Demokrat Tuding Moeldoko Ingin Kudeta AHY untuk Pencapresan 2024 Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: MP/Instagram.com/AHY)

MerahPutih.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, akhirnya mengungkap sosok yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

Menurut dia, nama yang dimaksud Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam konferensi pers, Senin (1/2), siang, adalah Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Baca Juga

AHY Sebut Lingkaran Jokowi Terlibat Gerakan Kudeta di Partai Demokrat

Herzaky mengatakan, nama Moeldoko muncul dari pengakuan, kesaksian dan BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat.

"Mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024," kata Herzaky dalam keterangannya, Senin (1/2) malam.

Herzaky menegaskan, hal ini bukan soal perkara Partai Demokrat melawan Istana. Tetapi, hal ini mengenai penyalahgunaan kekuasaan dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami sebenarnya menunggu respon Bapak Presiden terkait surat kami kepada Bapak Presiden. Kami mendapat info kalau Bapak Presiden sudah membaca surat dari kami," ujarnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menerima Komjen Listyo Sigit Prabowo di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Senin (18/1) sore. (Foto: MP/Istimewa)

Sebelumnya, Ketum Partai Demokrat AHY mengungkapkan, adanya gerakan politik yang berupaya untuk mengambil alih kepemipinan partainya. Hal tersebut disampaikan AHY dalam konferensi pers yang digelar di DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakpus, Senin (1/2).

"Adanya gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa, yang tentu mengancam kedaulatan dan eksistensi Partai Demokrat," kata AHY.

AHY menjelaskan, menurut kesaksian dan testimoni banyak pihak, gerakan politik pengambilalihan paksa Partai Demokrat ini melibatkan orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo," ungkap AHY.

Baca Juga

Golkar Ingin Suara Bulat Seluruh Fraksi Bahas RUU Pemilu

Menurut AHY, berdasarkan informasi yang dia terima, gerakan ini juga sudah mendapatkan restu dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan Presiden Jokowi.

"Tentunya kami tidak mudah percaya dan tetap mengedepankan asas “praduga tak bersalah” (presumption of innocence) dalam permasalahan ini," ujar AHY.

AHY mengaku telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi terkait kebenaran informasi tersebut. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Sertifikat Harus Disimpan Untuk Antisipasi Efek Vaksin
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Sertifikat Harus Disimpan Untuk Antisipasi Efek Vaksin

Data penerima vaksin yang telah terverifikasi, jadwal vaksinasi hingga jenis vaksin yang diberikan terdata pada aplikasi Pcare yang dapat diakses melalui browser maupun menggunakan aplikasi.

Kasus Asabri, Pakar Hukum Nilai Seharusnya Penyelenggara Negara Dituntut Lebih Berat
Indonesia
Kasus Asabri, Pakar Hukum Nilai Seharusnya Penyelenggara Negara Dituntut Lebih Berat

Sejumlah mantan direksi PT Asabri yang menjadi terdakwa hanya dituntut dengan pidana hukuman penjara 10 sampai 15 tahun.

Eks Kader PSI Minta Usut Tuntas Kasus Warga Keracunan Nasi Kotak
Indonesia
Ditampilkan Pakai Baju Tahanan, Ardhito Pramono Terancam Dipenjara Empat Tahun
Indonesia
Ditampilkan Pakai Baju Tahanan, Ardhito Pramono Terancam Dipenjara Empat Tahun

Wajah Ardhito Prakojo langsung menunduk dan tampak lesu saat polisi menetapkannya sebagai tersangka kasus narkoba.

Daerah Penyangga Jakarta Surati Anies Minta Dukungan Dana Hibah
Indonesia
Daerah Penyangga Jakarta Surati Anies Minta Dukungan Dana Hibah

Menurutnya, langkah tersebut sangat menguntungkan bagi Jakarta

KRI dr Soeharso Dikerahkan Kebut Vaksinasi Jelang PON Papua
Indonesia
KRI dr Soeharso Dikerahkan Kebut Vaksinasi Jelang PON Papua

TNI AL selama ini sudah melakukan kegiatan vaksinasi COVID-19 dengan sasaran berbagai kalangan masyarakat

Klaster PTM di Solo Bertambah, 46 Siswa Dinyatakan Positif COVID-19
Indonesia
Klaster PTM di Solo Bertambah, 46 Siswa Dinyatakan Positif COVID-19

Satgas COVID-19 Solo, Jawa Tengah, mencatat adanya penambahan kasus COVID-19 di kalangan pelajar sebanyak 46 siswa dan guru.

Jadi Pilihan Selain Sinovac, AstraZeneca Juga Diharap Bisa Percepat 'Herd Immunity
Indonesia
Jadi Pilihan Selain Sinovac, AstraZeneca Juga Diharap Bisa Percepat 'Herd Immunity

BPOM juga menyetujui Vaksin AstraZeneca karena efikasi dan keamanannya telah memenuhi syarat

Polda Metro Jaya Bakal Lakukan Vaksinasi pada 147 Ribu Warga Jadetabek
Indonesia
Polda Metro Jaya Bakal Lakukan Vaksinasi pada 147 Ribu Warga Jadetabek

Pemerintah menargetkan, pada Juli 2021, Indonesia sudah masuk target vaksinasi per hari sebanyak 1.000.000 orang.

Jokowi Pantau Penanganan Dampak Bencana Siklon Seroja di NTT
Indonesia
Jokowi Pantau Penanganan Dampak Bencana Siklon Seroja di NTT

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajarannya untuk mengirimkan bantuan sembako ke daerah terdampak bencana di NTT sejak Senin (5/4).