Demokrat Kritik Sejumlah Fraksi di DPR Yang Ngotot Bahas Omnibus Law Ketua Fraksi Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menolak membahas seluruh rancangan undang-undang (RUU) selama pandemi corona (Covid-19).

Ketua Fraksi Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono, memandang banyak RUU yang tidak menjadi prioritas untuk dibahas di tengah wabah corona.

Baca Juga:

Buntut Mundurnya Belva, Pemerintah Harus Berhati-hati Rekrut Pejabat

Ibas, sapaan akrab Edhie, menyesalkan sikap beberapa fraksi di DPR yang belakangan ini masih terus membahas beberapa RUU, seperti RUU Omnibus Law Cipta Kerja, RUU Haluan Ideologi Pancasila, dan RUU Minerba.

Ibas kritik fraksi DPR yang ngotot bahas RUU di tengah pandemi corona
Ibas kritik sejumlah fraksi di DPR yang ngotot bahas RUU ditengah pandemi Covid-19 (Foto: antaranews)

Padahal, berbagai elemen masyarakat telah mendesak pemerintah dan DPR untuk menunda pembahasan itu selama masa wabah berlangsung.

“Demokrat sekali lagi tidak apriori membahas RUU apapun; Apakah itu RUU OMNIBUSLAW CIPTAKER, RUU Haluan Ideologi Pancasila & RUU Minerba akan tetapi kita harus bijak melihat situasi,” kata Ibas dalam keteranganya, Rabu (22/4).

Anggota Komisi VI DPR RI ini menuturkan, setiap usulan dalam pembahasan RUU seharusnya sesuai dengan kebutuhan rakyat saat ini mengingat situasi sosial dan ekonomi masyarakat terancam dan semakin memburuk.

Anggota DPR yang terlibat dalam pembahasan RUU diminta untuk tetap memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat saat ini.

“Agar produk UU yang akan disahkan tersebut sesuai keperluan publik dan rakyat. Bisa saja usulan-usulan tersebut belum diperlukan saat ini. Demikian sebagai perhatian kita bersama,” sambung dia.

Dia menambahkan, Fraksi Demokrat senantiasa mengajak pemerintah untuk bekerja sama secara serius dan lebih bijak menyelesaikan wabah Covid-19 yang kian hari kian meningkat dari angka penderita dan kasus kematian.

Ia mengatakan, fraksinya harus konsisten hadir membantu rakyat dan pemerintah di setiap tingkatan di tengah situasi genting karena pandemi global virus corona.

Ibas juga mengajak mengajak para anggota dewan bersama-sama mencurahkan pikiran, tenaga, dan perhatian untuk mengurangi dampak virus corona.

Baca Juga:

Jokowi Larang Mudik, Wali Kota Solo: Sudah Terlambat

"Untuk itu setiap Pembahasan RUU apakah itu inisiatif dan/atau noninisiatif DPR mesti kita tunda/tolak dengan mundur dari keaanggotaan Panja sementara ini, kecuali RUU yang berkaitan dengan penanganan #PandemiCovid19. Demikian untuk menjadi perhatian kita bersama," kata putra Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Ibas memaparkan, Fraksi Demokrat berharap produk undang-undang yang akan disahkan sesuai keperluan publik dan rakyat. Bisa saja usulan-usulan tersebut belum diperlukan saat ini.(Knu)

Baca Juga:

Anies Perpanjang PSBB di Jakarta Selama 28 Hari



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH