kemudian, sanksi administrasi berupa denda sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 yakni sebesar Rp250 ribu.

"Itu satu kali pelanggaran, kalau dua kali akan dikenakan Rp500 ribu, tiga kali Rp750 ribu. Itu sanksi denda," kata dia.

Aktivitas warga Jakarta. (Foto: Asropih)

Sementara itu, sebanyak 23 tempat makan atau restoran di Jakarta disegel buntut kedapatan melanggar protokol kesehatan. Restoran tersebut terjaring Operasi Yustisi selama dua hari.

"Ada klaster di rumah makan yang kita sama-sama melakukan tindakan Yustisi ada 23 restoran kita tutup," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

Penyegelan tersebut dilakukan oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja. TNI dan Polri, kata Yusri hanya bersifat mendampingi saja. "Tadi kami temukan 23 rumah makan disegel Satpol PP karena melanggar aturan," ujar dia.

Baca Juga

Pengelola Bioskop Ajukan Proposal, Pemprov DKI: XXI Belum Revisi Protokol Kesehatan

Yusri menambahkan, restoran-restoran yang disegel melanggar aturan protokol kesehatan. Salah satunya itu masih mengizinkan masyarakat makan ditempat alias dine in. Padahal, restoran hanya diizinkan take away.

"Kesalahannya di Pergub 88 jika restoran itu hanya boleh take away," kata dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Santoso MIT Tewas Setelah Bom di Badannya Meledak
Indonesia
Ditengah PPKM, Penumpang KRL Jabodetabek Malah Alami Peningkatan
Indonesia
Ditengah PPKM, Penumpang KRL Jabodetabek Malah Alami Peningkatan

PT KCI juga mengajak pengguna KRL untuk tetap mematuhi arahan pemerintah dengan mengurangi mobilitas

Rayakan HUT ke-75, PT KAI Beri Diskon Tiket Kereta 25 Persen
Indonesia
Rayakan HUT ke-75, PT KAI Beri Diskon Tiket Kereta 25 Persen

Pemberian diskon ini dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 perusahaan kereta api di Indonesia tersebut yang jatuh pada 28 September 2020.

Satu Lagi Tahanan KPK Diangkut ke RSD Wisma Atlet
Indonesia
Satu Lagi Tahanan KPK Diangkut ke RSD Wisma Atlet

"Ada 1 orang tahanan yang siang ini dipindahkan ke Wisma Atlet untuk menjalani perawatan dan isolasi mandiri karena terkonfirmasi positif virus COVID-19," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (19/1).

New Normal, Ini Yang Bakal Dilakukan Tjahjo Agar Kinerja ASN Efektif
Indonesia
New Normal, Ini Yang Bakal Dilakukan Tjahjo Agar Kinerja ASN Efektif

ASN harus menjadi pelopor dan teladan dalam penerapan normal baru (new normal) di Indonesia dengan mematuhi ketentuan-ketentuan dalam tatanan normal baru.

Alasan Polisi Sempat Tutup Gerbang Tol Cikarang Barat
Indonesia
Alasan Polisi Sempat Tutup Gerbang Tol Cikarang Barat

Bus karyawan itu tidak mau keluar melalui pintul tol selanjutnya

Semburkan Awan Panas 4,5 Kilometer, Status Gunung Semeru Dievaluasi
Indonesia
Semburkan Awan Panas 4,5 Kilometer, Status Gunung Semeru Dievaluasi

Mengenai status gunung, saat ini Gunung Semeru masih berada pada level II atau 'Waspada' dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Ganjar: Perekonomian Jateng Turun 5,9 Persen
Indonesia
Ganjar: Perekonomian Jateng Turun 5,9 Persen

"Ekonomi di Jateng selama pandemi turun 5,9 persen. Tidak perlu melakukan hal-hal yang tidak berguna yang dapat merusak toleransi," kata dia.

DKI: 111.142 Jalani Rapid Test, 4.213 Reaktif Corona
Indonesia
DKI: 111.142 Jalani Rapid Test, 4.213 Reaktif Corona

Pemda DKI akan terus menggalakan rapid test di 6 wilayah Kota/Kabupaten.

Virologi UGM Sebut Vaksin Sinovac Bukan Solusi Hentikan Pandemi
Indonesia
Virologi UGM Sebut Vaksin Sinovac Bukan Solusi Hentikan Pandemi

"Vaksin bukan satu-satunya cara menghentikan pandemi COVID-19. Ada cara lain yang lebih efektif yakni disiplin menerapkan sosial distancing, menjaga kebersihan dan kesehatan," ujar Hakim