Demokrat: Kivlan Zen Tergolong Senior Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zein. (Ist)

MerahPutih.com - Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Muhammad Rifai Darus, menyesalkan pernyataan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen yang merendahkan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat demonstrasi di depan kantor Bawaslu RI, Sarinah Jakarta Kamis 9 Mei 2019.

Rifai menilai, pernyataan Kivlan justru menunjukkan identitas, karakter dan mental mantan senior prajurit yang jauh dari nilai, korsa dan jiwa patriotik.

"Meski dari segi angkatan dan korsa, Kivlan Zen tergolong senior, tetapi tidak sepatutnya ucapan dan pernyataan itu merendahkan juniornya, apalagi terhadap seorang mantan kepala negara," ujar Rifai dalam keterangannya, Minggu (12/5).

BACA JUGA: Kuasa Hukum Kivlan Zen Laporkan Balik Pelapor Kliennya ke Bareskrim

Sepatutnya, kata Rifai, Kivlan Zen dapat memberi contoh dan sikap bernegara yang baik, elegan dan etis sekaligus menghargai sikap politik Partai Demokrat.

"Dimana Partai Demokrat akan selalu kritis, objektif dan realistis dalam merespon dinamika politik yang tengah berlangsung," kata dia.

Rifai menegaskan Partai Demokrat akan selalu mengutamakan kepentingan dan keberlangsungan proses demokrasi dalam tatanan kebangsaan, kenegaraan dan kemasyarakatan.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh pihak dapat menghargai proses demokrasi politik di Indonesia. Di mana seluruhya sudah bersepakat proses demokrasi itu harus tunduk pada prosedur, mekanisme dan ketentuan konstitusi.

"Bila ada pihak atau oknum kelompok tertentu yang ingin memutar kembali jarum sejarah perjalanan bangsa ini ke arah otoriterianisme maka sudah sepatutnya aparat hukum mengambil tindakan tegas," tegas dia.

Kivlan Zen saat diamankan di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat 10 Mei
Terlapor kasus dugaan makar Kivlan Zen ditangkap oleh pihak kepolisian saat tengah berada di Bandara Soekarno-Hatta

Mantan Ketua Umum KNPI ini juga berharap proses demokrasi elektoral ini semakin matang, efekftif dan membuahkan hasil yang optimal.

"Yang tentu saja buah dari proses ini adalah terwujudnya keadilan, persatuan, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Indonesia," tuturnya.

Oleh karena itu, menurut dia, partai politik sebagai salah satu pilar demokrasi punya tanggung jawab etis, moril dan materiil untuk bisa mematangkan proses transisi demokrasi ke arah yang lebih baik sesuai pesan yang terkandung dalam Preambule UUD 1945.

"Semoga tugas dan tanggung jawab itu bisa kita jalani dengan baik," pungkasnya. (Pon)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH