Demokrat Pertimbangkan Usulan Revisi UU Ciptaker UU Cipta Kerja. (Foto: Tangkapan Layar).

Merahputih.com - Fraksi Partai Demokrat akan mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengusulkan revisi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Hak kami sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI untuk mempertimbangkan langkah-langkah mengusulkan revisi UU Cipta Kerja," kata Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR Didik Mukrianto di Jakarta, Kamis (5/11).

Baca Juga

Jokowi: UU Cipta Kerja Perbaiki Kehidupan Pekerja

Menurut dia, sebagai bagian dari sikap Demokrat yang menolak persetujuan RUU Ciptaker dalam Rapat Paripurna pada 5 Oktober lalu, fraksinya juga akan menyiapkan langkah-langkah legislative review melalui tata cara dan mekanisme yang diatur dalam UU.

Sebagai produk politik yang resmi disahkan, sebagaimana dikutip Antara, Demokrat menyadari bahwa langkah-langkah yang tersedia adalah melakukan "legislative review".

"Kami sangat menghormati dan secara moral mendukung segenap pihak yang punya kesamaan pandang dengan Demokrat untuk berjuang dalam jalur konstitusi dan undang-undang," beber dia.

Baca Juga

PKS Tuding Permintaan Cepat Jokowi Buat Pembahasan UU Cipta Kerja Serampangan

"Setelah disahkan tentu ruang dan standing-nya terbuka untuk dilakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi," ujarnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tolak Sidang Online 'IDI Kacung WHO', Jerinx SID Pilih Walk Out
Indonesia
Tolak Sidang Online 'IDI Kacung WHO', Jerinx SID Pilih Walk Out

Jrx SID menyatakan keberatan dan mengaku menolak sidang online karena hak-haknya sebagai warga negara dirampas dan merasa kurang adil.

Alasan Pemprov DKI Utamakan Jalur Usia dalam PPDB
Indonesia
Alasan Pemprov DKI Utamakan Jalur Usia dalam PPDB

Kebijakan kriteria usia dalam PPDB ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Jumlah Pemudik di 2021 Jauh Lebih Banyak Dibanding 2020
Indonesia
Jumlah Pemudik di 2021 Jauh Lebih Banyak Dibanding 2020

"Tahun ini masyarakat yang mudik itu lebih banyak dari tahun lalu," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan

Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan
Indonesia
Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan

Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk meresmikan Bendungan Tukul yang terletak di Desa Tukul, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (14/2).

Anies Tarik Rem Darurat, Tempat Hiburan dan Wisata Kembali Ditutup
Indonesia
Anies Tarik Rem Darurat, Tempat Hiburan dan Wisata Kembali Ditutup

Anies menyampaikan seluruh tempat hiburan atau wisata di Jakarta akan kembali ditutup sementara.

Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir
Indonesia
Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir

Irwandi juga menyebut program Gerebek Lumpur yang dilakukan sukses untuk menangani banjir.

92 Rekening Milik FPI Diduga untuk Aksi Terorisme? Ini Jawaban Polri
Indonesia
92 Rekening Milik FPI Diduga untuk Aksi Terorisme? Ini Jawaban Polri

“Mengapa dilibatkan? Polri ingin melihat segala kemungkinan yang dikaitkan dengan transaksi dari rekening organisasi FPI,” kata Rusdi

Warga Terinfeksi COVID-19 di Papua Capai 11.232 Orang
Indonesia
Warga Terinfeksi COVID-19 di Papua Capai 11.232 Orang

Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua menyatakan secara kumulatif jumlah warga yang positif terkena virus corona baru tercatat 11.232 orang.

Istri Mantan Wali Kota Jakbar Dimakamkan dengan Protokol COVID-19
Indonesia
Istri Mantan Wali Kota Jakbar Dimakamkan dengan Protokol COVID-19

Jenazah Supriyanti diberangkatkan dari rumah duka dengan mobil jenazah sekitar pukul 10.00 WIB.

Irjen Napoleon Dinilai Karang Cerita Kedekatan Tommy Sumardi dengan Kabareskrim dan Pimpinan DPR
Indonesia
Irjen Napoleon Dinilai Karang Cerita Kedekatan Tommy Sumardi dengan Kabareskrim dan Pimpinan DPR

Dion menduga pernyataan Napoleon Bonaparte ini sebagai upaya menggiring opini