Image
Author by : (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ketegangan antara dua pihak sempat terjadi, namun berhasil diredam setelah ada negosiasi dari pihak pekerja dan manajemen perusahaan.

Image
Author by : (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

"kami sempat tidak diperbolehkan masuk kedalam kantor, jam 7,30. nggak tau apa alasannya, cuma kata securitynya itu perintah dari komandannya, ya kita jelasin, bahwa ini kantor tempat kita beraktifitas, seharusnya tidak ada blokade, jadi membuat ketegangan, dan seperti teror bagi kita," ujar Teguh salah satu karyawan JICT.

Image
Author by : (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Salah satu karyawan yang ikut dalam rencana aksi demonstrasi menjelaskan, setelah ada negosiasi antara karyawan JICT dan kepala security, para karyawan akhirnya diperbolehkan masuk, untuk mengambil perangkat aksi demonstrasi yang akan mereka gelar di Kementerian BUMN dan Istana Negara.

Image
Author by : (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Dari pantauan Merahputih.com dilapangan, rencana aksi demonstrasi ini akan dijaga oleh puluhan anggota kepolisian dan ratusan anggota marinir.

Image
Author by : (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

"Kami dipelakukan seolah-olah kami yang bekerja belasan bahkan puluhan tahun disini tidak memberikan kontribusi terhadap perusahaan dan bangsa ini. Lihat saja, demontrasi kita dijaga oleh ratusan tentara, dan petugas kepolisian, manajemen menganggap kami sebagai musuh, yang harus diperlakukan secara represif," Tegasnya.