Demokrat Versi KLB Sebut Belasan Pasal Bermasalah dalam AD/ART Kongres 2020 Politisi Partai Demokrat (PD) versi KLB Max Sopacua saat jumpa pers di Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

MerahPutih.com - Jubir Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) M Rahmad menduga ada belasan pasal bermasalah dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil kongres 2020.

"Kami menemukan setidaknya ada 14 pasal di dalam AD/ART Partai Demokrat tahun 2020 yang melanggar ketentuan Undang-Undang Partai Politik," kata Rahmad dalam konferensi pers, di kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis (25/3).

Dia mengatakan, di antara pasal bermasalah itu ialah kekuasaan tertinggi berada di tangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Majelis Tinggi Partai (MTP), AD/ART dalam KLB atau kongres yang dirancang oleh MTP, calon ketum harus persetujuan MTP.

Baca Juga:

Alasan Partai Demokrat Versi KLB Gelar Konpers di 'Candi' Hambalang

Rahmad menilai, ketentuan dalam AD/ART tahun 2020 telah mengamputasi kewenangan anggota partai dan Mahkamah Partai.

Ia menjelaskan, Demokrat dalam menuntaskan perselisihan internal tak melaksanakan UU Parpol.

"Makanya, AD/ART ini tidak objektif dan batal demi hukum," ucap Rahmad.

Rahmad mengingatkan, AD/ART partai adalah peraturan dasar yang perubahan dan pembahasannya disepakati dalam kongres atau KLB.

Ilustrasi - Bendera Partai Demokrat (ANTARA Jatim/Ist)
Ilustrasi - Bendera Partai Demokrat (ANTARA Jatim/Ist)

Dia mengatakan, AD/ART Demokrat tahun 2020 justru dibuat dan disahkan di luar kongres.

"Parahnya lagi berarti AD/ART Demokrat tahun 2020 itu cacat formal," tegas Rahmad.

Salah satu penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Max Sopacua menjelaskan, alasan Demokrat kubu Moeldoko atau KLB menggelar konferensi pers di Hambalang Sport Center, Bogor, karena proyek inilah yang telah menghancurkan elektabilitas Demokrat.

"Tempat inilah, proyek inilah adalah salah satu bagian yang merontokkan elektabilitas Partai Demokrat ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi," kata Max saat konferensi pers itu.

Baca Juga:

Ini Proyek yang Rontokkan Elektabilitas Partai Demokrat Versi Moeldoko Cs

Max menuding kasus korupsi proyek Hambalang malah mencoreng Demokrat. Akibatnya, perolehan suara Demokrat mengalami penurunan secara signifikan dalam tiap ajang pemilu.

"Ini adalah bagian integral dari sejarah yang menentukan bagaiamana Partai Demokrat itu mulai pelan-pelan turun (elektabilitas). Dari mulai 20,4 persen menjadi 10,2 persen, dan 7,3 persen," ujar Max yang juga mantan wartawan senior ini. (Knu)

Baca Juga:

Partai Demokrat Sebut Konpres Kubu Moeldoko di Hambalang Bentuk Frustasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Anak-anak yang Jadi Yatim Piatu Akibat COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Anak-anak yang Jadi Yatim Piatu Akibat COVID-19

Wajar bila Mensos diperbolehkan untuk menggunakan dua skema

Politisi PSI Lawan Polisi karena Langgar Gage, Pimpinan DPRD DKI: Jangan Arogan
Indonesia
Politisi PSI Lawan Polisi karena Langgar Gage, Pimpinan DPRD DKI: Jangan Arogan

"Jangan arogan lah kalau merasa dia bikin aturan harusnya ditaati aturan yang dia bikin. Kenapa dia melanggar aturan yang dia bikin," ujar Taufik

KPK Garap Tiga Tersangka Kasus Korupsi Tanah Munjul
Indonesia
KPK Garap Tiga Tersangka Kasus Korupsi Tanah Munjul

KPK yakin antara Yoory dengan pihak Adonara, sudah ada pembahasan sebelum proses negosiasi dilakukan

Jokowi Sumbang 2 Sapi Kurban di Masjid Agung dan Al Wustho
Indonesia
Jokowi Sumbang 2 Sapi Kurban di Masjid Agung dan Al Wustho

Presiden Jokowi menyumbangkan dua ekor sapi untuk berkurban di Solo, Jawa Tengah, pada Hari Raya Idul Adha 1442 H atau tanggal 20 Juli 2021.

3 Tahun Anies Pimpin DKI Jakarta, ini Catatan Gerindra
Indonesia
3 Tahun Anies Pimpin DKI Jakarta, ini Catatan Gerindra

"Kalau saya lihat over all sudah bagus dengan RPJMD," kata Purwanto

AHY Minta Kubu Moeldoko Cs Bikin Partai Baru
Indonesia
AHY Minta Kubu Moeldoko Cs Bikin Partai Baru

Kandasnya upaya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat mendapat pengakuan dari pemerintah dinilai sebagai langkah tepat.

Kucilkan Ganjar, PDIP Dinilai Panik Hasil Survei Puan Jeblok
Indonesia
Kucilkan Ganjar, PDIP Dinilai Panik Hasil Survei Puan Jeblok

"Jadi ini upaya menjegal Ganjar maju pilpres 2024," katanya.

Pemprov DKI Minta Kerja Sama Warga Petamburan Jalani Tes COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Minta Kerja Sama Warga Petamburan Jalani Tes COVID-19

Pemprov DKI Jakarta meminta warga Petamburan di dekat kediaman Imam Besar FPI Rizieq Shihab untuk tes COVID-19.

Jokowi Ingin Amerika Jadi True Friend of Indonesia
Dunia
Jokowi Ingin Amerika Jadi True Friend of Indonesia

Presiden Jokowi menginginkan Amerika memahami kepentingan negara berkembang serta kepentingan negara-negara muslim.

39 Santri Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy Positif COVID-19
Indonesia
39 Santri Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy Positif COVID-19

Klaster ponpes tersebut merupakan yang kedua kalinya ditemukan di Solo