Demokrat Sebut Peserta KLB di Sumut Anggota Bodong Logo partai Demokrat (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - DPP Partai Demokrat menyebut peserta Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengaku kader tak tercatat sebagai anggota resmi.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat (PD) Herzaky Mahendra Putra mengatakan, 1.200 orang yang hadir tersebut bukan pemilik suara sah. Ia mengatakan hal itu dari pengakuan dari kader yang bukan pemilik suara. Mereka ditawarkan insentif asalkan bersedia hadir.

Baca Juga:

Darmizal Cs Gelar KLB Partai Demokrat di Sumut, SBY Meradang

"Nanti mereka akan dianggap mewakili kabupaten/kota/provinsi,” kata Herzaky kepada wartawan, Jumat (5/3).

Herzaky menuturkan, KLB ilegal yang digelar Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD (GPK-PD) bentuk kesewenang-wenangan oknum kekuasaan yang menyalahgunakan kekuasaan. Mereka bahkan diduga ditawarkan proyek dan jabatan tertentu.

Selain itu juga menggunakan kemampuan finansial untuk merebut paksa kursi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum PD.

“Oknum kekuasaan tersebut bekerja sama dengan mantan-mantan kader yang bergerak,” ungkap Herzaky.

Ilustrasi - Bendera Partai Demokrat (ANTARA Jatim/Ist)
Ilustrasi - Bendera Partai Demokrat (ANTARA Jatim/Ist)

Herzaky mengatakan, para pelaku GPK-PD selalu menggunakan tipu daya dengan menebar kabar bohong dalam mewujudkan ambisi jahat.

Pelaku, lanjut dia, seakan-akan mendapatkan banyak dukungan dari pemilik suara dan seakan-akan ada penjabat penting DPP yang mendukung.

"Pola ini sejak awal mereka terapkan ketika mencatut nama Presiden Joko Widodo dan sejumlah anggota kabinet Presiden Joko Widodo," ucapnya.

Padahal, kata Herzaky, kenyataannya yang hadir di KLB itu bukanlah pemilik suara.

Melainkan hanya kader atau mantan kader yang dibuat seakan-akan pemilik suara sah dan mewakili kota, kabupaten, maupun provinsi tertentu.

Baca Juga:

KLB Demokrat Digelar di Sumut Bakal Jadikan Moeldoko Ketum Partai

Selain itu, sambung dia, panitia pelaksana KLB merupakan mantan kader yang diberhentikan secara tidak hormat.

Sehingga, panitia pelaksana KLB bodong itu sama sekali tidak berhak meminta, mengusulkan, apalagi melaksanakan KLB berdasarkan AD/ART Partai Demokrat yang sudah disahkan di Kemenkumham berdasarkan kongres yang sah di tahun 2020.

"Banyak bukti dan pengakuan dari kader yang bukan pemilik suara, yang ditawarkan insentif money politics asalkan bersedia hadir dan akan dianggap mewakili kab/kota/provinsi itu," tegasnya. (Knu)

Baca Juga:

KLB Partai Demokrat di Sumut Diduga Catut Nama GAMKI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Banyak Warga Berolahraga meski CFD Belum Dibuka, Ini Kata Satpol PP DKI
Indonesia
Banyak Warga Berolahraga meski CFD Belum Dibuka, Ini Kata Satpol PP DKI

Masih banyak masyarakat yang berolahraga dan bersepeda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu pagi.

TNI AL Dukung Operasi Lanjutan Pencarian Korban Sriwijaya Air
Indonesia
TNI AL Dukung Operasi Lanjutan Pencarian Korban Sriwijaya Air

Mungkin begitu juga pada saat lanjutan nanti oleh KNKT

Keluhan Pedagang setelah Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Keluhan Pedagang setelah Vaksinasi COVID-19

lima laporan berada di Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali, satu laporan dari Pasar Beringharjo dan satu laporan dari Benteng Vredeburg.

Polda Metro Amankan Bocah 12 Tahun Pengemudi Truk Kontainer
Indonesia
Polda Metro Amankan Bocah 12 Tahun Pengemudi Truk Kontainer

Ditlantas Polda Metro Jaya, mengamankan bocah laki-laki berusia 12 tahun yang nekat mengemudikan truk kontainer dan melintas di jalan tol.

Update COVID-19 DKI Jakarta, Rabu (7/10): 107.229 Positif, 95.876 Orang Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Jakarta, Rabu (7/10): 107.229 Positif, 95.876 Orang Sembuh

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 51 kasus

Dua Jenderal Polisi Siap Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Dua Jenderal Polisi Siap Duduk di Kursi Pesakitan

Ketiga tersangka disangkakan Pasal 5 ayat (2), Pasal 11, Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999

Wagub DKI: Program Pengendalian Banjir Berjalan Baik
Indonesia
Wagub DKI: Program Pengendalian Banjir Berjalan Baik

Riza menuturkan, telah berbagai upaya dilakukan oleh dinas terkait dalam program pengendalian banjir.

Tragedi di Waduk Kedung Ombo, Bapas Upayakan Hukuman Diversi pada Nahkoda Kapal
Indonesia
Tragedi di Waduk Kedung Ombo, Bapas Upayakan Hukuman Diversi pada Nahkoda Kapal

"Proses diversi baru bisa kami dilaksanakan setelah ada uang duka dari pihak GTH kepada pihak keluarga sembilan korban," ujar Kasi Bimbingan Klien Anak Bapas Surakarta, Saptiroch Mahanani, Selasa (25/5).

Tokoh buruh Muchtar Pakpahan Tutup Usia Akibat Kanker
Indonesia
Tokoh buruh Muchtar Pakpahan Tutup Usia Akibat Kanker

Tokoh buruh Muchtar Pakpahan dikabarkan meninggal dunia akibat penyakit kanker dalam usia 67 tahun pada Minggu (21/3) sekitar pukul 22.30 WIB

Thomas Lembong Jadi Komisaris Utama PT Pembangunan Jaya Ancol
Indonesia
Thomas Lembong Jadi Komisaris Utama PT Pembangunan Jaya Ancol

Selain Thomas, terdapat sejumlah nama baru yang mengisi jajaran dewan direksi perusahaan, di antaranya Suparno, Wing Antariksa dan Budi Santoso.